Satu Cinta Dua Keyakinan

Satu Cinta Dua Keyakinan
Standing Applause


__ADS_3

...Hai... aku cuman mengingatkan setelah membaca sempatkan like dan komen ya, kasih rating bintang juga untuk karya ini....


...🌸Selamat membaca🌸...


Drrrtttt.... drrrtttt... Ponsel Anna bergetar di saku celana nya lekas ia meraihnya lalu membuka layar ponsel yang terkunci.


Anna tersenyum saat melihat siapa yang telah mengiriminya pesan. Senyumnya merekah saat ia membuka layar lalu membaca pesan yang di terimanya.


[Assalamualaikum ... Selamat pagi, semoga sidang hari ini lancar di mudahkan segalanya. Semangat 💪💪😊]


Pesan singkat yang di dapatnya dari Abbas mampu membuat suasana hati Anna sumringah seperti mendapat energi baru. Perasaan gugup nya menghilang dalam sekejap. Senyum nya masih menghiasi wajah cantiknya Sampai Maira yang melihatnya saat duduk tak jauh dari nya berdiri menatap heran dengan tingkah Anna.


"Nomer peserta 190289 atas nama Priscilia Annette harap bersiap untuk persentasi berikutnya"


Suara pengumuman dari dalam ruangan terdengar jelas. Nama lengkap Anna di sebut dalam pengeras suara itu tapi si pemilik nama masih tersenyum dengan lamunan nya, seperti sedang mengetik sesuatu tapi tak kunjung selesai.


"An ... " Maira menghampiri Anna, lalu menepuk pundaknya pelan membuatnya terhenti mengetik di ponselnya.


"Itu, namamu sudah di panggil loh, untuk persiapan. malah senyum-senyum sendiri." tegur Maira.


"Benarkah?" Anna tersenyum kaku dengan menunjukkan deretan gigi putihnya. " Aku enggak fokus, Mai. Sorry. sebentar Aku balas pesan dulu."


[Waalaikumsalam, Aamiin. Aku masuk dulu ya, mau persentasi, nanti aku kabarin hasilnya ya, Bang. oh iya, Terima kasih juga Bang semangatnya.🤗]


Anna langsung menutup Aplikasi pesannya.


Ia bersiap untuk persentasi materi yang sudah ia teliti dari jauh hari untuk skripsi nya ini.Ia merapihkan penampilan dan menyisir rambutnya dengan jari tangannya.


"Udah rapih 'kan? tanyanya pada Maira.


"Rapih, cantik lagi. Semangat, Anna ... kamu pasti bisa!" Maira mengepalkan tangan kanannya ke udara, memberikan semangat untuk Anna.


Anna meletakan kedua telapak tangan di dada menarik nafas lalu membuangnya perlahan menghilangkan rasa gugup yang dirasanya lalu menoleh ke arah Maira membalas seruan semangat darinya dengan mengepalkan tangan juga.


Setelah Satu mahasiswa keluar dari ruangan, sekarang giliran Anna untuk memasuki ruangan. Dengan langkah pelan Anna memasuk kedalam ruangan. tiga dosen sudah menunggunya untuk persentasi.


Anna berdiri di tengah, di hadapan semua dosen penguji. Ia menarik nafas pelan. mencoba menghilangkan rasa gugup yang kembali datang.


"Silahkan perkenalkan nama, jurusan dan inti dari Skripsi yang akan kamu sampaikan di sini." ucap salah seorang dosen penguji.

__ADS_1


"Terima kasih untuk ibu penguji yang memberikan kesempatan kepada saya untuk memperkenalkan diri"


"Assalamualaikum Wr.Wb. " Anna mengucap salam, pandangannya di tuju kepada Bapak Moh Salim dan Ibu Nuraini seraya menunduk sopan karena Anna tahu keyakinan kedua dosen penguji itu.


"Wa'alaikumsalam Wr.Wb." jawab Bapak Moh Salim dan Bu Nuraini pelan.


