PENJAGA KUIL NAGA

PENJAGA KUIL NAGA
Bab 105. Misteri Tersembunyi di Gunung MOSOE


__ADS_3

"Apa! Saya telah pergi selama waktu itu?" Teriak Lemon dengan tidak percaya terpancar dari wajahnya.


"Betul Tuan, makanya kami bertanya tentang dari Tuan Lemon selama ini" Roy Hitler angkat bicara.


"Hemm.. Saya betul-betul tidak tahu soal waktu, karena saya hanya terus berlatih didalam Gua, saya pikir saya hanya tinggal selama beberapa minggu didalam Gua itu" Lemon berkata sambil menghela nafas, dan menggelengkan kepalanya.


Hasrat mengernyitkan keningnya, ketika dia mendengar Lemon menyebut pegunungan Mosoe, kemudian dia berkata dengan pelan: "Maaf Tuan, Tuan tadi mengatakan bahwa Tuan dari Gunung Mosoe, dan Tuan terjebak didalam Gua disana?".


Lemon menatap Hasrat dan kemudian dia menjawab "Iya betul! Saya memang dari Gunung Mosoe, memangnya ada apa? Apakah ada sesuatu yang kamu ketahui tentang gunung tersebut?".


"Betul Tuan, saya hanya mendengar beberapa Informasi tentang Keadaan Gunung itu, konon katanya, digunung itu ada sebuah Desa yang dihuni oleh Makhluk Astral, mereka berpenampilan layaknya Manusia, namun sebenarnya mereka itu bukan manusia"


"Lalu mereka itu siapa" Lemon langsung memotong perkataan Hasrat.


"Mereka adalah Makhluk jadi-jadian, yang ingin menyerupai manusia, namun mereka tidak bisa menjadi manusia seutuhnya, karena mereka adalah Makhluk Halus yang berasal dari Dunia Gaib" Hasrat berkata sambil menghela nafasnya.


"Kenapa kamu tidak bercerita tentang hal seperti itu, sewaktu saya tanyakan padamu gunung Mosoe itu?" Lemon sangat panik ketika dia bertanya kepada Hasrat.


"Heeemm.. Kan, Tuan belum bertanya tentang hal itu padaku" Hasrat menjawab. "iya juga sih" Ungkap Lemon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Biasanya orang-orang yang bertemu dengan suku itu, pasti tidak akan kembali, dan walaupun ada yang berhasil kembali, namun tidak lama kemudian mereka pasti menjadi gila dan mati" Hasrat berkata jujur.


Mendengar pernyataan dari Pihak lain, jantung Lemon tiba-tiba berdetak kencang, dengan dig dag dug, wajahnya menjadi pucat dan terlihat sangat serius.


"Op.. Ap..apa betul yang kamu ceritain itu, apakah ada yang sudah pernah mengalaminya?" Tanya Lemon terbata-bata dan dengan sangat Frustasi.


"Kenapa Tuan sepertinya gugup begitu? Apakah Tuan Lemon sudah ketemu dengan suku itu" Tanya Maret Silalahi penasaran.


Tiba-tiba Lemon menjatuhkan tubuhnya keSofa, kemudian dia teringat dengan kejadian yang dia alami.

__ADS_1


Lemon menceritakan seluruh kejadiannya, mulai dari dia bertemu dengan Gadis Desa itu, sampai mereka bercumbu mesra, bahkan hampir mengarungi lautan kahyangan alam kelima, namun untunglah hal itu tidak terjadi.


Mendengar penjelasan dari mulut Lemon, Hasrat Naibaho hanya menatap Lemon dengan tidak bisa berkata-kata, dia tidak tau bagaiman cara untuk menyelamatkan Tuannya dari Pengaruh Makhluk Gaib itu.


"Sial! Tapi kenapa Elisama menyuruhku untuk datang keGunung itu" Lemon berkata menggerutu.


"Tuan Lemon harus mencari jalan keluar, supaya tidak terkena pengaruh roh gaib makhluk-makhluk dari Desa itu" Hasrat berkata dengan wajah serius.


"Baiklah! Tidak masalah, biarkan saya akan memikirkannya" Lemon berkata sambil menghela nafas.


Kemudia Lemon melanjutkan: "Bagaimana perkembangan perusahaan? Apakah ada perkembangan?".


"Iya Tuan, perusahaan sekarang sudah sangat berkembang, dan memiliki keuntungan yang cukup tinggi, baik dari cabang maupun induk perusahaan itu sendiri" Hasrat menjelaskan dengan rinci.


"Ya Sudah! Kamu Urus sampai Nama perusahaan Yayasan Kuil Naga dikenal diseluruh Dunia" Titah Lemon tegas.


