PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
BERANGKAT SEKOLAH


__ADS_3

Keesokan harinya, ratu terbangun tepat pukul 05.00 pagi, diapun segera mandi dan mensucikan diri dengan berwudhu lalu melaksanakan solat dan bersiap siap untuk pergi ke sekolah sebelumnya ratu membisikan sesuatu ke telinga mama diva yang masih terlelap dalam tidur karena efek obat padanya.


Ma...ratu berangkat sekolah dulu ya, assalamualaikum (bisik ratu kemudian mencium kenging mama diva dan keluar ruangan)


Saat itu masih cukup pagi hingga ratu memutuskan untuk memesan ojeg online langganannya mba tani, setelah menunggu hampir 20 menit di depan rumah sakit tibalah mba tani memakai seragam ojeg online beserta helmnya, dengan wajah yang sumringah ratu langsung berlari menghampirinya dan segera naik ke atas motor itu, tapi sebelumnya seperti biasa ratu selalu menyapa ramah mba tani, walaupun dia selalu dibuat menunggu lama olehnya, begitulah sikap ratu yang selalu sabar menunggu dan tidak pernah marah atau apapun pada mba tani.


Pagi...mba (sapa ratu ramah)


Pagi non ratu, silahkan naik...ini pakai helmnya (ucap mba tani)


Terimakasih mba (ucap ratu yang langsung memakai helm lalu naik ke atas motor honda milik mba tani)

__ADS_1


Di perjalanan mereka terus mengobrol tentang banyak hal, hingga mba tani penasaran kenapa ratu minta di jemput di sebuah rumah sakit sepagi ini, karena jelas sekali biasanya dia akan minta di jemput di rumahnya yang mewah itu.


Non ratu, siapa yang sakit, kenapa sepagi ini minta jemput di rumah sakit (tanya mba tani)


Ohhh..itu mba mamah saya sakit (ucap ratu jujur)


Mama?....bukannya mama non ratu sudah pergi.....eh..maaf non, mba keceplosan (ucap mba tani)


Ohhhhh, begitu ya, hehe maaf ya non, mba jadi kepo gini (ucap mba tani)


Gak papa kali mba kan udah biasa juga hehe

__ADS_1


(jawab ratu yang tidak keberatan sama sekali)


Oh iya mba mulai sekarang jangan panggil aku non ratu lagi ya, mulai saat ini aku bukan orang kaya lagi, mba cukup panggil nama aku aja, dan kalo bisa aku ingin berteman dengan mba, pasti bisa kan ya, karena sekarang aku bukan orang kaya lagi hehe (ucap ratu)


apa maksud non ratu?, dia bukan lagi orang kaya, apa aku sebaiknya menanyakan saja?, emmm sudahlah lebih baik aku ikuti saja kemauannya, jangan jadi manusia kepo oke tani (gumam mba tani yang berdebat dengan batinnya sendiri)


Iya deh non, eh ratu, tapi kayanya mba gak enak nih manggil non ratu cuma nama aja, gimana kalo neng ratu aja, kan lebih cocok (ucap mba tani, seorang wanita paruh baya berusia 35 tahun itu)


Iya deh terserah mba asalkan jangan non aja (ucap ratu dan dibalas anggukan oleh mba tani)


15 menit menempuh perjalanan menuju sekolah akhirnya ratu sampai juga, diapun segera turun, melepas helm dan memberikan ongkos kepada mba tani lalu langsung berpamitan pergi masuk ke dalam gerbang sekolah, baru saja dia mau menginjakkan kaki ke dalam gedung sekolahnya itu, namun sudah terdengar suara teriakan dari seorang perempuan yang tidak asing di dengar telinganya, untuk memastikan siapa yang memanggil namanya ratupun langsung membalikan badan dan mencari sumber suara, ternyata orang yang memanggil namanya sambil berteriak kencang adalah astrid, nampak dia berjalan dengan geng perempuannya berjalan mendekati ratu dengan tatapan sinis, sontak tatapan dari astrid juga ke 4 temannya itu membuat ratu bergidik ngeri.

__ADS_1


Aduhhh...apa yang akan astrid lakukan padaku sekarang, tatapannya benar benar membuatku mati kutu (gumam ratu yang tengah berdiri mematung dengan kaki yang gemetar saking ketakutannya)


__ADS_2