
Ketiganya mengangguk dengan cepat, dengan wajah yang penuh kesenangan.
Mereka bertiga tahu bahwa bergabung dengan Isander akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan Agtanya ke level yang lebih tinggi.
Tidak perlu contoh yang jauh, Aqila sendiri sebagai rekan timnya saja memiliki kemampuan tambahan berupa petir, kekuatan Agtanya pun meningkat drastis ke level Agter King.
Dengan jawaban mereka yang serius dan penuh keyakinan yang bulat, Isander memutuskan untuk memasukkan mereka ke dalam timnya.
[Ding! Berhasil menerima Kei! Selamat Anda mendapatkan 3 kartu kemampuan satu level dan memberikan semua anggota 1 kartu peningkatan level Agter!]
[Ding! Berhasil menerima Sadam! Selamat Anda mendapatkan 100 juta ton makanan dan memberikan 3 kartu kebangkitan Agta Elemen untuk anggota!]
[Ding! Berhasil menerima Hendra! Selamat Anda mendapatkan 2 kartu fusion kemampuan dan memberikan semua anggota 1 kartu evolusi kemampuan!]
Melihat hadiah yang diberikan setelah merekrut ketiga pria ini, senyuman tercipta di ujung bibir Isander. Hadiah dari mereka sangat bagus.
Dengan lambaian tangan, enam buah kartu muncul di kedua tangan Isander, masing-masing 3 kartu yang berbeda warna.
Kei, Sadam, dan Hendra diberi 2 kartu yang berbeda pada masing-masing mereka, 1 kartu silver dan 1 kartu perak.
Melihat mereka yang bingung dengan kartu yang diberikan, Isander segera memberi tahu tentang apa kegunaan dari kedua kartu tersebut.
"Kartu berwarna perak adalah kartu yang akan meningkatkan kekuatan Agta kamu, dan kartu berwarna emas adalah kartu yang akan membuat kemampuan Agta kamu melakukan evolusi," jelas Isander dengan perkara yang singkat dan mudah dimengerti. "Aku sarankan kalian menggunakan kartu emas, dilanjutkan dengan kartu perak. Cara menggunakannya adalah menempelkan kartu tersebut ke dagu atau kulit bagian mana pun di tubuh kalian. Cepat, mereka sudah menunggu kita."
Mereka bertiga mengangguk cepat, kemudian mereka semua menempelkan kartu emas di dahi dan tangan dengan cepat.
Dalam sekejap, mereka semua diselimuti oleh cahaya yang berwarna berbeda satu sama lain.
Cahaya merah mengelilingi tubuh Kei, kekuatan Agtanya benar-benar bocor dan melindungi Kei.
Sementara itu, Sadam dibungkus oleh cahaya hitam keabu-abuan. Sebuah warna yang seiras dengan perubahan kekuatan Agtanya yang menjadi seekor gorila raksasa.
Hendra juga diselubungi cahaya hijau yang berbeda, sama dengan warna ketika Hendra menggunakan kekuatan Agtanya pada teman-teman.
Kurang dari 2 menit berlalu, ketiga pria tersebut yang duduk bersila segera bangkit dengan sosok yang mengalami perubahan yang mendalam.
Di tangan Kei saat ini, siwar yang dibanggakannya telah berubah menjadi siwar yang dilapisi oleh magma kuning.
Kei bisa memanipulasi magma bagaikan memanipulasi air. Itu dapat melelehkan dan membakar musuh.
__ADS_1
"Keren!"
Mata Kei menyala dengan tatapan yang terpesona. Ternyata dia bisa mengubah senjatanya menjadi pedang panjang.
Ada dua perubahan bentuk senjata Kei. Hal yang baik bagi semua orang.
Sosok Sadam kini telah menjadi Gorila yang punya ukuran tubuh seperti seorang manusia. Namun, penampilan gorila Sadam sangat berbeda, di mana mode gorila Sadam menunjukkan sebuah gorila yang punya bulu perak layaknya terbuat dari besi.
Sayangnya, itu kurang tepat, seluruh tubuh Sadam dilapisi oleh Baja.
"Baja yang kuat. Tidak hanya tinju yang dibungkus besi, sekarang seluruh tubuhku dilapisi baja kuat!" gumam Sadam dengan tatapan yang terpukau.
Hal yang paling luat biasa adalah Hendra.
Kemampuan Agta Hendra berevolusi menjadi kemampuan terbaik yang dimiliki seorang suporter.