"Salam sejahtera untuk kita semua." Anna beralih pandangan ke arah Ibu Feronika kemudian sedikit menunduk sopan juga.


"Puji syukur atas nikmat sang pencipta yang berlimpah sehingga kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat di sini."


"Selamat pagi menjelang siang. Yang terhormat kepada para dosen penguji dan Bapak Solihudin Wahid yang tak tampak kehadirannya, terima kasih karena sudah menjadi dosen pembimbing saya selama menyusun skripsi yang akan saya sampaikan saat ini.


Perlahan rasa gugup itu menghilang berganti dengan rasa percaya diri. Anna semangat untuk mempresentasikan skripsinya.


"Saya Pricilia Annette dari Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi akan mempresentasikan skripsi di hadapan para dosen penguji.


"Selama dua puluh menit ke depan saya akan menjelaskan secara ringkas dan terperinci perihal proposal yang saya buat di hadapan para dosen penguji."


Para dosen dengan hikmat dan cermat menanggapi Anna yang lancar dan Pasih dalam berbicara di depan mereka. Masing-masing dosen penguji mendapat satu proposal di hadapannya. Mereka membuka lembaran demi lembaran catatan yang Anna buat untuk di sesuaikan dengan persentasi yang dia sampaikan.


"Karena waktu terus berjalan saya akan mulai dengan presentasi nya. Pertama saya akan menjelaskan perihal bantuan untuk bisnis menengah kebawah."


"Banyak pelaku usaha menengah kebawah membutuhkan suntikan bantuan untuk usahanya. hari Sabtu, tanggal ... bulan ... tahun ..., saya meneliti dari beberapa pelaku usaha yang saya datangi, mereka mengeluh perihal usaha yang mereka jalani saat ini. harga dari kebutuhan pokok semakin meningkat, dengan dana yang di pakai untuk modal dan kebutuhan sehari-hari, sangatlah sulit untuk mereka."


"Bantuan dana dari pemerintah berupa Pinjaman dari Bank, memang membantu menambah modal untuk para pelaku usaha, tetapi mereka mengeluh akan bunga yang harus di bayarkan itu terlalu besar menurut mereka"


"Setelah saya teliti dan rinci sesuai kenyataan Yang ada di lapangan. seharusnya bunga yang di berikan kepada pelaku usaha tak lebih dari enam persen di sesuaikan dengan jumlah pinjaman mereka."


Anna menjelaskan dengan gestur tubuh yang begitu memukau dan meyakinkan seakan sudah berpengalaman dalam hal persentasi. Para dosen penguji saling berbisik memberikan kekaguman terhadap presentasi Anna.


"Di dalam proposal yang saya laporkan di hadapan para dosen penguji, saya sudah lampirkan beberapa penelitian perihal siklus pendapatan keuangan dari pemasukan modal dan laba yang di dapat para pelaku usaha. Mohon maaf saya tidak bisa menjabarkan nya disini karena akan memakan banyak waktu untuk itu. sebab itu saya lampirkan di masing-masing proposalnya agar para dosen penguji bisa melihat secara rinci penjelasan saya di sana.


"Laba yang di dapat oleh pelaku usaha tak bisa menutupi suku bunga dari pinjaman Bank. Rasanya terlalu berlebih memberikan suku bunga itu terhadap mereka. Seharusnya suku bunga yang harus di bayarkan pelaku usaha minimal kurang dari lima persen. Baru bisa membantu mereka dalam mengelola keuangan."


Bu Nuraini mengacungkan tangan nya ijin bertanya kepada Anna." Menurut kamu apa yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha agar catatan keuangan masuk dan keluar serta laba bisa terurus dengan baik dan rapi." tanya Bu Nuraini kepada Lura.


"Terima kasih atas pertanyaan Bu Nuraini. Menurut saya sekarang ini banyak aplikasi untuk para pelaku usaha saat ini. salah satunya adalah Akuntansi UKM keuangan. Aplikasi ini sangat berguna untuk mereka pengusaha menengah ke bawah untuk mengatur catatan keuangan tokonya. di Aplikasi ini mereka bisa memasukan hitungan modal, catatan hutang piutang dan catatan keluar serta laba yang di dapat." tutur Anna jelas kepada para dosen penguji.


