PENJAGA KUIL NAGA

PENJAGA KUIL NAGA
Bab 89. Mata Air Ajaib dari Gua


__ADS_3

Ketika Daman sudah tidak bergerak lagi, dan Tombak Artefak juga tidak lagi bergerak, Raja Naga langsung terbang keatas langit, kemudian dia berubah menjadi cahaya yang semakin lama semakin kecil, dan dia kembali menyatu didalam tubuh Lemon.


Melihat Raja Naga sudah kembali dalam dirinya, Lemon sedikit tenang dan merasa puas dengan kekuatan raja naganya, sehingga dia tersenyum sedikit.


Kemudian dia melangkah kearah Daman yang sudah tergeletak diatas tombaknya, kemudian Lemon berjongkok dan menyentuh Artefak itu, sehingga dengan kekuatan Qi Esensial yang murni, Tombak itu langsung berdengung dan memperbaiki diri sendiri, kemudian dia berubah warna dan berubah menjadi sebuah pen cantik, dan dia jatuh tepat didepan kakinya Lemon.


Lemon mengambil artefak kuno tersebut, kemudian menyimpannya, kemudian dia berjalan keluar dari dalam hutan, dan dia mendapati 3 bawahan dan Berys sudah menghilang kabur dari tempat itu.


(Itulah kepribadian manusia didunia ini, dengan teganya meninggalkan temannya, pada saat yang sangat sulit dimedan pertempuran, semoga saja para prmbaca tidak ada yang memiliki Jiwa seperti itu, "Meninggalkan Teman seperjuangan pada saat Genting atau darurat").


Setelah Lemon memeriksa, dan merasa tidak ada lagi pihak lawan yang tersisa ditempat itu, dia membersihkan dirinya dari debu pasir, kemudian dia berjalan kearah Mobilnya, yang terdapat pak supir didalamnya.


Pak Supir yang berada diatas Mobil, dia hanya bisa mematung tak berkata apa-apa, dia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya hari ini.


"Pak.. Ayoo kita lanjutkan perjalanan kita" Sapa Lemon dengan santai.


"Oh.. Iya! iya tuan" jawab pak supir terbata-bata, ketika dia baru tersadarkan dari keterkejutannya.


Mereka langsung melanjutkan perjalanan hingga Sore, kemudian mereka tiba dikaki Gunung Mosoe. Lemon turun dari dalam Mobil, dia mengenadah keatas melihat Puncak Gunung itu, yang sudah terlihat menyeramkan dari kejauhan.


Lemon hanya mendengus dingin, kemudian dia memerintahkan Pak Supir untuk kembali, dan memberikan Pak Supir setumpuk uang yang ada didalam Sakunya.


"Bapak pulang dan hati-hati, kalau tidak sempat menginaplah malam ini dipenginapan terdekat" Lemon berkata kepada pak Supir.


"Baik Tuan! Tuan juga harus hati-hati, kapan saya jemput tuan?" Pak Supir berkata serius.


"Eemm.. Akan saya telepon bapak, kalau saya sudah sampai disini" Lemon berkata menjawab sambil tersenyum.

__ADS_1


Setelah berpamitan, Lemon dan Pak Supir saling meninggalkan tempat itu, Lemon berjalan kaki menelurusi jalan setapak, yang sudah dipasangkan papan merek setiap 100 meter.


Lemon terus berjalan hingga Malam menjemputnya, kemudian dia tiba disebuah Gubuk yang sangat terlihat Sepi.


Lemon berjalan menghampiri Gubuk tersebut, dengan diterangi sinar bulan purnama dan Senter tangan, Lemon duduk didepan Gubuk, sambil dia meminum Air yang sudah dipersiapkan didalam tasnya.


Lemon melihat disekeliling gubuk itu, namun dia tidak menemukan siapa-siapa di tempat itu, kemudian dia memindai sekeliling dengan kesadaran ilahinya, namun tetap saja dia tidak menemukan siapa-siapa.


"Aneh!! Kenapa tidak ada siapa-siapa disini? Tapi, ada dibangun gubuk" Lemon membantin dalam hatinya.


Lemon tahu ada yang tidak beres ditempat ini, sehingga dia menunggu untuk beberapa saat.


Lemon meregangkan tubuhnya yang kurus, dia berbaring diatas batu sambil melihat langit malam, yang ada Sinar cahaya bulan purnama, dan beberapa bintang-bintang yang seperti tersenyum padanya, tiba-tiba wajah Dewi muncul dilangit malam, Lemon hanya tersenyum, dia teringat akan kebersamaan mereka selama ini, sampai akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.


