
Sampai di depan Sekolah Dasar ternyata rame sekali, banyak pedagang kaki lima juga dipinggir jalan. Seru kaya nya, rasanya seperti kembali ke masa SD ku dulu.
"Bah, turun disini aja susah parkirnya macet, "Kata nenek Diana mengajak kami semua turun dari mobil sebelum gerbang sekolah. "
"Iya, sebentar abah kepinggirin dulu mobilnya."
"Makasih abah ya udah nganter kekei, aduh jadi ngerepotin." aku bicara dengan kakek Diana.
"Ga apa-apa. Awas hati-hati nyebrang nya."
"Iya."
Aku turun dari mobil bersama yang lainnya, kebetulan ibu dan kakak juga baru sampe di depan gerbang sekolah juga. Kita semua langsung masuk ke area Sekolah. Tiba di dalam area sekolah, semua teman-teman kekei rame, pada mau foto bareng, hari ini Nikeisha safaraz memang menjadi bintang sekolah. Aku ingat dulu ketika aku perpisahan Sekolah Dasar, aku juga mengalami hal yang sama, karena aku jadi pengantin juga di acara upacara adat perpisahan sekolah dulu.
Banyak buket boneka, bunga, coklat dari teman dan adik kelas kekei. Terkenal juga ternyata ini anak di sekolah banyak fans nya. Ha..ha.. memang dasar udah kuat turun temurun terkenalnya.
Aku pegang semua buket bunga dan boneka nya karena aku memang pengen sekali buket bunga akhir-akhir ini, aku paling suka bunga lily putih, aku selalu membayangkan andai ada seseorang yang memberiku bunga lily putih di dalam sebuah ruangan dengan dipenuhi cahaya lilin disepanjang jalan menuju sebuah meja, apalagi diiringi dengan musik piano romantis wah aku pasti bahagia sekali. tapi mungkin itu hanya khayalan Zara aja karena terlalu banyak nonton drama korea, tapi Zara sangat benci bunga Mawar.
Ternyata Allah sangat baik, selalu mendengar do'a ku. Aku jadi asisten kekei hari ini dengan memegangi semua buket dia, Aku senang sekali.
Acara pentas seni anak-anak sekarang Bagus banget, dengan tema nusantara, dengan mengunakan baju adat dan tari tradisional. Seperti nonton konser. Memang hebat-hebat anak sekarang dengan berbagai macam bakat yang mereka miliki.
Tiba saat nya upacara adat, kekei jadi pusat perhatian semua orang hari ini dengan kecantikan dan keanggunannya. Tak ketinggalan aku mengambil video dan foto rangkaian acaranya, perasaanku seperti muda kembali sekarang. Dengan percaya diri berjalan kesana kemari tidak ada rasa insecure lagi dalam diriku. Maka dari itu mungkin penampilan ku sekarang terlihat lebih menarik kata sebagian orang yang berkomentar mungkin karena aura positif ku yang terpancar dan kecantikan dari dalam. Tidak perlu dandan berlebihan dengan pakaian yang sederhana dan tertutup pun jika kita percaya diri maka akan terlihat menarik. Aku sengaja menutupi nya. Tidak ingin terlihat oleh laki-laki yang bukan mahramnya.
Jadilah wanita yang sulit didapatkan, biar dianggap sombong asalkan tidak dipandang murahan. Hanya kamu perlu melihat seberapa besar perjuangan seseorang demi mendapatkanmu. Bukan yang hanya datang sekejap lalu pergi berlalu begitu saja. Tanpa ada niat untuk menghalalkan. Wanita sholehah itu ibarat Bintang dilangit, keindahan ahlak dan agamanya hanya satu laki-laki yang beruntung yang akan memilikinya. Itulah yang selalu ada dalam pikiranku sekarang.
Meskipun status ku single parent sekarang, tapi aku tidak merasa insecure, mungkin justru ketika dulu aku masih menikah dengan Ditto aku rasa aku bukan siapa-siapa karena aku terlalu fokus dengan usahaku, anakku, urusan dapur, cuci baju, cuci piring, belanja stock toko, bahkan cuci mobil sendiri. sampai aku lupa bagaimana mencintai dan menghargai diriku sendiri. Balasan nya apa, perceraian. Karena mungkin waktu itu aku kurang cantik, kurang menarik bisa dibilang buluk. Ha.. ha..
