
Setelah Lemon sampai didalam Kamar, dia langsung duduk dikursi dekat jendela, kemudian dia meraih botol minuman yang sudah ada diatas meja.
Lemon menatap kearah jendela dengan tatapan yang rumit, dia hanya bisa menghela nafas panjang tanpa adanya terpancar senyuman.
Maret hanya bisa duduk sambil bermain game mobile legend, yang sudah ada diaplikasi androidnya.
"Maret! Apakah kamu kenal dengan gadi tadi?" Tanya Lemon tiba-tiba yang membuat Maret Silalahi terkejut.
"Maaf Tuan, saya gak kenal gadi jutek itu, dia tiba-tiba muncul dibelakangku dan sok-sok merebut Minuman yang kubeli dari Kasir" Ujar Maret menjawab pertanyaan Lemon.
"Heemm.. Kita Musti hati-hati menghadapi orang-orang ini, karena kita tidak mengenal karakter orang-orang dipulau itu" Kata Lemon sambil menatap Maret yang sudah berdiri tegap.
Tiba-tiba Lemon merasakan kedatangan Aura yang sangat besar, sehingga dia langsung menatap kearah Pintu, dan dia langsung memindai dengan menggunakan Kesadaran ilahinya, setelah dia memindai dengan menggunakan kesadaran ilahinya, namun dia tidak menemukan siap-siapa diluar.
Lemon hanya bisa mengernyit ketika dia tidak mendapatkan keberadaan siapa-siap diluar sana.
Lemon yang merasa penasaran, dia langsung berhambur keluar ingin mencari tahu siapa sebenarnya Aur yang sangat besar itu, dia berkata kepada Maret Silalahi "Kamu tunggu saja disini, apapun yang terjadi kamu jangan keluar".
"Baik Tuan, saya mengerti" jawab Maret dengan wajah penasaran, namun dia tidak berani bertanya lebih lanjut kepada Lemon, karena dia melihat Lemon terlihat sangat buru-buru.
Lemon menyusuri koridor kapal perintis tersebut, kemudia dia sampai didepan Dek kapal yang sangat luas, dia melihat banyak orang yang sedang bersantai menikmati suasana tengah laut yang indah.
Tiba-tiba sebuah Ekor yang sangat besar menghempaskan kedinding kapal, yang membuat kapal menjadi bergetar hebat, dan mengakibatkan mesin kapal menjadi Mati.
Raungan monster besar menggelegar, yang membuat semua orang menutup telinga karena kesakitan.
Seekor ikan Paus Raksasa yang memiliki tangan dan kaki, sehingga dia berdiri didepan Dek kapal dan menatap semua orang dengan tatapan serakah.
Bentuknya masih belum terlihat jelas, ketika dia berdiri menghadap semua orang, karena Air laut masih menutupinya, namun bentuknya terlihat transapan ketika air laut pelan-pelan lepas dari tubuhnya.
__ADS_1
Wajah semua orang berubah pucat, ketika mereka melihat dengan jelas bentuk dari pada Monster laut itu.
"Ya Tuhan, Apakah ini iblis yang sesungguhnya" salah seorang penumpang berkata. "Masya Allah. Ini Pasti makhluk peliharaan Dajjal" "ikan Paus jadi-jadian" pendapat orang-orang yang berada di dek kapal bermacam-macam.
"Ini Pasti Makhluk Peliharaan Dewa Hades, kenapa dia melepaskannya" Seorang ABK kapal angkat bicara.
Namun Lemon hanya bisa memperhatikan Makhluk itu secara inci, kemudian dia berkata "Ikan Paus Peregocetus".
Ikan Paus Peregocetus adalah ikan Paus pengelana yang suka berkeliling di berbagai Samudera, Ikan Paus jenis ini memiliki empat kaki dengan kuku kecil diujung jari dan tangan.
Monster itu berukuran kurang lebih tingginya 30 meter, sedangkan tangannya kecil berukuran 2 meter.
Semua orang melihat Lemon dengan tatapan acuh tak acuh, ketika Lemon berkata dengan santai, karena mereka semua hanya fokus dengan Monster yang terbentang dihadapan mereka, dan tidak memperdulikan Lemon yang terlihat berpenampilan Miskin.
Ikan Paus itu berjalan mendekati kapal mereka, yang membuat wajah semua orang menjadi panik dan berhamburan untuk lari bersembunyi.
Tidak menunggu lama Lemon memutuskan kesadaran ilahinya dalam pemindaian tempat itu, namun tiba-tiba seseorang yang memakai Jubah Hitam terbang kearah Monster, dengan memegang pedang yang berukuran besar bagaikan pedang pemotong sapi.