Tiba-tiba desingan angin terdengar, Lemon hanya bisa memperhatikanya dengan teliti, karena desingan itu berlalu dengan cepat.


Lemon berjalan mengintip, dia berjongkok di bawah batu yang terdapat disebelah gubuk, dia sangat terkejut ketika dia melihat ada 2 orang, yang membuka Portal dimensi pintu gerbang untuk masuk didunia lain.


Dengan mata yang melihat kiri kanan, mereka mengamati disekitar, memastikan tidak ada orang yang membuntuti mereka, kedua orang itu melambaikan tangan, dan tiba-tiba Lubang besar yang menyerupai Pintu terbuka, kemudian dengan cepat mereka masuk kedalam Gua tersebut.


Dalam sekejab kedua orang yang berdiri didepan gua itu, langsung menghilang dan pintu itu tertutup dengan sendirinya.


Lemon berjalan mendekati Pintu yang barusan dilalui oleh orang itu, namun Lemon tidak menemukan adanya celah dipintu tersebut, Seberapa kuat Lemon meraba batu besar itu, namun dia tetap saja tidak menemukan adanya tanda-tanda, untuk bisa masuk kedalam gua tersebut.


Lemon hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya, dia melihat keseluruhan diatas batu itu, namun di sedikit mengernyit ketika ada Sumber Air yang berasal dari dalam Gua, namun karena malam Lemon tidak bisa melihatnya dengan jelas.


Sehingga Lemon memutuskan untuk istirahat ditempat itu, untuk dia bisa memastikan keadaan Gua tersebut.

__ADS_1


Keesokan harinya, Mata Lemon perlahan terbuka, karena terkena pancaran sinar matahari. Lemon perlahan duduk dari tempatnya, kemudian dia meregangkan seluruh otot-otot kurusnya.


Lemon tiba-tiba teringat dengan Sumber Air semalam, yang membuat dia sangat penasaran.


Lemon berjalan perlahan kesamping Gubuk, dia berjalan kearah Mata Air yang berasal dari dalam Gua itu, Lemon tiba-tiba mendengar kebisingan yang samar-sama, kemudian dia meletakan telinganya kearah Gua tersebut.


Wajah Lemon sedikit mengernyit, ketika dia mendengar suara-suara samar dari dalam Gua itu, sepertinya suara-suara itu adalah orang-orang, yang lagi sedang melakukan kegiatan bekerja.


Lemon berjalan kemata Air itu, kemudian dia membasuh wajahnya yang baru bangun dari tidur.


Setelah membasuh wajahnya, tiba-tiba Lemon merasakan Kekuatan Energi yang sangat besar, Air itu dipenuhi dengan kekuatan Energi Spiritual.


Lemon kemudian meminum Air itu, yang membuat dia dalam sekejab gemetar hebat, sepertinya dia akan menerobos, tapi tidak! Energi Qi Esensialnya disempurnakan oleh Air Ajaib ini, Lemon berkeringat dingin, sampai-sampai bajunya menjadi basah kuyup.


Lemon duduk bersilah diatas tanah, kemudian 2 jam kemudian dia membuka matanya, namun dia merasa herana karena dia merasakan tubuhnya terasa ringan, dan kekuatannya sepertinya sudah diisi kembali.


Tanpa sadar Lemon melihat Batu besar itu, Lemon merasa terkejut ketika dia melihat Pola Formasi, yang terpampang didepan Gua tersebut.


Hal itu terjadi karena Lemon barusan meminum, Air Ajaib yang berasal dari dalam Gua, sehingga kekuatan Alami dari Gua tersebut, menyatu secara alami didalam diri Lemon.


Kemudian Lemon perlahan-lahan berjalan didepan Gua tersebut, Lemon berdiri persis seperti yang dilakukan oleh kedua orang semalam, Kemudian dia melambaikan tangannya.


Wajah Lemon sangat tercengang, ketika dia melihat batu besar itu bergerak memutar, sehingga menciptakan Lubang yang menyerupai pintu besar.


Lemon tidak berkata apa-apa, ketika Sinar Cahaya menyinarinya, yang keluar dari dalam Gua tersebut.


"Apakah ini yang disebut Surga? Ataukah Pintu Menuju Dunia Lain?" Lemon terus membantin dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2