
Hari ini hari pertama anakku berangkat sekolah jalan kaki, Harus berangkat lebih awal nih, karena butuh waktu 20 menit jika berjalan kaki, Kalo pake mobil sih 5 menit nyampe.
Anakku kamu harus kuat, apalagi kamu laki-laki karena dulu juga ibu berangkat sekolah jalan kaki, jauh pula. Beda nya sekarang tuh udah banyak yang pake motor jadi yang jalan kaki jauh tuh diperhatiin orang. Aku ga bisa motor dan gak punya motor juga, tak apa masih punya kaki.
"Jarel ayo mandi. "
"Iya. "
"Bawa makanan nya buat bekal, mau apa aja terserah. "
"Ok. "
"Jalan kaki ya?"
"Iya, ayo semangat ga boleh manja. Anak laki-laki harus strong. "
"Siap. "
Aku berangkat berjalan kaki menuju sekolah sambil memegang tangan anakku. Sampai disekolah aku kembali lagi ke rumah, Lumayan olahraga pagi. Biar sering berkeringat aja, tambah sehat.. he.. he...
Aku kembali ke toko, alhamdulilah rame tokonya. Karena barang dagangan nya mulai pulih kembali ke semula. Bukan masalah tidak ada pembeli tapi karena banyak barang kosong yang membuat pembeli itu pergi. Jika barang nya banyak otomatis pembeli juga kembali berdatangan. ga apa-apa mungkin memang harus mulai semuanya dari awal lagi.
Tetangga yang belanja pada bertanya pada ku. Salah satunya ibu ini.
"Zara mobil kemana? "
"Kepo. "
"Eh,, kan pengen tau. "
"Dijual... " sambil tertawa.
"Sayang banget. "
"Rugi berapa? "
"120 juta. "
"Itu 120 juta uang kan? "
"Kertas, bukan uang. " Aku tertawa.
"Sayang banget ya. "
"Ya mau gimana lagi, udah berusaha semaksimal mungkin. Pada akhirnya harus melepas. Ya udah ikhlas. "
"Iya juga sih. "
"Kenapa ga dari pas waktu cerai aja kalo gitu. "
"Ga mau kalo dulu, berusaha bertahan dulu sebisa aku. Terus minta bantuan orang juga. Ternyata ga ada orang yang mau dan aku sendiri pun udah ga sanggup. Pada akhirnya aku menyerah. Karena mungkin memang jalannya harus seperti ini. Kalo dulu langsung di jual mobilnya mungkin ga akan ada cerita dong buat sekarang dan aku juga ga akan dapet pelajaran hidup nya. Iya kan? "
"Iya juga sih. Ga apa-apa mudah-mudahan nanti bisa beli lagi ya yang lebih Bagus. "
__ADS_1
"Amin, do'ain aja ya semoga usaha nya lancar. "
"Iya, selalu do'a terbaik untuk kamu Zara. "
"Makasih ya bu. "
"Mau nikah lagi ga?"
"Sama siapa? " aku ketawa.
"Nanti di cariin. "
"Boleh, kalo memang ada orang terbaik pilihan tuhan yang mau sama aku, aku pasti terima. "
"Siap. nanti dikabarin ya."
"Siap, makasih ya bu. "
"Sama-sama Zara. "
Jam 9.45 waktunya jemput anakku. Aku kembali berjalan kaki ke sekolah. Sampai disekolah anak-anak udah keluar dari kelas.
"Ayo Jarel, salaman dulu sama bu guru ya. "
keluar dari sekolah, ada tante ibu dari anak temen nya Jarel nanya.
"Jarel jalan bukan? "
"Iya tante. "
"Mau ikut ga? " aku bertanya pada Jarel.
"Mau. "
Jarel naik motor tantenya di paling belakang.
"Hati-hati pegangan a. "
"Iya. "
"Maaf ya mamah nya ga diajak, Jalan aja. Biar bisa nemu ayah baru untuk jarel nanti dijalan."
"Ih apaan si tante. " Aku ketawa aja.
"Ya udah. Daahhh... duluan ya. "
"Iya hati-hati. "
Aku berjalan kembali ke toko.
"Halo teteh cantik, apa kabar? "
Sales Chimory Dateng.
__ADS_1
"Alhamdulilah baik kakak. "
"Aduh alhamdulilah, toko nya isi lagi ya. Mau ambil berapa karton sekarang? "
"Gaya berapa karton?" aku ketawa.
"Eh tunggu-tunggu. Mobil kemana? "
"Dijual, dibeliin Rokok. " aku ketawa.
"Masya Allah sayang banget. "
"Dari pada ga jualan. "
"Iya sih. Moga nanti dapet gantinya jadi Fortuner ya Zara, atau ferrari deh. "
"Ha.. ha.. Aku ketawa. Amin deh kak. "
"Aku do'ain ya Zara, semoga usahanya tambah maju, toko nya nanti jadi besar. Kalo bisa jadi 2 lantai gitu ya. Orang baik pasti dapet yang baik ko nanti, tenang aja. "
"Amin,, makasih ya ka do'anya. "
Aku sering curhat sama kakak sales chimory ini awalnya. Dia tau cerita kehidupan ku seperti apa.
Sampai sore alhamdulilah sales tiba-tiba aja berdatangan. Aku tidak perlu repot-repot untuk belanja keluar Lagi ternyata.
Mungkin memang tuhan memberikan jalannya seperti ini. Tuhan sayang sama aku, sudah waktu nya aku diam ditoko. Tidak perlu cape kesana kemari untuk belanja. Untuk apa selalu mengejar dunia, jika memang sudah waktunya rezeki itu datang sendiri kepada kita. Yang penting kita selalu berdo'a, berusaha, dan berbuat sebaik mungkin dalam hal apapun.
Disaat kita ikhlas melepas sesuatu yang bukan untuk kita. Tuhan memberikan jalan terbaik tanpa kita duga sebelumnya. Pertolongan tuhan itu memang nyata. Disaat semua nya sudah terasa berat dan ingin menyerah dengan segala ujian. Meminta lah pada tuhan. Maka tuhan akan selalu memberikan pertolongan yang begitu nyata, Tanpa kita duga.
Sebelum magrib Si Om dari toko A rangga dateng.
"Teh, maaf kesorean. "
"Ga apa-apa om, makasih udah di anter. "
"Kemarin sih ketinggalan yang ini, padahal udah dikeluarin dari gudang. Anak-anak kelewat ga ke input dus-dusan nya. "
"Ga apa-apa om belum kebayar juga." Aku ketawa.
"Besok kalo ada apa-apa whats app aja."
"Iya siap, males kemana-mana juga om, jadi kuncen toko aja Zara sekarang om. "
"Kalo mau maen ketoko sih maen aja. Pilih-pilih barangnya, terus pulang. Biar nanti om anter barangnya sore. Zara cuman maen aja ketoko daripada bosen disini terus." Sambil tertawa si Om nya
"Kurang kerjaan banget aku om, Buang-buang waktu dan ongkos. "
"Cie... gitu ya?"
"Iya lah, maaf udah bukan Zara yang dulu ya Om. Zara yang bucin. Sekarang jadi Zara yang strong."
Om nya ketawa.
__ADS_1
Mungkin Om tau kalo dulu Zara sering tiba-tiba muncul di toko bukan untuk belanja tapi hanya untuk mencari a Rangga.