
setelah berada di lapangan tiba tiba, ada seseorang yang menepuk bahunya membuat ratu kaget dan berteriak cukup keras hingga membuat dia jadi pusat perhatian semua orang.
hey..(sapa dita yang menepuk bahu ratu tiba tiba)
aaaaaa...(teriak ratu kaget)
dita...kamu ngagetin aja, untung aku gak jantungan (ucap ratu sambil mengelus dada nya)
eh..maaf ya hehe (ucap dita meminta maaf)
ya udah sih...yuk kita baris di sana (ajak dita sambil menarik lengan ratu)
merekapun berbaris rapih bergabung dengan para mahasiswa baru lainnya, ratu dan dita saat itu berbaris di barisan paling depan, nampak di hadapan mereka banyak sekali kakak senior yang akan siap memimpin kegiatan mplu (masa pengenalan lingkungan universitas)
ratu sangat semangat dan awalnya dia biasa saja sampai tiba tiba berdiri zidan dan steven di jajaran para senior tepat di hadapan ratu, dita yang sangat menyukai steven dia terus saja menatapnya lekat sambil curi curi perhatian pada steven membuat ratu jijik melihatnya, semua para mahasiswi berteriak melihat kegantengan zidan dan steven apalagi zidan adalah cucu dari pemilik universitas itu, tentu saja mereka berdua menjadi mahasiswa populer di sana, tapi tidak dengan ratu yang enggan menatap mereka berdua karena ratu sudah cukup bosan melihat mereka apalagi tingkahnya yang so kegantengan, tapi ratu justru menatap tajam ke arah seorang wanita yang sedang memeluk sambil bergelayutan di tangan steven yang tak lain adalah astrid kakak iparnya yang sudah membuat hidupnya menderita, seketika hati ratu hancur berkeping keping dan dia ingin sekali marah namun tak bisa.
apa? apa aku tidak salah lihat, hah...tidak mungkin dulu ka stev meminta aku jadi pacar pura pura nya untuk menghindari astrid bukan, tapi kenapa sekarang dia malah sangat dekat dengan astrid, atau apa jangan jangan perempuan yang dibilang pacarnya sama ka stev tadi itu astrid....arggggg....menyebalkan, aku tidak bisa melihat mereka jika semua itu benar (gumam ratu yang berkecambuk dengan pemikiran dan sangkaannya sendiri)
kepala sektor universitas Bratawijaya pun segera membuka acara mos para mahasiswa baru yang akan dipimpin oleh para seniornya yang terpilih dan merupakan orang orang populer dan pandai di universitas ini, dan tibalah giliran zidan memperkenalkan diri sekaligus memberikan sambutannya selaku perwakilan pemilik universitas tersebut, setelah itu kepala sektor kembali menutup acara pembukaan dan menyerahkan kegiatan selama 1 minggu itu pada zidan selaku ketua mos dan steven wakilnya.
setelah ketua sektor meninggalkan lapangan itu zidan pun memerintahkan untuk duduk kepada para mahasiswa dan ratu mengikutinya lalu mereka mulai mencatat peraturan peraturan selama masa mplu ini juga mencatat barang barang yang harus mereka pakai juga bawa di esok hari.
barang barangnya yaitu:
__ADS_1
topi dari bola plastik yang di belah 2 + tali
tas buatan kreasi sendiri dari karton atau dus bekas
kalung yang dihiasi buah buahan
sepatu wajib hitam
__ADS_1
memakai seragam sma yang tidak ada logo sekolah
ikat pinggang dari dedaunan.
ratu dan dita dengan tekut mendengarkan ucapan zidan dan menulisnya di buku yang mereka pegang begitu juga dengan para mahasiswa lainnya, setelah menulis semuanya salah satu senior yang bernama aldi memerintahkan untuk para mahasiswa kembali berdiri karena akan dibagikan kelas untuk masa mplu pertama hari ini.
oke semuanya silahkan kembali berdiri, dan ketika saya mengucapkan nama kelompok serta nama kalian berdirilah sesuai kelompoknya masing masing dan kelompok ini tidak bisa di ganggu gugat sampai masa mplu selesai, paham! (ucap aldi tegas)
paham kak (jawab para mahasiswa serentak)
kelompok pun mulai di bagikan beserta penanggung jawab tiap kelompok dari senior, 1 kelompok akan di pimpin atau di tanggungjawab oleh 2 senior, kebetulan ratu masuk ke kelompok 2 dan satu kelompok dengan dita hingga mereka saling berpelukan karena bahagia, tapi yang membuat ratu kesal adalah pemimpin kelompoknya zidan dan kak aldi mereka dua duanya adalah senior paling jutek, dingin, so cool dan so ganteng, mana kak aldi serius mulu lagi ngajarnya, dan ada satu lagi yang membuat ratu semakin bad mood, astrid di pimpin oleh ka steven dan salah satu temannya, mana mereka kelihatan sangat dekat, ratu benar benar merasa sakit melihatnya, bukan karena di masih menyimpan perasaan pada steven, tapi dia merasa di khianati oleh mereka berdua.
aku bener bener gak nyangka dia bisa setega itu sama aku (gumam ratu)
__ADS_1
mereka masuk ke dalam sebuah ruangan dan mulai di ajarkan berbagai yel yel juga permainan yang menyenangkan.