PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
Pura pura pingsan


__ADS_3

Mala mengerjakan matanya perlahan dan dia segera sadar dari tidur lelapnya, Mala langsung bangkit terduduk dan dia menatap ke arah Han yang sudah berdiri tegak di hadapannya.


"Apa yang sedang kau lakukan kenapa berdiri di sana?" Tanya Mala dengan heran.


Han tak sengaja kembali melihat ke arah dada Mala yang kancingnya sedikit terbuka dan dia langsung memberitahu Mala mengenai pakaiannya sambil langsung melemparkan pandangannya ke arah lain.


"I..itu benarkan pakaianmu!" Ucap Han dengan datar.


Mala menatap Han dengan tatapan heran dan kebingungan sampai dia melihat ke arah dadanya yang di tunjuk oleh lengan Han, Mala sangat kaget dan dia langsung membenarkan kancing bajunya tersebut.


"Astaga...Han turunkan lenganku itu!" Bentak Mala sambil segera membenarkan kancing pakaiannya.


Han merasa sangat gugup dan dia langsung pergi dari ruangan itu setelah bicara pada Mala.


"A..aku tunggu kau di luar" ucap Han sambil bergegas pergi.


Mala sangat merasa Malu dia segera membenarkan pakaiannya juga semua penampilannya, lalu dia mulai bangkit berdiri dan menenangkan dirinya, mulai dari menetralkan nafasnya sampai meyakinkan dirinya untuk menghadap Han setelah apa yang sudah terjadi tadi Malam.


Saat itu Mala juga merasa takut, cemas dan bingung yang bercampur menjadi satu, dia ingin bertanya pada Han mengenai tadi malam tapi dirinya masih tidak cukup berani untuk membahas hal semacam itu saat ini.


Mala berjalan keluar dan menghadap Han yang saat itu tengah duduk di sofa.


"Kenapa berdiri di sana, kemari cepat duduk banyak hal yang harus kita bicarakan" ujar Han dengan wajah serius.


Mala pun langsung duduk dengan perlahan dan dia bahkan tidak berani menatap wajah Han saking merasa gugupnya.


Berbeda dengan Mala yang gugup dan menghindari pandangannya kepada Han, di sisi lain Han justru malah menatap Mala dengan lekat dan mendekatkan wajahnya pada Mala.


"Sekretaris Han, euumm maksudku, tuan Han apa yang kau lakukan bisakah kau menjauh dariku?" Ungkap Mala sambil mendorong Han perlahan menjauh dari dirinya.

__ADS_1


"Aishh....aku hanya ingin bertanya padamu dan melihat kejujuran darimu" kata Han sambil merapihkan jasnya.


Meski melihat wajah Han yang begitu kaku dan nampak sedikit menyeramkan Mala tetap saja merasa cemas tak karuan, dia masih tidak ingin membahas masalah tadi malam dengan Han, dan saat Han hendak bertanya pada Mala, justru dia langsung lari dan beralasan banyak hal kepada Han agar bisa menghindarinya.


"Mala kenapa tadi malam kau bisa tiba tiba tidur di sampingku?" Tanya Han membuat Mala kaget dan dia secara tidak langsung sudah mengetahui jawaban dari pertanyaan yang belum dia ajukan pada Han.


"Ahhh...A...aku...aku harus ke kamar mandi dulu" ucap Mala menghindari pertanyaan dari Han dan dia segera berlari menuju toilet.


Saat berada di kamar mandi Mala langsung mencuci wajahnya berkali kali dan berusaha menenangkan dirinya sendiri dengan menatap pantulan dirinya di cermin.


"Aahhh....Mala apa yang sudah kamu lakukan, aishhh bagaimana bisa aku malah tidur bersama pria menyebalkan itu, sekarang dia pasti akan salah paham padaku, aishhh....bagaimana aku menghadapinya sekarang" gerutu Mala sambil berkacak pinggang dan kebingungan sendiri.


Cukup lama Mala di dalam kamar mandi sehingga Han semakin tidak sabar menunggunya untuk menjawab pertanyaan darinya, Han pun pergi menyusul dan mengetuk pintu kamar mandi beberapa kali sambil berteriak memanggil nama Mala.


"Tok...tok...tok... Mala, apa kau masih di dalam?" Teriak Han sambil mengetuk pintu beberapa kali.


"Aahhh...apa yang harus kulakukan sekarang, jika aku keluar dia pasti akan kembali menanyakan hal yang sama seperti tadi dan aku tidak bisa menjawab dia dengan kejadian yang sebenarnya, bagaimana ini?" Gerutu Mala frustasi.


