
Retakan halus muncul dari bantal tinju Cenagon, merambat dengan cepat hingga ke pergelangan tangannya.
Kerusakan pukulan Isander sangat kuat, bahkan Cenagon sama sekali tidak berekspektasi sebesar itu.
Melihat kerusakan yang dihasilkan dari tinju Isander, Cenagon tertegun diam tanpa berbicara sedikit pun.
Luka retakan halus yang melebar ke seluruh kepalan tangannya perlahan pulih dalam beberapa detik.
Setelah itu, Isander melihat tangannya dengan tatapan yang tercengang dan wajah yang terheran.
Kekuatannya sekarang jauh-jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Ini baru kekuatan mentah dari fisiknya tanpa ada tambahan kekuatan yang lain seperti bentuk Baryon Cenagon.
Jika kekuatan pukulannya ditambahkan dengan armor dari Cenagon, mungkin itu akan menambah kerusakan lagi karena Armor Baryon Cenagon menambah kekuatan fisik hampir 2 kali lipat dan ketahanan tubuh yang ditingkatkan dari ketahanan tubuh normal.
"Hebat, sangat hebat!"
Cenagon tersenyum lebar dengan suara yang bahagia.
Tinju yang Isander berikan membuat tubuhnya sedikit rusak dengan retakan yang banyak hingga menyebar ke seluruh kepalan tangan kanan Cenagon.
Bisa dikatakan peningkatan kekuatan Isander sangat signifikan alias drastis.
Isander ikut tersenyum dan cukup puas dengan hasil peningkatan kekuatannya sekarang.
Asumsi yang dipercayai Isander adalah bahwa peningkatannya berasal dari Magnetar Body, atau Star Absorb.
Menyerap cahaya matahari membuat Isander bertambah kuat setiap detiknya. Hanya dua hari Isander punya kekuatan fisik 500 ribu poin.
Padahal, peningkatan sebelumya sangat-sangat lambat. Dengan adanya Star Absorb, Isander mudah untuk memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.
"Bagaimana dengan kekuatan tinjuku, Cenagon?" Isander bertanya tentang hasil kekuatan dari tinjunya.
Cenagon mengangguk kejam tanpa berpikir dan menjawab, "Tinju kamu sangat kuat, kekuatan fisikku tidak bisa menahan kerusakan seluruhnya dari kekuatanmu."
"Jadi, tinjuku bisa membunuh monster S atau tidak?"
Pertanyaan dari Isander tidak bisa langsung dijawab oleh Cenagon karena butuh perkiraan yang akurat, paling tidak mendekati.
"Mungkin monster S bisa kamu kalahkan dengan satu tinju kamu, tetapi seluruh kekuatan harus kamu kerahkan." Cenagon memandang Isander di bawah. "Mungkin juga, butuh banyak pukulan untuk mengalahkan monster S yang bentuknya seperti ikan."
Monster yang Cenagon maksud dapat dengan mudah diketahui Isander.
"Whale Gozer butuh banyak pukulan untuk membunuhnya?" Isander bertanya untuk memastikan ucapan Cenagon.
__ADS_1
"Benar, monster itu memang punya ketahanan tubuh yang jauh lebih kuat, tetapi aku bisa melihat kelemahannya. Monster itu akan hancur jika kamu menenggelamkannya ke laut," ungkap Cenagon yang memiliki sebuah informasi.
Informasi yang diberikan Cenagon membuat Isander terkejut.
Menatap Cenagon yang besar dengan pandangan penuh ingin tahu.
"Mengapa bisa seperti itu? Bagaimana kamu tahu?"
"Monster sebesar itu jika kamu tenggelamkan hingga beberapa kilometer akan membuat tubuhnya meledak karena tekanan hidrostatis laut. Dengan tubuh keras, tekanan yang didapatkan di laut dalam akan ratusan kali lipat, monster S itu tidak bisa menahan tekanan ratusan kali di dalam laut."
Jawaban dari Cenagon membuat Isander berwajah masam, dia juga tahu dengan itu.
Hal yang menjadi masalah adalah tentang bagaimana caranya membawa monster sebesar itu ke dalam laut yang lebih dalam, dan mengingat Whale Gozer juga hewan laut yang bisa berenang.
Percuma saja jika dia membawa monster itu ke laut. Hal itu malah membuat Isander kalah karena dirugikan oleh faktor medan pertempuran.
Cenagon menggaruk kepalanya dengan kikuk.
"Pada kesimpulannya, aku bisa membunuh monster S lain hanya dengan satu pukulan, kecuali Monster Whale Gozer, bukan?" kata Isander kepada Cenagon.