Cahaya hijau Hendra tidak lagi meningkatkan 2 kali lipat kemampuan sekutu, melainkan menjadi 3 kali lipat dengan efek penyembuhan ringan.
Penyembuhan ringan ini bisa memulihkan kondisi Agter yang terluka dengan luka yang tidak berat, seperti tergores, terpotong jarinya, organ sedikit bergeser, dan lainnya. Stamina juga sedikit dipulihkan.
Sungguh kemampuan yang bagus dan hebat, ditambah lagi dengan konsumsi untuk menggunakan kemampuannya tidak begitu banyak. Durasi meningkatkan kemampuan kepada teman-teman menjadi bertambah, lebih dari 5 menit lamanya.
Namun, mereka tidak boleh terlalu senang karena kebahagiaan tidak sampai di sini.
Ada kebahagiaan lain yang menunggu.
Kartu berwarna perak ditempelkan di tubuh mereka, dan semburan energi besar meletus kuat dari sekujur tubuh ketiganya.
Isander bisa merasakan kekuatan Agta mereka makin bertambah dengan pesat.
Melihat mereka bertiga berdiri diam dibungkus oleh angin kuat, Isander memiliki sebuah ide untuk menjaga mereka semua sementara dengan menggunakan benteng es dan lainnya.
Ada kartu yang yang harus Isander berikan kepada semua anggota timnya, sangat berguna di kondisi seperti ini.
Dengan begitu, sebuah benteng kecil kotak terbuat dari kristal dan es dingin mengelilingi ketiganya.
Selepas itu, sosok Isander pergi menuju ke tempat timnya berada.
Isander diam-diam membagikan kepada seluruh anggota timnya tanpa disadari oleh keempat anggota Garuda Comity yang biasa.
__ADS_1
Dalam sekejap, mereka semua mendapatkan evolusi kemampuan dan peningkatan kekuatan.
Sebelum pergi lagi, Isander menghancurkan semua monster dengan Kemampuan Wood and Plant Control dari jarak jauh untuk menjebak mereka dan membuat mereka diam di tempat.
Isander tidak membiarkan mereka hidup, beberapa bongkahan tanah keras berbentuk duri mencuat dan menebus tubuh mereka hingga terkoyak hidup-hidup.
Tindakannya berguna membuat banyak peluang waktu supaya mereka bisa melakukan evolusi dan peningkatan kekuatan di kondisi yang darurat ini.
Kemampuan Isander terus keluar untuk menahan penyerbuan monster yang memusatkan serangan pada timnya.
Tidak butuh usaha yang banyak, Isander hanya perlu berdiri dan memejamkan matanya, di tangannya ada Meisya yang sibuk menonton film di layar jam tangan. Kemampuan Isander aktif dengan memfokuskan pikirannya.
Dengan begitu, tim Isander semuanya berhasil melakukan peningkatan seluruh kekuatannya.
Aqila dan Goron telah berhasil naik ke level Agter Emperor One Star. Keduanya paking kuat di antara semua anggota tim Isander.
Namun, peringkat Agter Isander jauh lebih tinggi dari mereka berdua. Dia sangat hebat sekarang.
Sementara itu, Kei, Giya, Nina, Reza, dan Kila berhasil ke level Agter King Two Star. Kekuatan mereka sudah meningkat jauh.
Terakhir ada Hendra, Sadam, Reren, dan Helen, keempatnya sudah masuk ke Agter King, tetapi One Star. Hany bintang satu dan itu terlemah.
Dengan kekuatan mereka yang meningkat drastis, mereka semua semua bersemangat untuk melawan monster dari sosok Agter yang terinfeksi dari minuman berbahaya.
Mereka semua juga penasaran ingin menguji kemampuan Agta yang berevolusi, terasa seperti mereka telah memiliki kemampuan Agta baru.
Isander melihat mereka semua datang ke tempat dirinya berdiri sekarang.
Menganggukkan kepalanya karena kekuatan Agta mereka naik drastis dari sebelumnya.
Sebagai ketua tim, Isander sangat puas dengan perubahan besar mereka.
Di sisi lain, keempat Garuda Comity bingung dengan apa yang telah terjadi. Mereka merasa semua orang menjadi kuat.
"Aku akan memantau kalian dari jauh. Aku menunggu aksi epik dari kalian semuanya! Kalian pasti bisa!"
Setelah mengatakan itu, Isander pergi dan meninggalkan tempat di mana mereka semua berdiri.
"Yosh! Ayo kita melawan monster bersama, semuanya!"
__ADS_1