
Aku kembali mengirimkan pesan sama kamu a Rangga.
Karena aku masih belum bisa belanja ke tempat mu.
"Semangat kerja nya ya."
Ga ada balasan pesan dari kamu, mungkin kamu sibuk.
Sorenya aku kembali mengirimkan pesan.
"Selamat berbuka puasa. " dengan emotion nyengir.
kamu membalas pesanku.
"Selamat buka puasa juga. "
Aku senang sekali dengan kata-kata singkat juga yang penting kamu balas pesan ku itu udah lebih dari cukup untuk membuat aku bahagia banget.
Terkadang aku berpikir, apa perasaan ku padamu itu salah, aku telah lancang untuk berharap kamu akan bisa menjadi pasangan hidupku nanti. karena aku dan kamu memiliki banyak perbedaan. aku hanya seorang wanita biasa bahkan aku juga seorang single parent yang mencintai dirimu yang begitu luar biasa.
Kamu adalah sosok laki-laki yang sempurna di mata ku, agama mu, sifat mu, karakter mu, kepribadian mu. bahkan wajah mu pun aku sangat mengagumi nya. Tapi apakah dengan status single kamu aku pantas berharap memilikimu. kamu terlalu sempurna untuk wanita biasa seperti ku.
Tuhan, apabila kamu memang tidak pantas untuk ku, dan aku tidak pantas untuk mu. maka pisah kan kami dengan cara mu. hilang kan lah rasa Cinta dan sayang ku kepadamu. Tapi apabila kamu pantas untuk ku, dan aku memang pantas untukmu. persatukan kami dengan cara mu, ridhoi kami. aku yakin engkau punya rencana yang sangat Indah untuk aku dan kamu.
Aku juga befikir akankan ibu mu bisa menerima ku dengan status ku yang seperti ini, mungkin akan sulit. karena setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. terutama dalam memilih dan menentukan pasangan hidup.
Aku kembali membuat video yang aku unggah ke youtube channel aku.
__ADS_1
Teruntuk ibu dari laki-laki yang sangat aku cintai.
Assalamu'alaikum,
Bagaimana kabarmu bu? Aku harap ibu dalam keadaan sehat ya.
Bu, Izinkan aku untuk memperkenalkan diri,
Aku hanya perempuan biasa.
Aku bukanlah perempuan yang berasal dari keluarga berada.
Aku hanya terlahir dari keluarga biasa dalam kehidupan yang sederhana.
Aku juga bukan perempuan yang ahli agama, bahkan tidak secantik perempuan lainnya.
Bila apa yang ada dalam diriku, tak seperti yang engkau mau.
Aku juga pernah gagal dalam membina rumah tangga.
Bu,
Walaupun aku tak sesempurna perempuan lainnya.
Ku harap ibu sudi mengajariku berbagai macam hal, yang akan membekali hidupku kedepannya.
Aku berharap agar selalu membahagiakan putramu, layaknya ibu yang selalu mengharapkan kebahagiannya.
__ADS_1
Agar aku menjadi seorang istri yang tidak pernah mengecewakannya. Serta agar aku menjadi ibu yang baik untuk cucu-cucumu nanti bu.
Bu,
Walaupun nanti putramu telah memilihku, walau nanti Cinta nya kepada ibu telah ia bagi dengan ku.
Aku tak akan merebutnya dari mu bu.
Akan kupastikan rasa cintanya kepadamu lebih besar daripada rasa cintanya kepadaku. Dan akan ku pastikan dia akan selalu mendahulukan mu dari pada aku. Karena bagaimanapun surganya tetap berada dibawah telapak kakimu bu.
Bu,
Sudikah kau menerima ku? untuk sama-sama mencintai dan menjaga putramu. akan kucintai dia seperti ibu mencintainya. Walau rasa Cinta dan sayangku tak sebesar rasa Cinta dan sayang ibu kepadanya. Tetapi aku akan berusaha untuk tidak menyakiti atau pun mengecewakannya. dan aku akan selalu patuh kepadanya.
Bu,
Sudikah kau menerima anakku juga? anak laki-laki satu-satu nya yang aku miliki dan aku sayangi.
kuharap ibu bisa menerimanya.
Bu,
Izinkan aku untuk menjadi belahan jiwa putramu.
Izinkan aku untuk membina rumah tangga, seperti rumah tangga ibu dan ayah.
Serta do'akan kami, agar dia bisa melindungi keluarga kecil kami dalam keadaan apapun nanti.
__ADS_1
Wassalamu'alaikum