"Baik Tuan! Saya akan berusaha semaksimal mungkin" Hasrat berkata hormat.


Lemon mengambil Air Ajaib yang dia ambil dari Gunung Mosoe, Lemon sengaja mengambil Air itu setelah dia keluar dari dalam Gua untuk meningkatkan Kultivasinya, sekarang dia tidak keberatan jika membagi Air Ajaib itu kepada bawahannya, supaya kekuatan mereka meningkat dan dapat membantu Lemon dimasa depan.


"Sekarang kalian duduk bersilah, dan kalian harus ingat, apapun yang terjadi kalian tidak boleh bergerak dari tempat duduk kalian masing-masing, anggap saja itu tidak ada" Perintah Lemon seraya dia membagikan Air Ajaib itu kepada mereka.


"Baik Tuan, kami mengerti" Jawab mereka serempak.


Setelah berkata-kata, mereka langsung meminum Air Ajaib itu, yang telah diberikan Lemon kepada mereka masing-masing, sehingga tidak menunggu lama, mereka semua merasakan sesuatu dari dalam tubuh mereka.


Hasrat Naibaho menahan rasa sakit, yang sangat menyakitkan yang muncul dari dalam dantiannya, dia merasakan bagaikan berada didalam kawah gunung berapi, saking panasnya tubuhnya.


Maret Silalahi juga merasakan hal yang sama, dia juga mengerang kesakitan, dia bagaikan ditusuk oleh belati yang sangat tajam.

__ADS_1


Roy Hitler berkeringat sangat deras, seluruh tubuhnya telah basah kuyup oleh keringatnya, seluruh tubuhnya terasa sakit ketika dantiannya terbuka.


Mereka bertiga mengeluarkan keringat yang berwarna ungu, itu menandakan mereka memasuki tahap pembentukan Qi, namun berbeda dengan Hasrat Naibaho, dia yang sudah melewati tahap pembentukan Qi.


Lemon hanya tersenyum bangga, ketika dia melihat orang-orangnya telah mengalami perubahan, dan kekuatan mereka berubah dari Seni Bela diri Taekwondo, menjadi seorang Kultivator tahap awal.


Satu jam telah berlalu, ketiga orang itu membuka mata mereka perlahan, mereka melihat Lemon yang sedang duduk menikmati Sebatang Rokok Sempurna Mentolnya, tersenyum bangga kepada mereka bertiga.


"Hahahaa... Kekuatan kalian sudah ditahap awal pembentukan Qi, karena dantian kalian sudah dibuka oleh Air Ajaib itu, terkecuali dengan kamu" Lemon menatap Hasrat.


"Kenapa dengan saya Tuan, apakah ada yang salah dengan kekuatanku?" Hasrat bertanya dengan wajah yang panik.


"Kamu tidak apa-apa, kamu tidak seperti mereka, karena kekuatanmu sudah ditahap pembentukan pondasi, dan kalau kamu terus berkultivasi, kamu akan melewati tahap Pembentukan Pondasi, kamu akan memasuki tahap pembentukan Roh atau Inedia" kata Lemon menjelaskan.


Hasrat tersenyum bahagia, ketika dia mendengarkan penjelasan dari Lemon.


"Kaliam berdua sekarang berada ditahap pembentukan Qi, kalian teruslah berkultivasi" Lemon menjelaskan panjang lebar, bagaimana cara berkultivasi dan membuka dantian dengan baik dan cepat.


Setelah semuanya beres, Lemon langsung menyuruh mereka untuk kembali kemarkas Yayasan Kuil Naga, sedangkan Hasrat kembali keperusahaan.


Namun sebelum Hasrat berangkat pergi, dia sempat bertanya kepada Lemon "Maaf Tuan, Apa boleh Sekretaris CEO bertemu dengan anda?".


"Ada urusan apa dia bertemu denganku?" Lemon bertanya dengan wajah datarnya.


"Dia ingin bertanya-tanya tentang perusahaan Tuan" Hasrat berusaha menjelaskan dengan pelan, dia taku pihak lain akan keberatan.


"Baiklah! Besok saya akan datang keperusahaan, tapi ingat! Kamu tidak boleh memberitahu saya kepada siapapun, kecuali dia sekretaris itu" Kata Lemon tegas.


"Baik Tuan! Saya akan mengingatnya" selesai berkata Lemon langsung melambaikan tangannya, dan Hasrat bersama rekannya langsung menghilang dari tempat itu.

__ADS_1


Lemon penasaran dengan apa yang dikatakan Hasrat, tentang Desa makhluk astral yang ada di daerah Gunung Mosoe.


__ADS_2