SOULMATE

SOULMATE
40


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa aku pergi ke tempat mu untuk belanja stock barang, anakku tidak ikut belanja, Sekolah juga udah mulai libur.


"A Jarel mau ikut belanja ga? "


"Nggak, mau turun di nenek aja, mau maen sama chira."


"Ok. nanti pulang belanja di jemput ya."


Anakku turun di rumah neneknya, dan aku menuju toko mu untuk belanja. Aku melihat mu didepan, cek barang seperti biasa. aku langsung masuk untuk belanja. Ketika a Eko input barang belanjaan ku, aku sedikit kurang fokus karena mataku selalu tertuju kepadamu yang ada di luar. a Eko juga tau itu, dia tersenyum.


Aku memberikan bon belanja ku padamu ternyata ada kesalahan.


"Siapa yang input? "


"A Eko."


"Yang bener dong kerja. masa 1 dus dikasih harga 1 pak, rugi saya."


A Eko jawab.


"Maaf a, bu Zara nya juga bilang nya 1 pak ko."


Aku tertawa.


"Iya, aku salah sebut kali. udah bayar lagi aja, tambahin kurang nya berapa."


"Nggk, Eko aja nginput nya ga bener tuh." kata A Rangga


A Eko membela diri lagi.


"Bener ko, orang si ibu nya ga fokus, nyebutin nya sambil merhatiin A Rangga terus di depan, jadinya salah kan."


A Rangga senyum dan bertanya.

__ADS_1


"Iya gitu?"


Aku jawab


"Ya udah ga usah ribut berisik orang-orang pada belanja tuh, apaan rame. udah bayar lagi aja."


Semua nya tertawa dengan keributan ini. Lucu sekali kalian-kalian ya. Seneng juga sih bisa akrab dengan kalian. Aku menunggu barang belanjaan selesai. karena bon nya masih kamu pegang.


"Udah selesai? "


"Udah. " sambil kamu memberikan bon nya padaku.


"Makaciiihhhh.. "


Ih, tumben A Rangga so imut banget hari ini, ga seperti biasanya. mood nya lagi Bagus mungkin ya. Aku pun pamit pulang.


Sore nya aku kirim pesan


"A Rangga udah pulang kerja. "


Pas waktu sahur, aku kirim lagi pesan sama kamu A Rangga.


"Sahur. "


Masih ga dibales juga pesan aku.


Tiba-tiba aku melihat status whats app kamu, foto seorang perempuan yang di ambil dari tik tok, wajahnya ditutupi dengan sticker dengan lagu angel baby.


Duuuarrrr.... Hati ku hancur guys, entah keberapa kalinya aku di buat menangisi A Rangga. Kecewa, sedih. ternyata selama ini harapan ku sia-sia, ternyata selama ini Cinta ku tak berharga bagimu. ternyata selama ini aku tak pernah kamu anggap ada.


Guntur kembali menyambar kepala ku. aku mengirim kan pesan.


"Kalo A Rangga emang udah punya pacar, aku mundur ya. Daripada terlalu sakit. "

__ADS_1


"Maaf ya bageur, masih bisa berteman kan? "dengan emoticon tersenyum. "


Semudah itu kamu tersenyum. Aku menangis, aku hancur, entah terbuat dari apa hati ku ini, sehingga harus mengalami patah beberapa kali. aku hanya manusia biasa, sekuat apapun aku, hati ku tetap sakit.


Aku mencoba menerima, aku berusaha menerima kenyataan. mungkin aku yang salah karena terlalu cepat untuk mencintai seseorang yang baru aku kenal. tapi perasaan tidak dapat dikendalikan logika. perasaan ini tiba-tiba muncul dan harus dihilangkan dengan sekuat tenaga. Menguras air mata, emosi dan pikiran.


"Iya ga apa-apa. Kenapa A Rangga ga bilang dari awal kalo A Rangga punya pacar. Keren. hebat ya. "


"Kan udah bilang jangan terlalu berharap, karena aku belum bisa memberi kepastian. "


Aku kira kamu belum bisa memberi kepastian karena kamu selalu bilang, semua nya butuh proses, ga semudah mengedipkan sebelah mata. karena aku masih dalam masa iddah. jalani aja dulu, jaga hati, jaga kehormatan, insya allah kalo sudah waktunya kita bertemu di depan penghulu. Aku bertanggung jawab sepenuhnya sebagai istri, a Rangga akan bertanggung jawab sepenuhnya sebagai suami, tanggung jawab yang lainnya kita jalani bersama. Mari kita saling perbaiki diri dulu, dan memantaskan diri dihadapan tuhan. itu yang selalu ingat.


Tak pernah kamu mengatakan kalo kamu sudah punya pacar, kalo aku tau kamu punya pacar. aku tidak akan bertindak sejauh ini.


Aku kirim pesan lagi.


"Iya memang aku yang salah, aku minta maaf. tapi aku punya permintaan terakhir. Aku ingin berikan waktu mu satu hari saja. untuk bersama ku dan juga anakku, aku ingin mengakhiri cerita novel ku dengan bahagia bersama mu walau hanya satu hari. Sebelum kamu menikah dengan wanita lain"


"Ga janji. "


"Ya udah, Coba ikhlas. Terima kasih banyak sudah mengajarkan ku menjadi orang yang lebih baik, Terima kasih banyak udah hadir ke dalam hidupku, walaupun singkat. Aku merasa sangat beruntung. "


"Berteman bukan hal yang jelek kan? "dengan emoticon tersenyum.


"Insya allah, tapi butuh waktu. Ini tidak mudah."


"Terima kasih. "


"Ya mungkin dia lebih baik daripada aku. Dia lebih sempurna daripada aku, karena aku hanyalah seorang single parent yang telah lancang mencintai sosok laki-laki sempurna seperti kamu."


"Lebih baik atau tidak, sang kuasa yang mengetahui. "


"Iya. Aku minta maaf ya A. "

__ADS_1


Hatiku terlalu sakit, aku memutuskan untuk memblokir no whats app a Rangga


__ADS_2