SOULMATE

SOULMATE
103


__ADS_3

Ketika aku sedang menjaga toko, ada seorang ibu datang, namanya bu Desi seorang wanita single parent yang ditinggal meninggal suami nya. Sambil fotokopi dokumen nya dia minta pendapat aku.


"Zara gimana kabarnya sekarang? "


"Alhamdulilah sehat bu. "


"Saya mau konsultasi nih. "


"Aduh konsultasi apa bu, Zara bukan ahlinya loh bu. "


"Iya meskipun bukan ahlinya, tapi ibu ngikutin kamu dari kamu berpisah sampai sekarang. Ibu juga suka baca novel kamu. "


"Wah.. ibu baca novel juga. Alhamdulilah semoga ibu suka cerita nya. "


"Iya ibu suka ceritanya, ibu salut sama kamu zara. Kamu kuat menghadapi semua cobaan. Ibu juga pernah mengalami ditinggal suami tapi ibu gak bisa sekuat itu."


"Alhamdulilah bu Zara selalu dikuatkan sama Allah. "


"Oh iya Zara, kemarin anak ibu ada yang ngelamar kerumah. "


"Oh Alhamdulilah, kapan nikah nya? "


"Justru itu, ibu ga terima lamaran calon menantu ibu."


"Loh kenapa bu? "


"Ibu takut kalo nanti Raina nikah, siapa yang biayain adik-adik nya sekolah. Raina kan anak ibu paling besar, nanti kalo Raina nikah takutnya dibawa sama suami nya terus siapa nanti yang bayar sekolah Tesa dan Rifki.


"Masya Allah bu, terus kemarin ibu bilang apa ke calon menantu ibu. "


"Ibu bilang ke calon besan suruh tunggu aja setahun."


"Terus mereka bilang apa? "

__ADS_1


"Belum ngasih keputusan. "


"Ibu tanya perasaan Raina? "


"Raina sih gimana saya aja."


"Maaf ya bu bukan maksud menggurui atau gimana ya. Zara ga bermaksud apa-apa karena Zara juga belum paham soal masalah seperti ini. Zara hanya pernah mengalami dulu ketika ayah Handoko melamar zara, Zara bilang apa adanya ke ayah Handoko, tentang keadaan ekonomi Zara. Dan alhamdulilah Ayah Handoko ngerti akhirnya menikahkan Zara dan Ditto. "


"Terus saya harus bagaimana ya sekarang? "


"Iya ibu bilang aja tentang keadaan ibu sekarang, ibu bilang ke calon besan tentang keadaan Raina, Raina anak ibu paling besar, tulang punggung yang paling ibu andalkan untuk membiayai adik-adiknya. Kalo misalkan calon suami nya mengerti dan memahami kondisi Raina. Mereka pun pasti akan paham kok. Jangan langsung ibu tolak lamaran mereka. Bagaimana perasaan Raina kalo seandainya laki-laki yang ia cintai mohon maaf mundur dikarenakan terhalang restu. "


"Iya ya. "


"Mending dikomunikasikan dulu bu, sekarang Raina juga kan kerja. Terus nanti setelah nikah Suami nya pun kerja. Ibu tinggal bicara saja sama Raina sama suaminya sama besan. Bagaimana cara nya untuk membiayai adik Raina nanti. Rezeki bisa dicari bersama bu, asal semua nya Ridho insya Allah berkah. Jangan pernah menukar kebahagiaan kita dengan kebahagiaan anak kita bu, jangan pernah jadikan Raina boneka ibu, yang harus memenuhi kebutuhan ibu, Raina juga berhak mendapatkan kebahagiaan nya bu. Maaf ya bu kalo kata-kata Zara salah.


"Iya ya Zara. "


"Kalo kita sudah menjelaskan tentang keadaan kita kepada calon besan kan enak bu, syukur kalo mereka bisa nerima dan mengerti kondisi Raina. Berarti memang jodoh terbaik untuk Raina, tetapi kalo memang mereka mundur ya berarti bukan yang terbaik untuk Raina bu. Pikirkan perasaan Raina juga bu, kasian kalo dia hanya fokus bekerja apalagi Raina seorang wanita. Saya yakin jika Raina sudah menikah pun pasti tidak akan melupakan tanggung jawab nya kepada ibu dan adik-adik bu.


