PENJAGA KUIL NAGA

PENJAGA KUIL NAGA
Bab 91. Pedang Emas


__ADS_3

Kembali didalam didalam Gua dibalik Air terjun, Lemon menatap semua makhluk-makhluk itu dengan niat membunuh, kemudian tiba-tiba para pengawal Raja itu berhenti meraung, ketika mereka menyadari keberadaan Lemon, yang sedang berdiri disamping dan menatap Mereka dengan dipenuhi Niat Membunuh.


Para pengawal itu melihat dengan seksama, mereka memindai Lemon dari ujung kaki sampai ujung kepala, kemudian mereka mendengus meremehkan.


Seorang Patung Manusia, yang sudah berubah wujud menjadi Manusia asli, dia mengenakan Jubah Perang layaknya seorang Prajurit Kaisar kerajaan dizaman dahulu, berjalan mendekati Lemon.


Dengan wajah menjijikan dia menatap Lemon, kemudian dia bertanya: "Kamu Anak dari Pelayan mana? Siapa nama ibumu? Ingat anak pelayan tidak diperbolehkan Masuk keruangan Raja! Apa kamu mengerti?" Sambil mengangkat jari telunjuknya kearah Lemon.


Para pengawal Raja itu memiliki struktur tubuh yang sangat besar, sehingga ketika mereka melihat Lemon, mereka menganggap Lemon adalah Anak Kecil, yang sudah tersesat dan mereka tidak memperdulikannya.


Ukuran Lemon hanya sebatas Pinggang Mereka, dan ketika melihat Lemon dengan tubuhnya yang kurus, Pengawal itu langsung menyuruh Lemon untuk pergi.


"Nak! Kamu pergi cari ibumu, kamu jangan datang kesini lagi" Pengawal itu berkata tegas.


Namun Lemon mendengarkannya dengan wajah acuh tak acuh, kemudian Lemon berkata dingin "Kalian yang seharusnya dimusnahkan didunia ini".


Pengawal itu langsung berbalik menatap Lemon, ketika dia mendengar perkataan Lemon yang dipenuhi Provokasi.


"Anak Kecil! Kamu berani membentak saya, kamu harus pergi dari tempat ini, kalau tidak! Saya akan membuangmu ke Lembah Kematian" Pengawal itu berkata mengusir Lemon, sambil dia menggerakan Pedang Samurainya yang berada dipinggangnya.


"Sepertinya kamu yang akan saya kirim kelembah Kematian" Lemon berkata dingin.


Pengawal itu langsung hilang kesabaran, dia berbalik dan langsung menendang Lemon, namun Lemon mampu menghindari gerakan pengawal itu dengan santi.


"Ternyata kamu ingin bermain-main denganku" Ketus Pengawal Rajab itu.


Tiba-tiba pengawal itu langsung meraih pedang samurainya, dia kembali menghajar Lemon dengan kekuatan Penuh, yang membuat suasana menjadi berantakan, Makhluk yang lain hanya bisa menjadi penonton setia, ketika Lemon dan pengawal itu masih saling melancarkan serangan.


Meja dan Kursi yang terbuat dari Batu, hancur berantakan dibuat Pedang Samurai pengawal raja itu.

__ADS_1


Lemon langsung melompat kemudian menendang Pengawal itu, yang membuat Pengawal itu seketika Hancur dan menghilang bagaikan manusia Pasir yang runtuh.


Lemon mengerutkan keningnya, kemudian memperhatikan dengan seksama seluruh makhluk yang berada dihadapannya, semua makhluk itu menatap Lemon dengan tajam.


Kemudia dia secara bersamaan mereka langsung menyerbu Lemon, yang membuat Lemon sedikit Panik, kemudian dia berlari menghindar.


Makhluk itu berhasil menangkap Lemon, kemudian mereka melemparkan Lemon secara bergantian, yang membuat Lemon menjadi Panik dan seluruh pakaiannya compang-camping.


Amarah Lemon tiba-tiba memuncak, yang membuat Mata berubah menjadi biru, dan dia bersinar bagaikan Sinar Matahari.


Seluruh Makhluk pengawal raja itu, meraung karena mata mereka tidak bisa melihat, yang membuat mereka kembali berubah menjadi patung.


Lemon berjalan kearah Patung Raja yang berada dikursi singgah sananya, kemudian Lemon mengambil Pedang yang ada ditangan Raja.


Ketika Lemon mengambil Pisau tersebut, dalam sekejab Tangan Lemon berubah menjadi Warna Merah, yang membuat Lemon meringis kesakitan karena Panas.