"Ahhh... Apa aku harus berpura pura pingsan, tapi apa dia akan percaya?, Aaahhh terserah lah aku pingsan saja" ucap Mala bicara pada dirinya sendiri dan dia berpura pura terjatuh di lantai dan pingsan.


"Aaaarkk...brukk" suara teriakkan Mala dan dia berpura pura jatuh,


Han yang mendengar teriakkan Mala dia kaget dan membelalakkan matanya dia langsung mengetuk pintu lebih keras dari sebelumnya dan berteriak lebih kencang.


"Mala... Apa yang terjadi?, Apa kau baik baik saja?, Mala jawab aku!" Teriak Han yang semakin panik karena Mala tidak menjawabnya.


Terpaksa Han langsung mendobrak pintu kamar mandi dengan sekuat tenaganya dan setelah pintu terbuka Han langsung melihat Mala yang terbaring di lantai tanpa sadarkan diri.


"MALA?, aishh apa yang terjadi dengan anak ini" gerutu Han sambil berlari menghampirinya.

__ADS_1


Han mengangkat kepala Mala dan menepuk pipinya dengan perlahan beberapa kali untuk menyadarkan Mala namun sayangnya Mala tetap tidak bangun juga, sehingga Han harus menggendongnya menuju ke ruangan dia dan menidurkan Mala di sofa.


Han sudah sangat panik dan bingung dengan apa yang harus dia lakukan pada Mala sekarang, sedangkan Mala juga merasa tidak tenang karena sebenarnya dia tidak pingsan dan hanya berpura pura saja.


Dia takut penyamarannya itu terbongkar dan Mala sudah bisa mengetahui apa yang akan dia dapatkan jika Han mengetahui kalau dia telah membohongi dia dengan berpura pura pingsan bahkan membuat Han sampai harus mendobrak pintu kamar mandi.


Dering ponsel berbunyi dan membuat Han sedikit mengabaikan masalah Mala saat di lihat ternyata itu panggilan dari Ratu bukannya tenang Han justru semakin panik tak karuan, dia menarik nafas panjang dan mengangkat panggilan telpon itu.


"HAN!, dimana adikku sekarang?, Aku sudah tiba di depan kantormu" teriak Ratu membentak Han dengan sangat kencang.


Teriakkan dari Ratu yang sangat kencang membuat Han langsung menjauhkan ponsel dari telinganya dan dia menggerutu kesal sebab telinganya hampir saja mengalami ketulian akibat suara keras milik Ratu.


"Aishh... Apa dia sengaja ingin membuatku tuli, aahh telingaku sampai sakit mendengar jeritannya" gerutu Han sambil memegangi telinganya.


Ratu yang sudah tidak sabar lagi karena Han malah menutup panggilan telpon darinya dia langsung memaksa satpam untuk cepat membukakan kunci pintu perusahaan dan tanpa basa basi lagi Ratu menerobos masuk meski satpam di sana berusaha menahannya.


Ratu pergi menuju ruangan Han dan sesampainya di lantai atas Ratu langsung masuk ke dalam ruangan Han dan berteriak dengan kencang.


"Sekretaris Han!, Di mana adikku?" Bentak Ratu dengan mata merah dipenuhi amarah.


Han kaget saat melihat Ratu sudah berada di hadapannya dalam waktu yang cepat padahal sebelumnya dia masih ada di bawah, sedangkan Ratu mulai memalingkan pandangannya pada Mala yang terbaring tak sadarkan diri di sofa, dia langsung berlari dengan cemas menghampiri Mala.


"Ya ampun, Mala?, Mala ada apa denganmu, Mala bangun kakak tidak akan memaafkan diri kakak sendiri jika sampai terjadi sesuatu denganmu, hiks...Mala" ucap Ratu tak karuan dan dia terus menggoyangkan lengan Mala.


"Han apa yang sudah kau lakukan sampai adikku seperti ini!" Bentak Ratu menatap tajam pada Han.


Sedangkan Han hanya bisa menaikkan kedua pundaknya karena dia juga tidak tahu kenapa Mala tiba tiba tak sadarkan diri.


Mala tidak tega melihat kakaknya merasa sedih dan mencemaskan ya sampai seperti itu dan akhirnya Mala memutuskan untuk bangun sambil berpura pura memegangi kepalanya agar Han tidak mencurigainya.

__ADS_1


__ADS_2