PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
KE TAMAN


__ADS_3

di dalam mobil tidak ada percakapan sama sekali sampai adzan berkumandang saat mereka tengah di perjalanan yang entah akan membawa ratu kemana, ratu pun mulai cemas dan memberanikan diri untuk bertanya pada randi.


tuan.....(ucap ratu pelan dan hati hati)


hmmm....(jawab randi tanpa menoleh ke arah ratu)


sebenarnya anda mau membawa saya kemana? (tanya ratu)


nanti kamu akan tau sendiri (jawab randi)


aduh.....ngejawab gitu aja susah banget percuma deh aku nanya sama orang kutub selatan kaya gini, bikin naik darah aja (gumam ratu kesal)


dia hanya diam dan melipat kedua tangannya didada lalu bersandar ke belakang sambil mengerucutkan bibirnya karena tidak mendapatkan jawaban yang dia mau dari randi.


randi menatap sekilas ratu dari kaca spion di depan, tak terasa diapun sedikit menyunggingkan senyumnya melihat tingkah ratu yang tengah kesal.


gadis gila itu imut juga bila sedang kesal....(gumam randi)


...****************...

__ADS_1


beberapa saat kemudian mobil pun berhenti di sebuah taman yang indah tempatnya lumayan jauh dari keramaian hirup pikuk kota dan kendaraan, udaranyapun nampak asri dan sejuk, ratu baru pertama kali datang ke tempat itu.


hah....ini di mana ya, tempatnya sih bagus cuman aku gak tau ini di mana, andai saja kalo kesininya siang aku pasti bisa menemukan petunjuk jalan biar bisa kabur dari dia (gumam ratu pelan saat keluar dari mobil)


randi dan sekretaris han pun sudah ada di samping ratu, dan tiba tiba saja randi menarik tangan ratu masuk ke dalam taman itu, meninggalkan sekretaris han di belakang.


e..eh.......tuan mau bawa saya kemana? (tanya ratu panik dan ketakutan)


tenang saja aku tidak akan melukaimu (ucap randi sambil terus menarik ratu semakin kedalam taman hingga mereka duduk di sebuah bangku taman berwarna putih dimana di belakang bangku yang mereka duduki ada sebuah bunga berbentuk love menjulang sempurna dengan dihiasi lampu lampu kecil.


ratu semakin bingung dan heran, kenapa dia bisa di bawa ke tempat romanis seperti ini.


saya membawa kamu kesini untuk menemani saya, dan mendengarkan keluhan saya (ucap randi membuka percakapan)


hah?....hahaha..hahaha....jadi tuan bawa saya jauh jauh ke sini cuman buat curhat..buahahaha....(ucap ratu sambil terus tertawa)


diam..! (ucap randi tegas)


seketika itu ratu langsung diam dan menutup mulut dengan tangannya.

__ADS_1


sekarang kamu dengarkan saja cerita saya, kamu perlu uang kan (ucap randi)


hmm...iya tuan saya memang perlu uang makanya saya kerja (jawab ratu)


nanti saya akan kasih kamu bonus dua kali lipat dari gajihmu, kalo kamu bisa mendengarkan dan menjadi teman yang baik untuk saya (ucap randi menatap ratu dingin)


baiklah tuan, itu mudah sekali untuk saya (jawab ratu menyombongkan diri)


eh...tapi tunggu tuan kenapa tidak di kantor saja, dan kenapa hanya kita berdua? (tanya ratu)


kamu ini bodoh atau oon sih, kalo kita membicarakan ini di kantor orang lain akan mendengarnya belum lagi cctv, ini rahasia makanya saya hanya mengajakmu (ucap randi menjelaskan)


oh...begitu ya...berarti tuan mempercayai saya dong untuk menjaga rahasia tuan iya kan? (tanya ratu memastikan)


hmmmm (jawab randi)


ya sudah silahkan tuan randi bercerita saya akan menjadi pendengar setia (ucap ratu)


huh...dari tadi saya juga mau bercerita kamu selalu memotongnya (ucap randi ketus)

__ADS_1


maaf (ucap ratu meminta maaf)


__ADS_2