Lemon ingin melepas Pisau tersebut, namun seberapa kuat dia melepaskan pisau itu, pisau itu tetap menempel ditangannya.


Kemudian pria bertubuh kekar itu, menyuruh teman-temannya untuk mengecek, kondisi didalam Gua dibalik Air terjun tersebut.


Namun mereka semua tidak ada yang berani untuk terbang kemulut Gua itu, tiba-tiba ada seseorang yang terbang dengan kecepatan tinggi, dia menjatuhkan kakinya didepan Gua, kemudian dia berjalan masuk kedalam.


Dia terkejut ketika Melihat Lemon, yang sedang meringis kesakitan karena Pisau ditangannya, orang itu langsung membacakan Mantra, dengan Koma Kamik, dia langsung menjetikkan jari kearah Lemon.


Sebuah sinar yang berwarna Ungu langsung melesat kearah Lemon, namun mantranya itu menjadi Sia-sia, ketika sinar cahaya mendekati Lemon, dengan tiba-tiba tubuh Lemon terangkat keatas dan menghindari cahaya tersebut.


"Heemm siapa sebenarnya orang ini?" Batin orang asing itu dalam hatinya.


Orang Asing tersebut adalah, seorang Gadis Cantik yang berasal dari Desa Suku Hilikara, Wajahnya cantik memanjang dengan hidung yang tinggi, rambutnya panjang mencapai pinggang, kemudian dia mengenakan cadar berwarna ungu.

__ADS_1


Gadis itu bernama Devi Laoli usianya seumuran dengan Lemon, dia adalah anak dari Kepala Suku, Suku Hilikara yang berada dibawah kaki gunung Air Terjun.


Lemon melihat Gadis itu yang tidak lain adalah Devi, kemudian Lemon berteriak "Kamu cepat pergi dari sini!" Namun Gadis itu tidak memperdulikannya, dia terus menatap Lemon dengan mengepalkan tinjunya.


Pisau yang berukuran Kecil, tiba-tiba berubah menjadi pedang yang sangat indah, memiliki panjang seperti pedang Samurai, keindahanya terletak pada warnanya, yang semuanya dipenuhi dengan Warna Emas.


Lemon menegakan Pedang itu yang berada ditangannya, seketika Amukan Pedang itu terhenti, yang membuat Lemon menjadi tenang, kemudian dia melihat Pedang itu dengan inci.


"Pedang Emas!" Kata Lemon mengernyitkan keningnya.


Tiba-tiba sebuah tombak menyerang Lemon, kemudian Lemon langsung menggapai Pedang Emas untuk menahannya, Tombak itu tertahan dihadapan Lemon, dengan kekuatan Pedang Emasnya, tombak itu ingin menembus Pedang Emas, tiba-tiba Tombak itu berubah menjadi 5.


Lemon menjadi Panik, ketika dia melihat tombak itu sudah berubah menjadi 5 tombak, dengan satu gerakan dia memotong semua Tombak itu, yang membuat Tombak itu jatuh ketanah.


Lemon memegang Pedang Emas, dengan memasang kuda-kuda bertarung, dia memperhatikan sekitarnya dengan teliti.


Lemon memancarkan kesadaran ilahinya, namun dia tidak menemukan siapa-siapa, selain gadis cantik yang berada diujung Aula.


Tiba-tiba satu Anak panah melesat kearah Lemon, yang membuat Lemon menangkis serangan itu dalam kecepatan tinggi, kemudian di melirik bayangan dipatung pengawal.


Lemon mendengus dingin, kemudian dia berjalan mendekati patung tersebut, tiba-tiba bayangan itu melesat keluar, kemudian satu tendangan mendarat didada Lemon.


Tendangan begitu kuat, yang membuat Lemon terpental kebelakang, dia tersungkur dan jatuh dibawah kaki gadis Desa tersebut dengan suara gedebuk.


Lemon memuntahkan seteguk darah, yang membuat wajahnya menjadi pucat, dia merasakan sedikit kekuatannya melemah.


Gadis Cantik langsung meraih pedangnya, yang berada dipinggang, kemudian tanpa kata dia langsung menyerang bayangan itu.


"Hiiaaat.. Sleessh" Suara Pedang dan suara Gadis itu sangat membengkakan telinga, ketika sedang bertarung dengan bayangan prajurit itu.

__ADS_1


"Buuk" suara pukulan terdengar, yang membuat Gadis itu terpental Jauh kebelakang, dia Jatuh tepat diposisi Lemon, yang membuat Lemon langsung menangkapnya.


__ADS_2