
di dapur ratu langsung saja menjatuhkan tubuhnya duduk di sofa sambil membuka sepatunya melihat kakinya yang semakin lecet dan perih karena tadi dia lari lagi.
aduhh...sakit banget, gara gara manusia gila itu kaki aku jadi makin lecet ginih deh (ucap ratu sambil memegangi jempol kakinya)
hey..tu lo udah balik, lama banget sih (sapa cici)
heh...dodol, enak banget ya lo bilang gitu, gak liat apa nih kaki gue gegara lo nyuruh gue ke sana tadi (ucap ratu menunjuk jempol kakinya)
ya ampun tuh jempol kenapa bisa selecet itu sih, inimah parah, bentar gue ambilin p3k ya (ucap cici berlari mengambil kotak p3k di laci)
lo abis maraton kali ya tu, sampe bisa selecet ini mana berdarah lagi, kalo nanahan gimana (ucap cici sambil mengolesi obat merah di kaki ratu dan memakaikan perban)
ya elah, sepatu gue kekecilan, sama ya lo bisa bayangin gue lari dari kampus bratawijaya sampai ke sini, makanya jempol kaki gue jadi korban (ucap ratu mengatakan kebenarannya)
astaga....ratu lo gila, kuat banget lari sejauh itu, lo emang wonder woman gue (ucap cici)
hahaha....bahagia ya lo liat gue menderita ci (ucap ratu)
__ADS_1
hehe enggak lah gue becanda (jawab cici)
hmmmm.....(ucap ratu, malas menanggapi)
setelah mengobati kaki ratu, cici pergi menggantikan ratu untuk membersihkan mushola dan wc tamu, sampai beberapa saat kemudian, saat ratu tengah beristirahat duduk selonjoran di lantai tiba tiba sekretaris han datang menemuinya ke ruangan ob, tidak seperti biasanya, bahkan bisa dikatakan ini pertama kalinya sekretaris han ke ruangan itu
permisi ratu, anda di panggil oleh ceo di ruangannya saat ini juga (ucap sekretaris han datar lalu kembali pergi tanpa mendengarkan jawaban dari ratu)
eh..tu...(ucap ratu yang tidak jadi dia katakan karena melihat sekretaris han yang sudah pergi meninggalkannya tanpa permisi)
cih...menyebalkan sekali bos sama anak buah sama aja, sama sama sombong (ucap ratu kesal )
tok..tok...tok (suara pintu di ketuk oleh ratu)
masuk (ucap randi dari dalam ruangan)
ratu masuk ke dalam lalu menutup kembali pintu dan berjalan mendekati meja randi.
__ADS_1
permisi tuan anda memanggil saya? (tanya ratu)
hmmm (jawab randi yang tidak bergeming sama sekali)
randi hanya terus fokus menatap sambil mengutak ngatik laptop di hadapannya tanpa menoleh sedikitpun kearah ratu yang sudah berdiri di depannya beberapa menit yang lalu.
hingga ratu merasa kesal dan mengagetkan randi dengan berteriak memanggilnya.
permisi tuan randi atmaja....(teriak ratu)
sontak randi yang merasa terganggu langsung menutup laptopnya keras dan menatap tajam ke arah ratu yang kini mulai ketakutan dan bergerutu sendiri di dalam hatinya.
huh...wajahnya menyeramkan sekali, matilah aku, dia pasti akan memecatku saat ini juga karena sudah mengganggunya, hah aku sudah pasrah (gumam ratu)
heh..kenapa kau melamun apa yang kau pikirkan hah (tanya randi sambil membentak)
tidak ada tua saya...ha..hanya takut (ucap ratu )
__ADS_1
sekarang untuk apa kau masih di sini, cepat buatkan aku kopi (pinta randi sambil menunjuk jarinya ke arah pintu keluar)
seperti memerintahkan ratu agar cepat pergi dari tempat itu dan membuatkannya kopi.