
Sejak kecil aku kurang pandai bergaul apalagi setelah menikah. Aku terbilang jarang berkumpul dengan teman-teman bahkan tidak sama sekali. Lebih banyak berdiam di rumah mengurus toko dan anak.
Lebih suka buku, video motivasi daripada berkumpul dengan teman-teman keluar rumah. Bahkan untuk saat ini pun setelah akhirnya aku sendiri, aku masih nyaman di rumah, di toko, fokus usaha. Karena mungkin sudah terbiasa. Tapi sekarang aku merasa bebas dan bahagia, tak ada lagi beban yang ada dalam fikiran ku, jalani kehidupan dengan tenang mengalir seperti air.
Tidak terlalu banyak berekspektasi, serahkan semuanya pada tuhan. Apapun yang terjadi semuanya adalah kehendak tuhan dan itu pasti sesuatu hal yang terbaik untuk hidupku.
Terima kasih untuk mentor-mentor terbaik yang telah aku temui dalam hidupku, menjadi kan motivasinya sebagai penyemangat ku untuk tetap berdiri tegak seperti layaknya batu karang dilautan.
Terkadang kita harus belajar dari batu karang. Ia terus bertahan kuat, tegar walaupun diterpa oleh ombak. Mungkin di pagi hari ia merasa sangat beruntung karena matahari menyambutnya dengan senyuman dan kehangatan.
Ia juga bahagia karena air sudah surut dari pandangannya. Tetapi ketika malam tiba ia terus dihempaskan oleh ombak terombang ambing di pesisir pantai, namun ia tetap tegar. Batu karang tetap menikmati apa yang terjadi di sepanjang hidupnya dan ia tetap menjadi dirinya sendiri.
Karena hidup bukan hanya tentang kebahagiaan tapi juga tentang kesedihan. Keduanya akan menjadi satu kesatuan yang utuh.
Terima kasih untuk Ibu dan ayah yang selalu berada disisi ku, menemani ku dikala susah maupun senangku kalian selalu ada. Meskipun terkadang kata-kata ibu sering kali melukai hati Zara, tapi Zara yakin itu semua demi kebaikan zara bu. Maaf Jika selama ini Zara belum bisa membalas kebaikan Ayah dan Ibu, entah sampai kapan pula Ayah dan ibu menjaga ku setiap hari siang dan malam, karena memiliki Zara yang sekarang berstatus Janda sama sulitnya ketika menjaga Zara ketika berstatus gadis.
Aku juga teringat kutipan Bapak Mario Teguh dalam acaranya Mario Teguh Golden Ways.
"Damailah sekarang, Hiduplah untuk masa depan. Masa lalu adalah pembelajaran, masa kini adalah bukti bahwa penyesalan kita menjadikan kita menjadi orang yang lebih baik dalam memasuki masa depan."
"Anda tidak bisa membangun kehidupan yang penuh kepastian dengan sikap yang penuh keraguan. Dan anda tidak bisa bertindak pasti tanpa ketegasan."
__ADS_1
Aku pernah merasa insecure, aku pernah merasa diriku tidak berarti sama sekali. Aku mendengar kata-kata bapak Mario Teguh.
"Siapa yang tahu berapa harga satu butir beras? apakah ada yang tahu harga sebutir beras? Jawaban nya tidak ada. Padahal setiap biji butir beras memegang dengan sangat erat semua kualitas beras didalam dirinya untuk diteruskan menjadi beras yang sama. milyaran tahun ke depan beras itu akan bernilai tinggi.
Apalagi seorang ibu, maka pikirkanlah anak. Tidak ada orang yang diberikan masalah, lalu dilemahkan. Orang yang diberi masalah pasti akan dikuatkan. Sekarang yang terpenting dan paling berharga dalam hidupku adalah Jarel. Terlepas suatu hari nanti aku bertemu jodoh atau tidak, kebahagian Jarel lah yang paling utama bagiku.
Seperti apa yang dikatakan Miss Merry Riana.
"Cobaan yang menimpa kita merupakan anugerah. ya, anugerah yang tuhan berikan untuk mengubah diri kita. Masalah hidup sudah menjadi bagian dari kehidupan.
