
Orang yang menawarkan bos emas datang lagi.
"Teh mundur katanya orang nya, ga jadi gak sanggup cicilannya. "
"Tuh kan apa aku bilang, jangan gampang minta foto. Pasti berat kan cicilan aku. " aku tertawa.
"he.. he.. Iya ga kuat katanya. "
"Ya udah ga apa-apa. "
Semakin hari stock barang di warung semakin berkurang, karena aku ga belanja.
"Ya Allah, kuatkan aku, beri aku kesabaran untuk menghadapi ini ya Allah. "
Setiap datang pembeli, nanya barang yang ga ada. Karena memang udah banyak yang kosong. Apalagi rokok. Rokok kan membutuhkan modal yang besar keuntungan sedikit. Tapi perputaran nya sangat cepat.
Aku berpikir untuk mencari pekerjaan, sampai kapan aku menunggu seseorang yang akan datang untuk melamar. Sedangkan waktu terus berjalan dan kebutuhan harus selalu di penuhi.
Ada tetangga dateng ke toko.
"Beli makanan ke sukaan anak gue dong. "
__ADS_1
"Yang mana, boleh pilih aja seadanya. "
"Lah ko pada kosong nih barang nya, pada kemana? Isi donk, Belanja lagi. "
"Ga ada uang nya juga dikumpulin buat nyicil mobil. "
Dia tertawa.
"Lu sih diem aja, yang lincah dong janda. Jadi pelakor sana, biar duit nya gede."
Masya allah ada ya orang yang seperti ini.
"Ah ga zaman alim-alim, mendingan dandan yang seksi, sok pasti cepet dapet duit. Atau lu buka baju video call mantan suami lu sambil bugil, pasti mantan suami lu balik, percaya deh sama gue. "
Astagfirullah, emosi jiwa aku mengahadapi orang seperti ini.
"Jangan sembarang om kalo ngomong, sopan dikit. "
"Ah jangan sok lu, lu juga masih mau balik kan sama mantan suami lu, nyesel kan."
"Lah, aku malah bersyukur om dipisahkan, Allah pasti tau kalo mantan suami bukan orang yang terbaik buat aku, makanya dipisah. Tinggal berpikir aja gimana bayar cicilan mobilnya dengan cara yang halal. "
__ADS_1
"Ah lu beda jalur paling juga sama mantan suami lu, kurang seksi. Cowo kan suka yang menggoda makanya suami lu pilih pelakor juga."
"Astagfirullah om, terserah om aja mau ngomong apa, yang jelas aku lebih memilih jalan Allah om, Aku yakin Allah ga akan mencelakai hambanya ko."
"Terserah lu deh, jadi diceramahin gue ngomong sama lu. "
aku tertawa yang tadinya mau marah.
"Maaf om bukan ceramah, hanya mungkin setiap orang memilih jalan yang berbeda untuk keluar dari masalahnya. Aku hanya ga berani kalo harus jadi pelakor, atau ke karaoke atau apapun yang jauh dari jalan Allah, Takut om. Meskipun keadaan aku sulit sekarang tapi aku yakin pertolongan allah pasti datang di waktu yang tepat."
"Mau ke dubai kagak? nanti bini gue yang kirim visa. Enak disana bebas, Banyak duit pula."
Aku nyengir menanggapinya.
"Masuk pabrik aja mau ga? 9 juta langsung dipanggil. "
"Aduh om kalo punya 9 juta udah aja pake modal, ga bakalan lamar kerja ke pabrik."
"Ya udah jadi selingkuhan orang kaya aja, biar banyak duit. " Sambil berlalu pergi.
Aku hanya bisa menggelengkan kepala, semua pilihannya ga ada yang bener. Ya Allah aku yakin engkau pasti akan membantuku, Aku yakin engkau pasti akan memberikan jalan terbaik untuk aku.
__ADS_1