PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
DONI


__ADS_3

doni selaku ketua kelas di sana segera bangkit dan berteriak membuat semua mahasiswa terdiam dan duduk dengan rapih


diam....(teriak doni)


ratu semakin ketakutan melihat semua mahasiswa yang begitu menuruti perkataan seorang laki laki bertubuh kekar dan tinggi namun juga tampan hanya ketampanannya itu tertutupi oleh ke berandalannya.


ya ampun..dia semakin menyeramkan (gumam ratu)


doni semakin berjalan mendekati ratu hingga jarak diantara mereka tinggal satu langkah saja.


siapa namamu? (tanya doni dengan suara beratnya)


a..aku? (tanya ratu gemetar)


siapa lagi selain kau yang berani datang ke kelas ini hah? (ucap doni)


ratu menelan salivanya karena begitu ketakutan mendengar suara doni yang menyeramkan dan penuh tekanan baginya.


cepat jawab ! (bentak doni)


a..aku..ratu..s.al..(ucap ratu terpotong karena aldi datang ke kelas itu)


berhenti ! , apa yang kalian lakukan dengan mahasiswa baru ini? (ucap aldi yang membuat doni mundur satu langkah)

__ADS_1


kau lihat sendiri bukan, aku tidak melakukan apapun dengannya (ucap doni)


tapi kau membuatnya takut (ucap aldi)


siapa suruh dia masuk ke kelasku tanpa izin (jawab doni sambil tersenyum jahat)


hei gadis bodoh, sini kertasnya (ucap doni)


ratu segera memberikan buku dan pulpen yang sedari tadi dia pegang pada doni dengan tangan yang gemetar, sementara doni langsung saja merampas buku itu dari tangan ratu hingga membuat ratu kehilangan keseimbangan dan jatuh menabrak tubuh doni, hingga ratu jatuh tepat diatas tubuh doni.


brukkk...(suara tubuh doni yang menyentuh lantai)


semua mata mahasiswa menatap lekat dan tajam tak percaya karena baru kali ini ada orang yang berani menabrak doni bahkan sampai jatuh di atas tubuhnya.


sepersekian detik suasana sunyi dan tidak ada yang bergerak dari posisinya masing masing hingga aldi datang membangunkan ratu dan membuyarkan suasana canggung itu.


kau tau aldi ini, aku hanya memberikan tanda tanganku untuknya (ucap doni sambil memberikan buku yang sudah dia tandatangani pada aldi)


tanpa menjawab perkataan doni aldi segera mengambil buku itu dan menarik ratu keluar dari kelas tersebut, ratu hanya berjalan menunduk hingga sampailah mereka di kantin dan aldi segera mengintrogasi ratu bersama zidan.


duduk! (titah aldi)


ratu segera duduk di hadapan zidan dan aldi, kebetulan saat itu di kantin tidak terlalu ramai jadi mereka tidak menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


ada apa di kau bawa anak ingusan ini kemari? (tanya zidan)


cihhh...dia bilang aku anak ingusan, beraninya kau euhhh (gumam ratu menahan amarahnya)


kau tau zidan dia baru saja masuk ke kelas doni, dan membuat kekacauan (ucap aldi )


What? (teriak zidan)


biasa aja kali (ucap ratu pelan namun masih bisa di dengar zidan dan aldi)


heh...apa lo bilang biasa aja, apa lo gak tau apa?, itu kelas apaan hah? (ucap zidan mulai tersulut emosi)


enggak, dan gak ingin tau (ucap ratu jutek)


euhhh...sial (ucap zidan sambil mengepalkan tangannya)


udah zidan biar gue aja yang jelasin sama ratu (ucap aldi)


ratu...lo denger baik baik, lo jangan pernah berhubungan atau masuk kembali ke kelas itu, paham! (ucap aldi penuh penekanan)


memangnya kenapa? (tanya ratu bingung)


lo tau mereka itu musuh para senior, mereka itu anak brandal yang selalu tauran dengan universitas lain, bahkan para dosen sudah angkat tangan dengan kelakuan mereka (ucap aldi)

__ADS_1


kalo begitu kenapa kau tidak meminta rektor mengeluarkan mereka saja (ucap ratu dengan entengnya)


lo gak tau doni itu siapa, dia itu anak terpandai di kampus ini dan dia adalah sepupu randi atmaja, bahkan zidan saja yang pemilik kampus ini tidak bisa mengusirnya, dan gue harap lo jangan coba coba cari masalah sama mereka kalo lo gak mau celaka (ucap aldi membeberkan semuanya)


__ADS_2