Orang berjubah hitam langsung mengarahkan pedangnya ke Monster Ikan Paus, dengan kekuatan dahsyatnya membuat ikan Paus Jatuh kembali kedalam laut, dengan langsung disusul oleh jubah hitam.
Didalam Air Ikan Paus menarik napas dalam-dalam, dia menunggu kedatangan Jubah Hitam, dengan menggertakan gigi-giginya yang tajam yang berukuran sekitar 45 cm.
Ikan Paus menatap tajam kearah jubah hitam, jubah hitam dengan kecepatan tinggi langsung bergerak kearan Ikan Paus, dengan mengarahkan pedang besarnya, dia langsung memotong bagian tangan Ikan Paus, yang membuat ikan Paus mengerang kesakitan dan mengakibatkan air laut berhamburan dari mulutnya.
Jubah hitam terseret air ketika keluar dari mulut Monster itu, sehingga dalam sekejab Jubah hitam terbang muncul kembali keatas permukaan air laut.
Jubah Hitam yang masih berenang dengan kekuatannya yang terkuras, dia hanya bisa berenang dengan gerakan pelan, sehingga dia tidak menyadari jika dari dalam air tangan Ikan Paus sudah meraihnya dan menariknya kembali kedalam laut.
Ikan Paus menyeret Jubah Hitam dengan kecepatan kilat, sedangkan Jubah hitam yang berada digenggaman Monster itu tidak bisa menggerakan tubuhnya, sehingga dia hanya memgikuti arus kedalam air laut.
__ADS_1
Jubah Hitam yang sudah kelelahan menunggu Nasibnya menjadi santapan Monster itu, dalam satu gerakan giginya Jubah Hitam langsung tercabik-cabik menjadi beberapa bagian, yang membuat dasar laut menjadi berlumuran darah.
Semua orang diatas kapal hanya terus menatap kearah dasar laut, mereka semua berharap jubah hitam akan baik-baik saja, sedangkan para Kru kapal masih berusaha memperbaiki mesin kapal untuk bisa menyala kembali.
Tiba-tiba Ikan Paus kembali berdiri dihadapan semua orang, yang membuat semua orang kembali menjadi panik, dan beberapa orang yang berilmu bela diri peringkat inedia, langsung berhamburan keluar dan memasang ekspresi bertarung dan ada juga beberapa yang mengeluarkan senjata andalannya.
"Ayo.. Saudara-saudara, kita harus melawan Monster ini dengan kekuatan kita masing, karena saya yakin didalam tubuh Monster ini tersimpan Giok Zamrud yang sangat berharga" Ucap salah satu pria paruh baya yang memakai jubah putih, dan dengan wajahnya sedikit ditumbuhi dengan janggut hitam tebal.
"Bagaimana anda mengetahui bahwa didalam tubuh Monster ini terdapat barang antik yang snagat berharga" tanya salah seorang petarung yang memakai jubah biru.
"Coba Anda perhatikan diatas kepalanya, sudah ada tumbuh lumut yang sangat tebal, didalam lumut itulah tersimpan kekuatannya yang sangat besar, dan kekuatannya itu adalah Giok Zamrud itu, karena ini adalah ikan Paus Peregocetus yang sudah hidup beberapa ribu tahun yang lalu" kata pria berjubah putih dengan berusaha menjelaskan.
Lemon sedikit mengernyit ketika mendengar penjelasan daro si jubah putih, karena dia sama sekali tidak mengetahui bahwa didalam tubuh Monster itu tersimpan kekuatan yang sangat besar.
"Ayo serang dia sebelum dia menyerang kita!!" Kata seorang Pria botak dengan memakai jubah Bisku.
"Hiaaat" suara semua orang yang terbang melesat kearah Monster itu, berjumlah 10 orang yang langsung melakukan serangan.
Lemon hanya masih berdiam diri, dia memilih menyaksikan pertarungan yang dilakukan oleh orang-orang yang berjubah itu.
Pria Biksu melemparkan kalung tasbihnya kearah Ikan Paus, yang membuat Ikan Paus mengerang kesakitan, sehingga Monster itu menundukan sedikit kepalanya karena lemas.
Sedangkan Pria Jubah biru langsung menyerang Ikan Paus dengan Tombaknya, yang membuat Monster itu semakin mengerang menggelegar.
Melihat Monster itu telah menundukan sedikit tubuhnya kebawah, dengan semangat tinggi semua orang petarung itu langsung berhambur kearah Monster itu.
Monster itu diserbu dengan berbagai senjata andalan mereka masing-masing, yang membuat Monster itu semakin mengerang tanpa ada perlawanan.
Dengan kekuatan yang sangat besar, Monster itu mengibaskan tubuhnya, sehingga semua para petarung langsung terjatuh kembali.
__ADS_1