
haaiiii.....
aku balik lagi
happy reading.....
******
" apa maksudnya uncle?" tanya Ana.
" kamu tahu kan ayah William sakit sakitan... jika dia mendengar bahwa William gagal membawa calon istri uncle tidak bisa menjamin kesehatannya.... oleh karena itu uncle minta Ana untuk menggantikan Jessy menikah dengan William." jelas uncle Robin.
kami semua terkejut dengan penjelasan uncle.
" apa tidak bisa dengan cara lain uncle?" tanya Ana.
" apa kamu punya saran? uncle tadi sudah kerumah Jessy untuk membujuk Jessy... tapi dia tetap pada pendiriannya... dan tadi sore dia sudah berangkat dengan pamannya.. Jessy gadis baik juga keras kepala. menyanyi sudah jadi cita citanya sejak dulu... sekarang dia punya kesempatan... dia tidak mungkin akan melewatkannya begitu saja..." jelas uncle Robin panjang lebar....
haahhhh Ana menghembuskan nafas kasar kami larut dalam pikiran masing masing... berusaha mencari solusi untuk jalan keluar tanpa harus mengorbankan Ana..
bagaimana ini masa aku harus menikah dengan William... William memang baik... tapi irit sekali bicara bagaimana kehidupan pernikahan kami... bagaimana jika Jessy kembali... bagaimana jika ayahnya tahu jika aku hanya pengantin pengganti.... pasti akan terjadi kekacauan... tapi aku juga hutang budi pada William... dia pernah menyelamatkan aku dulu... dia juga sudah mengijinkanku ikut dengannya... tapi jika aku tidak menerima bagaimana ayah William... pasti akan sangat kecewa...
" bagaimana jika Jessy kembali uncle... jika ayah William tahu dia pasti akan bertambah kecewa....? kata Harry memecah keheningan...
sebenarnya Harry tidak rela jika Ana harus menikah dengan William... Harry sudah mulai menyukai Ana saat pertama kali bertemu...
dia jarang sekali merasakan perasaan seperti ini pada seorang gadis.
" uncle tahu. tapi untuk sekarang ini adalah pilihan yang terbaik... seandainya uncle punya anak perempuan pasti uncle akan menyuruh anak uncle yang menggantikan Jessy... sedangkan uncle David yang punya anak perempuan itupun masih kecil...." jelas uncle Robin menatap kami satu satu...
memang benar apa yang dipikirkan uncle... kasian ayah William yang mengharapkan ankanya untuk segera menikah...
" pikirkan baik baik... nanti malam apapun keputusannya Ron akan mengabarkan kepadaku... semua terserah padamu Ana tidak ada yang memaksamu... apapun keputusannmu besok pagi kita pergi kerumah William. ayah william berada di posisi sulit... kegagalan William menikah pasti membuat keshatannya semakin memburuk dan itu memudahkan orang yang tidak menyukainya untuk menyakitinya.
__ADS_1
baiklah aku dan David akan pulang... sudah hampir malam. " kata uncle Robin menggenggam tanganku menyalurkan ketenangan disaat hatiku bimbang...
" terimakasih uncle akan aku pikirkan lagi. nanti Ron akan kerumah uncle." kata Ana sambil tersenyum.
setelah uncle Robin dan uncle David pulang.. kami masih tetap berdiskusi... siapa tahu tiba tiba ada ide yang muncul....
" tidak ada cara lain... kasian ayah William jika tahu Will gagal menikah." kata Ron.
" maaf Ana karena aku kamu jadi ada di posisi sulit, sebenarnya aku juga tidak tahu harus bagaimana... sebenarnya aku juga mau menolak... tapi mengingat kesehatan ayah yang semakin memburuk aku jadi harus mengesampingkan keinginanku menikah dengan Jessy... tidak ada yang memaksamu Ana... semua murni keputusanmu." kata William.
Ana masih larut dalam pikirannya. memikirkan segala kemungkinan jika ia menolak atau menerima.
" bagaimana jika saat pernikahan kita aku sudah bisa menemukan jalan pulang Will? tanya Ana.
" jika memang sudah tiba saatnya kamu kembali aku akan menerima segala keputusanmu... tidak apa apa..." jawab William.
Ana masih berpikir memutuskan hal yang penting...
" kamu yakin? sudah dipikirkan baik baik... jika kamu sudah maju tidak ada jalan untuk kembali." kata Harry dengan tatapan tajam.
" iya, aku yakin." jawab Ana mantap.
" baiklah aku akan mengabari uncle Robin dan uncle David." kata Ron... Ron berdiri kemudian melangkah pergi..
" aku berterima kasih padamu... takkan kulupakan hari ini... disaat kekasihku pergi meninggalkan aku. kau datang menyelamatkan ayahku... aku berjanji akan memperlakukanmu dengan sangat baik. " kata William menatap ku.
sedangkan Harry pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah kata pada kami... dian kecewa dengan keputusan Ana.. tapi bagaimanapun William sudah seperti saudara baginya dan ayah William sudah seperti ayahnya... Harrypun menghormati keputusan Ana.
Ron kembali dari rumah uncle Robin... besok pagi mereka bersama sama menuju rumah William.
******
keesokan paginya, mereka berkemas perlengkapan perjalanan menuju rumah William.
__ADS_1
perjalanan kali ini lebih jauh.
jadi harus berangkat lebih awal, agar tidak bermalam di hutan.
berangkat bersama sama dengan pikiran yang kalut. akankah keputusan ini tepat... berharap Jessy tidak kembali sebelum waktunya agar tidak mengacaukan rencana yang sudah dibuat.
ditengah perjalanan kuda Ana berada paling depan... tiba tiba dikejutkan dengan adanya ular..
" Aaaaaa...." teriak Ana mengejutkan semua orang. Tom menjadi liar dan lari tanpa bisa dikendalikan...
semua panik dan berusaha mengejar Ana...
" tolong Willll...."
William dan Harry berada paling dekat dengan Ana... Harry mencoba meraih tali kekang Tom... setelah diraih Harry berusaha menenangkan Tom dan menghentikan Tom.
Tom yang berhenti mendadak menbuat keseimbangan Ana hilang.. dia terjatuh dari kuda...
William melihat itu dan langsung turun mendekati Ana. dan memeluk Ana yang menangis ketakutan...
Hiks...hikss...hikss
" sudah... kau sudah aman..." kata William membalas pelukan Ana,mengelus punggung gadis itu... " tadi Tom hanya kaget"
Ana mengangguk dan melepas pelukannya...
setelah dirasa sudah tenang....Ana berdiri...
" kita bermalam disini saja... hari sudah semakin gelap... di depan ada hutan... lebih baik bermalam disini..." kata uncle David.
*****
jangan lupa like, vote dan komentarnya ya....
__ADS_1