Bu Nuraini mengangguk setuju akan penjelasan Anna.

__ADS_1


"Inti penelitian saya selanjutnya adalah Para pemberi pinjaman yang ditunjuk pemerintah kita harus ada pengawasan ketat agar bantuan dengan sedikit suku bunga bisa tersalurkan dengan bijak. kerelaan seseorang pun harus di turunkan agar bisa mengajarkan pembukuan dan pengembangan usaha baik secara online ataupun manual. karena sekarang ini sudah jaman digital. semua pembayaran apapun bisa dilakukan hanya dengan ponsel."


Itu sangat berguna dan bermanfaat bagi mereka yang merupakan kalangan menengah ke bawah yang paling banyak mendominasi di negara kita ini.


"Demikianlah beberapa hal yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Dengan ini presentasi skripsi saya akhiri. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam penyusunan proposal ini. Terima kasih juga saya ucapkan kepada para dosen penguji, mohon maaf jika dalam penjelasan ada kata atau tingkah saya yang kurang berkenan.


"Wassalamu'alaikum Wr.Wb. salam sejahtera untuk kita semua. Selamat siang. Terima kasih." Anna menangkupkan kedua tangannya di depan dada seraya sedikit membungkuk sopan.


Saat Anna kembali berdiri tegap. apresiasi dari ketiga dosen pembimbing membuatnya terkejut.


Para dosen penguji memberikan Standing Applause kepada Anna karena persentasi yang begitu ringkas namun jelas. dari proposal yang di buatnya pun tercatat secara rinci kegiatan dan rincian jumlah pengeluaran dan pendapatan para pelaku UMKM ( Usaha Mikro Kecil dan Menengah ).


Itu sangat berguna dan bermanfaat bagi mereka yang merupakan kalangan menengah ke bawah yang paling banyak mendominasi di negara kita ini.


Para penguji kembali Duduk. salah satu dari Mereka membuka suara.


"Terima kasih untuk Pricilia Annette atas persentasi yang kamu sampaikan tadi. Saya sampai terkejut dengan pembahasan ini. Apalagi saat kamu menjelaskan dengan rinci kondisi dan tahap-tahap pengusaha kecil yang banyak mendominasi di daerah kita ini. sungguh luar biasa. Semoga sidang akhir ini menjadi jalan atas kesuksesanmu," ucap Bapak Moh Salim kepada Anna seraya bertepuk tangan kembali di ikuti dosen yang lain.


Anna membungkuk memberi hormat kepada para dosen penguji lalu pamit untuk keluar dari ruangan setelah mendengar Bu Nuraini berbicara mengumumkan mahasiswa selanjutnya yang akan masuk.


Saat keluar dari ruangan penguji. Maira, Dita dan Nia sudah menunggunya di luar ruangan.


Anna yang merasa lega sudah menyelesaikan persentasinya dengan baik. Saking senangnya Anna langsung menghampiri dan memeluk Maira.


"Selamat ya, An. sudah melewati tahap akhir ujian." sambut Maira menyambut pelukan Anna.


"Terimakasih, Mai ..., Aku senang sekali, bisa melewatinya dengan baik" balas Anna melepas pelukannya dengan Maira.


Beralih kepada Nia dan Dita yang juga bergantian memeluknya. "Selamat juga buat kalian, Akhirnya kita lulus juga." Anna bergantian memeluk Nia dan Dita.


Lantai dua dan tiga Fakultas ekonomi itu terlihat ramai oleh suka cita. Beberapa Mahasiswa/i yang sudah selesai mempresentasikan skripsinya. Mereka merasa senang dan bersyukur telah melewati ujian akhir mereka.


.


.


.


ikuti kisah selanjutnya.

__ADS_1


jangan lupa like, komen dan vote atau hadiah untuk Author.


__ADS_2