Tanggapan Cenagon adalah anggukan. Apa yang ditangkap oleh Isander adalah benar dan sesuai dengan apa yang ia maksud.
"Terima kasih, Cenagon." Isander memberikan fist bump dengan Cenagon dan berbalik menuju ke tengah ruangan. "Aku ingin melatih kemampuanku yang baru."
"Kemampuan apa itu?"
Berdiri di tengah lahan yang luas di dalam ruangan Cenagon, tangan kanan Isander diangkat ke atas menunjuk ke langit ruangan, kemudian sebuah berlian kecil tercipta.
Dalam sekejap, berlian kecil itu bertambah sangat besar dan terus berkembang seiring detik berlalu.
Akhirnya, di detik 20 proses berlian membesar, ukuran berlian yang membentuk sebuah pedang mencapai 200 meter tinggi dilihat secara vertikal.
Ukuran berlian yang berwarna-warni ini mengalahkan besarnya Cenagon dalam bentuk biasanya. Wajah Cenagon terpana sesaat dan dia mengangguk mengakui kekuatan baru Isander.
"Aku membunuh monster Whale Gozer dengan pedang berlian ini dan pedang logam, kemudian dilapisi energi darimu."
"Bukankah itu terlalu berlebihan?" ucap Cenagon yang terheran pada Isander. "Tanpa Cenergi, kamu bisa membunuh Monster Whale Gozer dengan kedua pedang tersebut."
Mengetahui tentang ini, Isander tersenyum kecut. Ternyata dia sudah menghabiskan banyak energi dengan sia-sia.
Kalau tahu begitu, kekuatan Cenergi tidak akan Isander gunakan untuk melapisi kedua pedangnya yang sangat besar itu.
Setelah membuat pedang raksasa, sebuah senjata dibentuk lagi oleh Isander dari pedang raksasa tersebut.
Senjata yang Isander buat adalah ratusan tombak berlian berukuran lebih dari 3 meter pada setiap tombaknya.
__ADS_1
Tidak sampai di situ latihannya, beberapa senjata Isander buat dari yang terbesar hingga terkecil.
Pada akhirnya, Isander menemukan bentuk senjata yang disuka terbuat dari elemen berlian atau kristal ini.
Tombak Pegasus, namanya adalah Tombak Pegasus karena bentuknya seperti Pegasus.
Terdapat sayap tertutup di badan tombak dengan kepala kuda yang ada di pangkal bilah.
Bentuknya tidak terlihat jelas karena warnanya berwarna ini.
Anehnya, di ruangan ini tidak memantulkan cahaya dengan baik.
Mau seterang apa pun api yang tinggal di sini, cahayanya tidak akan bisa menerangi seluruh ruangan seolah kegelapan di ruangan ini melawan cahaya.
Tombak Pegasus ini masih belum sempurna, rencana muncul di kepala Isander untuk menyempurnakan senjatanya ini.
Metal Control dikerahkan lalu digabungkan oleh Isander dengan Crystal Control secara hati-hati.
Berikutnya, sebuah tombak dengan bagian dalamnya memiliki material logam padat dilapisi dengan kristal yang kuat, kemudian diselimuti lagi dengan logam dan seterusnya.
Ada 10 lapisan yang membentuk tombak ini hingga akhirnya panjang tombak ini berkisar 2,5 meter.
Bentuknya tidak lagi seperti Tombak Pegasus sebelumnya, lebih mirip dengan trisula dengan bilah bercabang dua.
Namun, Isander menyebutnya Tombak Pegasus karena dua bilah yang bercabang tersebut memiliki bentuk seperti sayap Pegasus, dan sebuah logo kepala Pegasus terbentuk di ujung bawah tombak.
Seluruh tubuh tombak memiliki ukuran bulu dan ekor kuda yang keren.
Isander menyukai senjatanya ini.
Selain bisa dihilangkan, Isander juga bisa membentuk Tombak Pegasus dengan gabungan dengan kemampuannya dengan cepat. Butuh 5 detik untuk membuatnya.
Pola untuk pembuatannya sudah Isander ingat dengan jelas.
Whoosh!
Tombak Pegasus ini sangat tajam dan mudah untuk membelah tembok Cenergi yang tebal.
Latihan terus dilakukan hingga pagi hari datang.
Begitu Isander membuka matanya, sosok cantik Aqila terlihat sedang duduk bersandar di atas pangkuannya.
Aqila memegang tangan Isander yang diletakkan di atas paha sambil tertidur pulas.
Wajah cantik ini membuat Isander tidak tahan untuk tidak mencium.
__ADS_1
Sebuah ciuman mendarat di pipi Aqila dan kedua mata cantiknya terbuka.
"Selamat pagi, Aqila."