"Ibu jelaskan dari sekarang. Mending mundur sebelum menikah dari pada gagal setelah menikah. Kalo kita bisa memilih, tapi seperti Zara sekarang juga ya bu. Takdir tuhan memisahkan Zara dan Ditto ya ga apa-apa Zara terima meskipun butuh proses. "


"Maksih ya Zara. Ibu mau ngobrol sama Raina nanti. "


"Iya sama-sama bu, aku do'ain ibu juga nanti segera nikah lagi ya. "


"Ah, apaan susah nyari nya juga, apa lagi liat anak-anak mana ada yang mau. "


"Kata siapa? Emang ga mau gitu minta sama Allah. "


"Emang bisa. "


"Coba aja bu, Siapa tau nanti dikasih tinggal sebutin aja ibu mau minta kriteria calon seperti apa. "

__ADS_1


"Oh iya ya."


"Allah kan maha pengasih lagi maha penyayang, jadi ga mungkin Allah ga mengabulkan do'a kita, tapi Allah ngasih nya yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. "


"Nanti saya coba ya Zara. "


"Iya bu, kalo udah dapet jodohnya nanti kabarin Zara ya bu. Apa nanti mau bareng-bareng aja yuk ke pa amilnya. "


"Ha... haa.... iya deh. kita bareng aja ya. "


"Boleh bu. "


"Saya pamit dulu ya Zara. "


"Boleh bu, ini fotokopinya.


"Ya makasih, Assalamu'alaikum.


"Wa'alaikum salam. "


Lucu sekali, sekarang toko ku jadi tempat curhat orang-orang. Mereka paling suka ngobrol sama aku setelah belanja. Aku seneng sih bisa berbagi cerita juga dengan mereka.


Setiap pembeli yang belanja ke toko, pasti betah dan selalu bercerita sebelum pulang. Apapun masalah hidupnya mereka selalu berbagi cerita hidup kepada ku dan ayah.


Mereka bilang nyaman katanya kalo sudah bercerita dengan aku dan ayah. Selama hal yang dibicarakan positif ya aku senang mendengarnya karena dari situ aku bisa belajar pengalaman hidup dari mereka yang ternyata berbeda-beda.


Tapi ada juga yang bercerita negatif, aku kurang suka dan lebih baik aku menjauh dan tidak terlalu menanggapi serius.


Alhamdulilah Jarel pun keadaan nya udah membaik, sehat beraktifitas seperti biasa, ceria lagi disekolah. Apalagi acara pentas seni kenaikan kelas disekolah sebentar lagi. Anak-anak mulai diberi tugas untuk latihan menari untuk acara pentas seni.


Aku mengahadiri acara Parenting di sekolah. Yang isinya tentang bagaimana cara kita memantau kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah taman kanak-kanak.


Aku agak sedikit khawatir dengan keadaan masalah ku yang kemarin. Aku khawatir akan mempengaruhi mental anakku, apalagi usia sekarang usia yang paling menentukan untuk masa depannya, aku takut meninggalkan trauma pada anakku nanti.

__ADS_1


Aku berkonsultasi dengan guru kelas Jarel dan juga kepala sekolah tentang perkembangan Jarel di sekolah. Alhamdulilah baik-baik saja hanya kemarin sakit selama seminggu.


Ibu kepala sekolah menguatkan aku dan meyakinkan aku untuk tetap semangat, dan tetap bahagia demi Jarel. Kunci anak bahagia ada pada kebahagiaan ibunya. Anak bisa merasakan ketika ibunya menangis tanpa dia melihat anak bisa merasakan. Kuncinya adalah Ibu nya harus bahagia agar perhatian dan kasih sayangnya fokus terhadap anak. Masalah tidak ada ayah, tidak apa-apa nanti juga seiring berjalannya waktu anak kita akan paham, yang penting berikan kasih sayang kita sepenuhnya untuk anak dan jangan biarkan anak kita merasakan sendiri.


__ADS_2