
akhirnya aku sudah melewati 3 kali haid dan 3 kali masa suci kalo dalam islam masa iddah ku sudah berakhir. tinggal menunggu resmi nya secara negara tanggal 22 mei 2022, aku punya surat cerai resmi.
Aku fikir satu persatu ujian hidup ku berakhir.
Aku memberi tahu a Rangga, dan mengirimkan pesan.
"A Rangga, Masih shalat tarawih kah? Mau ngucapin selamat ga sama aku? aku udah lulus ujian loh. Terimakasih udah menemani melewati ujian ku ya. Tanpa a Rangga mungkin aku ga akan kuat."
"Semua karena emang teteh kuat dan selalu berdo'a sama Allah."
"Iya. "
Aku tahu tuhan selalu membantu ku, tuhan selalu melindungi ku. Tapi aku yakin, kamu juga adalah seseorang yang dikirim tuhan untuk menemani aku di waktu yang tepat, dengan bertemu dengan mu aku sadar bahwa diriku memiliki banyak kekurangan dan kesalahan. dengan mu aku sadar, dan kembali ke jalan tuhan, tuhan begitu dekat. kamu sangat berarti dalam hidup ku. membawa perubahan dalam hidup ku.
aku berharap hubungan aku dan kamu akan terus berlanjut. dan aku mengirim pesan lagi.
"Lanjutkan ga? "
"Maksudnya?"
Aku hanya tertawa, ternyata kamu tidak mengerti maksudku.
aku jawab
"Ga tau. "
Aku lihat status Whats app kamu.
"hanya sekedar status ya, karena status Whats app tidak harus sesuai kenyataan. Aku tuh bahagia banget, ngerasa sangat sangat beruntung bisa mengenal a Rangga.
Aku bisa berubah menjadi orang yang lebih baik sekarang. aku akan terus belajar memperbaiki diri ku. Aku senang bisa mengenal a Rangga meskipun sifatnya cuek, Balas pesan Juga terkadang singkat banget, terus tiba-tiba menghilang.
__ADS_1
Karena sebenarnya sifat a Rangga tuh baik, penyayang, apalagi sama keluarga dan anak kecil. Tapi aku salut Ekspresi wajahnya tuh bisa diem aja. datar, lurus, slow. keren tau. dengan emoticon ketawa.
Yang terpenting yang aku suka, rajin, gila kerja, pekerja keras, tegas, penuh rasa tanggung jawab.
Maaf ya kalo kata-kata aku salah.
Agama nya juga top banget, ganteng dan karismatik.
Banyak orang yang suka pastinya."
kamu membalas pesan ku.
"Jangan terlalu memuji kalo belum kenal banget. Karena apa yang terlihat mata belum tentu sama dengan apa yang tak terlihat."
"Bukan memuji, karena segala puji hanya milik allah. Sekedar pandangan pribadi aja. Bukan yang terlihat dengan mata juga."
"Dasar. "
"Terkadang, karna manusia tak selamanya berbuat baik namun memang tak selamanya berbuat salah juga."
"Iya, ambil hikmahnya aja, jadikan pelajaran. ok. "
kamu balas dengan memberikan tiga jempol.
Aku kembali mengirimkan pesan.
"Sahur. "
Kamu tidak membalas pesan aku, aku kirim lagi.
"Pasti ga mau balas pesan aku kan? abaikan saja. "
__ADS_1
Sorenya aku kirim pesan lagi.
"A Rangga."
"Kulan. "
"Lagi apa? "
"nyuci motor."
"Oh ya udah lanjutkan. "
Malamnya aku kirimkan lagi kamu pesan whats app. bosen juga pasti nya kamu dengan pesan aku, tapi tak apa ya, selama aku masih bisa mengirim pesan. karena suatu saat mungkin aku akan berhenti mengirim kamu pesan. dan aku mungkin akan menghilang dari hidup mu.
"A Rangga. "
"Kulan. "
"Rindu."
Kamu tidak membalas pesan aku. aku merindukan kamu, dan berharap kamu ada disisiku, tapi semuanya tidak mungkin, bahkan aku tidak tau kamu memilki rasa yang sama dengan ku atau tidak. aku hanya bisa memendam dalam kesendirian ku.
Aku ingin kamu ada di sisiku, bercanda gurau. saling bercerita, bertukar pikiran. dan merencanakan masa. depan bersama. karena hanya disisi mu hidup ku terasa nyaman dan sempurna.
kembali lagi ini hanyalah sebuah harapan ku saja dan berbanding terbalik dengan keadaan yang sesungguhnya.
"Wah, menghilang. Tidur kah?"
kamu tidak membalas pesan ku.
Aku banyak belajar, belajar memahami karakter kamu, kebiasaan kamu. seiring berjalan nya waktu, aku memahami baik buruk nya kamu seperti apa. dan aku bisa menerima semuanya. tapi aku tidak tahu apa kamu bisa menerima ku atau tidak, dan kamu menganggap aku seperti apa, aku tidak tau.
__ADS_1