
saat dokter baru saja keluar dari kamar setelah selesai memeriksa ratu, dan hendak menjelaskan keadaan ratu pada randi tapi keburu di potong dengan ucapan randi yang nyeroscos.
dok..bagaimana keadaan ratu dok?
dia sakit apa?, kenapa bisa pingsan?, apa dia kecapean dok?
dok lo bisu jawab dong! (bentak randi)
randi sayang kamu diam dulu dong bagaimana dokter mau jelasin kalo kamu nyeroscos aja gitu kaya rem blong tau gak (ucap ibu sisil)
begini tuan muda nyonya, sebenarnya nona ratu hanya kecapean karena sepertinya dia terlalu lama berdiri dan kakinyapun sedikit bengkak karena memakai sepatu hak tinggi, ditambah dia memiliki riwayah animea, makanya dia tidak boleh kecapean dan harus banyak istirahat (ucap dokter menjelaskan)
loh..loh..randi atmajaaa kamu apain gadis itu hah, sampai dia kecapean gitu? (ucap ibu sisil)
enggak ko bu, tadi aku sama han cuman nyuruh dia jangan pulang sebelum kita pulang, terus dia cuman diam aja berdiri nungguin kita selesai, gak cape kan bu (ucap randi tanpa dosa)
euhhhh...kamu itu ya, bego atau gimana sih, jelas aja dia pingsan kamu suruh dia berdiri berapa lama randiiiiii atmajaaaaa...(ucap ibu sisil menjewer telinga randi kencang)
aduhhhh...ibu lepasin bu...awww...sakit buuuu (ringis randi sambil memegangi tangan ibu sisil yang menjewer telinganya)
__ADS_1
tak lama sekretaris han datang dan mengatakan bahwa ratu sudah sadarkan diri.
maaf permisi nyonya tuan, nona tasya sudah siuman (ucap sekretaris han)
seketika ibu sisil pun melepaskan jewerannya dan randi langsung berlari masuk ke dalam kamar untuk melihat kondisi ratu, sementara dokter pun diantar untuk segera pulang oleh ibu sisil sampai depan rumah, barulah ibu sisil menyusul randi ke kamar melihat kondisi ratu.
...****************...
di dalam kamar randi langsung duduk di tepi ranjang dan memegang kedua pipi ratu dengan menanyakan keadaannya dengan wajah yang begitu cemas.
gadis gila....lo gakpapa?
mana yang sakit? (tanya randi sambil menatap wajah ratu lekat)
tu..tuan..saya baik baik saja ko hanya pusing dan pegal saja (ucap ratu jujur)
maafin saya ya gadis gila, saya gak bakal lakuin itu lagi sama kamu oke (ucap randi meminta maaf sambil mengecup lengan ratu)
ibu sisil dan sekretaris bay yang menyaksikan kejadian itu hanya dapat menatap dengan penuh keheranan bahkan ibu sisil tidak menyangka anaknya yang dingin dan kaku bisa seperduli itu sama perempuan bahkan yang baru saja dia kenal, bahkan dengan sahabat perempuannya sejak kecil randi tidak pernah sebegitu perhatiannya, ratu sendiri pun heran dan hanya bisa diam membeku melihat perhatian yang randi berikan untuknya.
__ADS_1
ya allah...ada apa ini, kenapa jantungku berdetak begitu kencang, dan kenapa lagi ini cowok sombong malah perhatian dan bersikap lembut gini sama aku (gumam ratu)
gadis gila..lo gak papa kan heyyy...kenapa lo malah bengong...(ucap randi sambil melambaikan tangan di depan wajah ratu, membuat ratu langsung sadar dari lamunannya)
a..iya..tuan saya sudah baik baik saja, dan tuan tidak perlu meminta maaf seperti itu (ucap tasya sambil bangkit dari tidurnya)
ehh..lo mau kemana gadis gila, udah lo istirahat aja dulu di sini, besok gue anterin lo pulang ok (ucap randi menahan ratu)
tidak usah tuan, nanti saya malah merepotkan anda, lebih baik saya pulang sekarang saja, lagi pula saya baik baik saja, dan sudah biasa seperti ini (ucap ratu yang bersi keras ingin pulang)
sudah lah randi biarkan saja dia pulang pasti keluarganya akan khawatir kalo dia tidak pulang, mari sayang tante antar kamu ke depan, dan kau randi antar dia pulang (ucap ibu sisil sambil membopong ratu keluar kamar)
ratu tidak menolak tawaran dan bantuan dari ibu sisil dia hanya mengikuti apa yang diucapkan oleh ibu sisil saja sementara randi nampak protes.
bu...han saja yang mengantarnya randi capek, sudah di baikin dia malah gak nurut, udahlah randi males, capek, mau istirahat (ucap randi dengan wajah yang ditekuk)
cih...dasar bos sombong, siapa juga yang mau diantara sama orang sombong dan dingin kaya dia, bisa beku aku deket deket sama dia...(gumam ratu yang kesal)
hmmm...dasar anak itu, susah sekali di tebak sikapnya (gumam ibu sisil)
__ADS_1
akhirnya ratupun pulang malam itu juga diantar oleh sekretaris han menuju kediamannya