Jika kamu ingin menjadi seperti berlian. Kamu harus siap, siap menerima himpitan dan tekanan. Karena itu merupakan proses pembentukan. Jika saat ini kamu sedang terhimpit sampai rasanya ingin menjerit. Tetaplah kuat, tetaplah berprasangka baik, meski itu sulit.
Diri kamu yang semakin kuat, semakin berhikmat, dan lebih bijaksana. Untuk memperoleh apapun yang kamu impikan butuh pengorbanan dan perjuangan, butuh kebesaran hati ketika hasilnya belum memuaskan.
Dibutuhkan juga ketekunan dan kesungguhan. Sebelum akhirnya kamu bisa merasakan yang namanya keberhasilan. Tidak mudah, tapi yakinlah kamu bisa. Saat kamu tidak menyerah, jangan hanya pasrah. Kamu juga harus berjuang hingga perjuangan mu itu bisa berbuah.
Berbuah menjadi kesuksesan, berbuah menjadi sesuatu yang bisa kamu banggakan. Dan ketika semua itu sudah kamu dapatkan, jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada tuhan. "
Hidup ini tidak mudah, hidup ini tidak bisa instan. Seperti hal nya metamorfosis kupu-kupu. Berawal dari ulat yang tak ada satu orang pun yang mau untuk mendekat, bahkan banyak orang yang merasa jijik untuk melihatnya.
Tapi ketika sudah mengalami prosesnya, yang jarang diketahui orang banyak maka suatu saat ulat itu menjadi kupu-kupu yang sangat Indah. Disukai banyak orang, dikejar banyak orang, bahkan dikagumi banyak orang. Tanpa bayak orang tau bagaimana proses nya menjadi suatu hal yang Indah itu.
__ADS_1
Seperti Odette pada Barbie Swan lake, siapa yang mau mendekati dirinya ketika menjadi angsa. Bahkan kebanyakan dijahati oleh orang-orang disekitarnya.
Tapi ketika sudah menjadi Barbie yang cantik jelita, seorang pangeran pun terpesona dan tertarik untuk memilikinya.
Seperti kisah para nabi dan rasul, kehidupan nya tidak ada yang mudah, semua melalui ujian diri masing-masing. Untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik apapun dan siapapun harus mengalami ujian, cobaan dan rintangan.
Semoga suatu saat nanti Zara bisa menjadi orang hebat, yang bermanfaat bagi semua orang. Berbekal pengalaman hidup yang dijadikan pelajaran berharga dalam menjalani kehidupan.
Percaya bahwa Badai pasti berlalu seperti kata Bapak Chandra putra negara dalam buku nya yang berjudul Badai Pasti Berlalu.
"Ketika kita mau naik kelas, berarti kita harus mau melewati ujian. Kalo tidak mau menghadapi ujian berarti kita tidak akan naik kelas. Jika kita terus maju, Badai itu pasti berlalu, Badai disini adalah pola pikir kita untuk menghadapi suatu masalah. Jangan mengganggap Badai itu Musibah, tapi anggaplah itu anugerah yang menjadikan sarana kita untuk naik kelas.
Zara yang tak pernah berhenti untuk bangkit setelah terjatuh, bangkit lagi.
Sekarang Zara memulai usaha dari nol lagi, semoga kedepan nya bisa berkembang karena hari ini Zara berusia 28 tahun masih ada waktu 2 tahun lagi untuk berusia 30 tahun.
Seperti dalam buku pa Chandra Putra Negara yang berjudul Success before 30
"Sukses dulu baru bahagia atau bahagia dulu baru sukses? Padahal sebenarnya bahagia itu sederhana, bahagia itu dapat kamu rasakan jika kamu memahami nilai kamu sendiri. Tidak peduli omongan orang terhadap kamu, mau di hina, diinjak-injak di caci maki. yang paham diri kamu, ya diri kamu sendiri. Yang tau kamu bahagia ya diri kamu sendiri tidak bisa diukur dengan materi.
Jangan pernah masuk pada lintasan hidup orang lain, jika kamu masuk maka hidup mu akan stress, bingung dan kamu jauh dari kata bahagia. boleh jadikan dia inspirasi tapi kamu harus bertanding dengan lintasan mu sendiri, Setiap hari hidup memakai topeng, tidak pernah hidup menjadi dirimu sendiri itu akan membuat mu lelah.
__ADS_1