SOULMATE

SOULMATE
67


__ADS_3

Aku terus menjalani rutinitas ku seperti biasa. ada orang yang datang menawarkan calon.


"Teh, ada yang mau kenalan bos emas?"


Aku tertawa mendengarnya dan bertanya.


"Bos emas dari mana? kalo emang niat serius dateng kesini kerumah."


"Minta foto teteh dulu katanya, mau liat orang nya. Soalnya buat temen saya, bukan saya. "


Aku tertawa lagi, lalu menjawab nya.


"Kalo memang bener mau serius, dateng langsung aja nanti aku interview di rumah, lagian buat apa liat foto matanya aja kan ga jelas. Mending dateng biar jelas biar nanti aku interview dulu soalnya yang jadi berat kan cicilan mobil, jangan lihat wajah aku ya. "haha..


"Siap teh. Nanti dikabarin lagi. "


"Ok. "


Sayang nya semakin hari kondisi ibu semakin menurun, Ibu bertanya lagi.


"A Rangga gimana? "


"Udah jangan ditanyain lagi bu, punya orang "

__ADS_1


"Oh iya, terus kue kue ibu buat siapa? "


Pada saat bulan Ramadhan ibu antusias membuat kue lebaran dia bilang mudah-mudahan nanti syawal ada tamu ke rumah, calon mantu.


"Buat siapa aja bu, tamu kan banyak sodara juga. Aku juga tiap hari makan kue ibu. jangan di pikirin ga apa-apa ya. "


"iya. "


Tanggal cicilan mulai mendekat, aku mengumpulkan uangnya dari barang dagangan ku, aku tidak bisa belanja stock. Karena seperti biasa perlu beberapa hari untuk mengumpulkan uang sebanyak itu.


sudah bulan ke empat aku membayar cicilan mobil ku sendiri. Entah sampai kapan aku bertahan. Apakah pada akhirnya aku harus melepaskan mobil kesayangan ku ini, tapi rasanya berat. Karena uang yang masuk sudah terlalu banyak. Hasil jerih payah ku selama ini apakah aku harus melepaskan nya dengan mudah.


Ya Allah bantu aku, berikan lah rezeki kepada ku agar aku bisa membayar cicilan mobil ku.


Di mimpi itu aku belanja ke tempat A Rangga seperti biasa. Aku melihat mu ada di depan, aku langsung masuk. Didepan kasir aku melihat isi dompet ku, uang yang ada tidak aku belanjakan semua karena inget buat cicilan.


Aku dan A Rangga seperti biasa tidak bertegur sapa. lalu A deni bilang sama kamu,


"Mau sampe kapan kalian diem-dieman ga jelas gitu. komunikasi bisa kali. "


Aku tersenyum dan berlalu dihadapan A Rangga, Aku masuk mobil. tiba-tiba kamu menghampiri aku.


"Buka kaca nya?"

__ADS_1


Aku membuka kacanya dan bertanya.


"Ada apa? "


"Aku rasa aku harus menjelaskan sesuatu tentang kesalahpahaman diantara kita."


"Udah ga ada kesalahpahaman kan, maaf A Rangga selama ini aku yang salah kan, aku yang terlalu berharap. Dan sekarang aku sadar kalo perbuatan ku itu salah."


"Ada yang harus aku jelaskan, nanti aku kerumah kamu. Ada yang harus dijelaskan."


Aku langsung terbangun dan melihat jam di hp ku menunjukan pukul 00.50.


Aku mencoba tidur kembali dan tidak bisa, aku sedang mencoba untuk melupakan tapi kenapa kamu tiba-tiba hadir dalam mimpi ku.


Mungkin hanya mimpi, lupakan jangan baper-baper lagi.


Malam berikut nya aku bermimpi menikah dengan A Rangga dan hidup bersama, di rumah ini. Rumah yang aku tempati sekarang bersama anakku.


aku abaikan lagi, hanya mimpi, jangan halu. Sudah saatnya bangun, hadapi kenyataan.


Malam berikutnya mimpi lagi, mimpi yang sama. Aku ga mau tidur jika tidurku selalu bermimpi tentang A Rangga.


Aku ga mau, Ya allah tolong jangan seperti ini. Ku mohon. Diriku Sadar lah hadapi kenyataan.

__ADS_1


__ADS_2