Setelah aku terbebas, aku menemukan jati diri, menemukan bakat ku, mampu berdiri diatas kaki ku sendiri, berhenti memohon orang lain membahagiakan ku, karena sekarang aku bahagia dengan diriku sendiri, pesan untuk orang yang mau menyakiti jangan pernah mau mendekatiku, hus..hus.. sana hempaskan jauh jauh..ha..ha...
__ADS_1
Cukup Allah yang selalu ada dalam hati. Karena hanya Allah yang tidak meninggalkan ku di saat semua orang memilih pergi.
Anakku merengek minta beli mainan. Aku bawa anakku ke penjual mainan didepan gerbang sekolah, biarkan dia memilih apa yang dia inginkan.
Aku sendiri juga jajan makanan minuman seperti anak kecil aja. Ga apa-apa kalo bukan kita yang bahagiakan diri sendiri siapa lagi.
Setelah semua rangkaian acara perpisahan sekolah selesai aku kembali ke toko.
Ada pesan masuk lagi dari Kevin.
"Assalamu'alaikum. "
Aku ga membalas pesannya, aku ga mau. Jujur aku ga bisa membuka hati untuk Kevin. Entah kenapa tapi aku lebih nyaman dengan diriku sendiri. Untuk dekat dengan orang baru sepertinya aku belum benar-benar siap. Aku juga menghapus aplikasi taaruf.co. id, aku memutuskan untuk berhenti mencari jodoh.
Biarkan jika nanti sudah waktunya tiba Allah pasti akan mengirimkan seseorang yang mampu untuk menjadi pendamping hidupku. Terus memperbaiki diri karena aku tidak bisa membuat seseorang mencintai aku. Yang bisa aku lakukan hanyalah memantaskan diri untuk dicintai seseorang yang pantas.
Jarel mengirimkan foto selfie dengan mainan kepada Ditto.
"Jarel lagi apa?" Ditto membalas.
"Lagi diwarung. "
"Ganteng anak ayah. "
Jarel membalas dengan emoticon ketawa.
Tetangga ku mengajak aku dan ayah untuk mengantar anaknya nikah besok ke Sukabumi kota.
"Zara besok ikut ya nganter nikah. "
__ADS_1
"Siap mang, jam berapa berangkat? "
"Jam 8."
"Ga bawa mobil Zara. "
"Ga apa-apa ikut aja banyak kok mobilnya."
"Siap berangkatkan. " aku sih seneng aja ya, dari pada di toko terus sekali kali jalan-jalan. Besok toko tutup dulu aja setengah hari.
"Oh iya, ini aku nganterin baju kekei. Sekalian ngambil foto yang tadi pagi."
"Oh iya, sebentar dicetak dulu. "
"Boleh. " aku menunggu bersama Jarel.
"Kapan mau nyusul pake kebaya? "
"Ha... ha... ga tau lah mang, belum kelihatan jodohnya. Nanti kalo udah ada, tenang aja. ga bakalan pake dekorasi orang lain kok. "
"Siaplah dido'ain."
"Emang nikah janda bakalan pake dekorasi gitu.. ha.ha.. "
"Ya kalo ada rezekinya siapa tau. "
"Aminnn.. mudah-mudahan ya mang nemu yang baik hati. tapi Zara ga terlalu berharap banyak mang, yang penting tanggung jawab, sayang sama jarel terutama. Resepsi resepsi kan bukan anak perawan. ha.. ha.. "
"Iya, tapi siapa yang tau kan, rezeki jodoh maut bukan manusia yang ngatur tapi Allah. "
__ADS_1
"Iya. "
Semoga Allah memberikan yang terbaik untukku suatu saat nanti, aku hanya bisa menunggu dan berdo'a. Yang terpenting sekarang menjalankan usaha dengan baik, agar dapat berkembang dan menjadi besar suatu hari nanti. amin.