Pernikahan Balas Dendam

Pernikahan Balas Dendam
Misi Pertama


__ADS_3

Tara Zeldan menutup laptopnya perlahan. Ia kembali mengingat kejadian di bandara LA kemarin. Jalan takdir memang sungguh aneh, Tara sudah mencari gadis itu sejak lama, tapi tiba-tiba ia bertemu gadis itu dalam kondisi tak terduga.


Sudah 4 tahun Tara mencari gadis itu untuk meminta pertanggung jawaban atas apa yang menimpa kakaknya. Pikirannya kembali melayang ke kejadian waktu itu.


Kala itu Tara masih duduk di bangku kuliah semester akhir. Ia kuliah di Inggris untuk mengambil manajemen bisnis. Suatu ketika ibunya menelpon agar segera pulang ke Indonesia, karena kakaknya jatuh dari rooftop bangunan rumahnya. Tara sangat terkejut mendengarkan kabar itu, akhirnya ia pulang ke rumahnya dalam penerbangan tercepat.


Sesampainya di rumah, Tara terkejut melihat kakaknya penuh dengan perban dan selang, dokter menyatakan ia telah koma.


"Den, ini kami temukan tak jauh dari tempat jatuhnya Den Chandra. Saya tidak berani memberikannya pada tuan dan nyonya, takut mereka semakin terkejut. " Ucap pelayan itu sambil memberikan secarik kertas pada Tara.


Tara mengambil kertas itu, ternyata itu adalah sebuah foto gadis muda, dalam foto itu sepertinya si gadis tak sadar sedang di foto. Ia mengenakan baju sangat sexy, rambutnya terurai dan make up yang cukup tebal, menurutnya. Tara membalikkan foto itu, di belakangnya tertulis 'Sena, I Love You'.


Tara langsung menyimpulkan sesuatu dalam benaknya, ia kembali melihat gambar gadis itu lama, ia butuh menyerap foto gadis itu dalam ingatannya. Setelah itu Tara ******* foto itu, dan melemparkannya ke sembarang arah.


Chandra Zeldan telah koma selama 4 tahun lamanya, dan selama itu pula Tara membenci Sena, gadis yang tak pernah ia kenali, bahkan bertemu satu kalipun belum. Tapi Tara sudah sangat yakin, bahwa Sena lah yang harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Chandra. Tara harus menemukannya dan membalaskan dendamnya.

__ADS_1


Tara sudah mencari Sena di Indonesia selama 4 tahun. Tara juga sudah menyelidiki Sena, dia mendapatkan informasi bahwa Sena adalah gadis yang suka mempermainkan laki-laki karena kecantikannya. Ia sering bergonta-ganti laki-laki, ia juga bisa dengan mudah memutuskan laki-laki jika memang sudah tak ingin berhubungan dengan mereka. Tapi sayangnya, Sena tak pernah bisa ditemukan, ia seperti ditelan bumi. Latarbelakang keluarganya pun tar pernah bisa ia ketahui. Entah bagaimana, padahal ia memiliki banyak mata dan cara, tapi sepertinya tidak berlaku bagi Sena.


Tok Tok Tok


"Selamat siang Tuan, saya sudah menemukan sesuatu mengenai gadis yang anda suruh saya untuk mengikutinya kemarin." kalimatnya terjeda menunggu respon dari orang yang ia ajak bicara. Setelah memberikan respon, ia kembali melanjutkan pembicaraannya.


"Gadis itu pergi ke rumah Tuan Sanjaya, pemilik Hutama Group. Sudah bisa dipastikan bahwa dia adalah anak dari Tuan Sanjaya. Namanya Sena Zafiera. "


Tara tersenyum dengan informasi yang baru saja masuk dapatkan, 'Sanjaya' ucapnya dalam hati. Seorang pengusaha yang senang mabuk dan berjudi. Tuhan memang adil, kita akan segera bertemu Sena Zafiera. ucapnya dalam hati. Senyuman Masih terus bertengger di bibirnya.


"Baik Tuan, jika tidak ada yang lain, saya undur diri." pamitnya pada bosnya itu.


***


Tara melangkahkan kakinya masuk ke sebuah gedung mewah, disanalah tempat bos-bos kaya menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Tempat yang penuh dengan lampu kelap kelip dengan warna yang sangat menusuk mata. Tentu saja Tara sangat merasa terganggu dengan itu, jujur saja tempat ini bukan lah tempat yang senang ia kunjungi. Bau alkohol, para wanita yang menjijikan, juga para manusia bodoh yang diperbudak hawa nafsu mereka.

__ADS_1


"Sebelah sini Tuan." ucap Krisan pada Tara, menunjukkan tangga ke lantai atas.


Lantai itu berbeda dari lantai bawah yang penuh hingar bingar. Lantai ini jauh lebih sepi, tentu saja karena lantai ini bukan club, tapi ini merupakan lantai Kasino.


Tara segera diarahkan menuju sebuah ruangan oleh Krisan. Didalamnya terdapat beberapa orang yang sedang mengadu nasibnya di meja judi.


"Selamat datang Tuan Tara !" ucap Seseorang yang mengenalnya dengan lantang. Semua orang tahu siapa Tara Zeldan, pengusaha muda yang begitu terkenal akhir-akhir ini karena mampu melakukan pencapaian bisnis sampai puncak dengan usianya yang masih tergolong muda.


Tara tersenyum, menerima sambutan itu. Kemudian ia menghampiri mereka dan duduk bergabung di meja perjudian.


Bukanlah Tara Zeldan namanya jika ia tak bisa menyelesaikan misi. Terbukti dengan Sanjaya yang kini telah kehilangan segalanya karena keserakahannya.


Tara Zeldan melangkah pergi dan menyerahkan sisa misinya pada Krisan, sekertarisnya.


__ADS_1



__ADS_2