
saat tengah asik bersantai sambil melihat jempol kakinya yang lecet, eh cici datang tiba tiba dan seperti biasa meminta ratu untuk membuatkan teh dan kopi yang harus di bawa ke ruang meeting
hos hos...tu tu..lo cepetan buatin teh 2 sama kopi 2 ya buat tuan randi sama sekretarisnya dan buat klainnya, bawain ke ruang meeting, gue kebelet nih, please dahhh (ucap cici sambil terburu buru masuk ke dalam kamar mandi)
ya elah baru juga mau ngobatin kaki, udah ada kerjaan lagi, mana ni kaki gak bisa dikondisikan lagi, makin lecet aja, perih lagi, tapi kalo gue gak bantuin cici kasian juga dia (ucap ratu lalu segera membuatkan kopi dan teh)
setelah selesai ratu segera berjalan memasuki lift menuju lantai paling atas di mana ruangan meeting berada tepat di sebrang ruangan randi atmaja.
ratu menghembuskan nafas perlahan menahan sakit di jempol kakinya yang mulai membengkak, lalu dia masuk dan menaruh 4 minuman itu di atas meja, karena di sana hanya ada sekretaris han dan ada seorang wanita yang dia tidak kenal mungkin klain randi, setelah itu ratu membalikan badan dan tidak sengaja menabrak seorang laki laki berbadan tinggi, dan kekar yang tak lain dan tak bukan ternyata zidan bratawijaya klain randi atmaja.
brukkk...(ratu menabrak zidan dan hendak terjengkang ke belakang)
namun untung saja zidan dengan cepat menangkap tubuh ratu hingga ratu jatuh di pangkuannya dan tidak tersungkur ke lantai.
ratu menatap lekat wajah zidan dia benar benar kaget dan tidak menyangka ternyata klain randi yang dibilang cici adalah zidan.
__ADS_1
aduhhh...mati aku kenapa harus nabrak orang ini sih, bahaya (gumam ratu)
zidan membenarkan posisinya, dan menatap ratu tajam.
hey kalo jalan liat liat punya mata kan (ucap zidan dingin)
cih...sombong sekali dia, pasti karena aku memakai pakaian cleaning service (gumam ratu)
maafkan saya tuan saya tidak sengaja, permisi (ucap ratu berjalan keluar meninggalkan ruangan yang panas itu untuknya)
cihh....siapa wanita itu, atau oh iya aku lupa zidan kan pemimpin perusahaan bratawijaya, tentu saja dia ceo, dan wanita itu pasti sekretaris ganjen nya, ihhhh menjijikan, bahkan di depan sekretaris han dia berani bergelayut begitu (gumam ratu sampai tidak sadar sedari tadi dia berdiri di balik pintu yang setengah tertutup seperti sedang mengintip)
sementara di belakangnya sudah ada randi yang hendak masuk ke dalam ruangan meeting.
heh...sedang apa kau disini ? (tanya randi dengan suara berat yang menyeramkan)
__ADS_1
syuttt...diam, eh ko kaya suara si manusia batu ya (ucap ratu pelan tanpa menoleh ke belakang saking seriusnya mengintip)
kurang ngajar, berani sekali dia mengataiku di depanku begini (gumam randi menahan kesal)
ekhemmm (randi berdehem)
ratu membalikan badan dan menatap terkejut saat tau bahwa sedari tadi sudah ada randi di belakangnya, bahkan dia tadi sudah mengatai randi manusia batu.
aduhh.....mati aku, ternyata beneran ada orangnya, bagaimana ini (gumam ratu sambil menunduk)
kenapa kau menunduk, minggir jangan menghalangi jalanku (ucap randi dengan wajah datar tanpa eksfresi)
tanpa menjawab dan menatap wajah randi ratu segera bergeser dari tempatnya dan langsung berlari cepat menuju dapur seakan melupakan kakinya yang sakit dan semakin lecet, saking takutnya kena semprot amarah randi.
dasar cewe stress (ucap randi pelan sambil masuk ke dalam ruangan)
__ADS_1