
sudah lama belum up....
kemarin sibuk menyambut puasa... di sela sela kegiatan ramadhan aku coba up lagi....
terus beri dukungannya teman teman...
selamat membaca....
******
pagi pagi buta Ana membuka mata... di depannya ada ciptaan Tuhan yang paling indah sedang terlelap dalam mimpinya...
Ana tidak pernah membayangkan akan memiliki suami setampan William... ditatapnya wajah rupawan sang suami.... perlahan tangannya terangkat membelai lembut dahi William. turun ke alis yang begitu tebal... turun lagi ke hidung yang mancung ... kemudian jemarinya turun ke bibir seksi William.... penuh dan sangat manis untuk di kecup...
" sudah selesai mengagumiku?" suara William memecah lamunanku.
" cih.... kenapa kau sudah bangun? aku bahkan belum selesai menikmati wajahmu..." kata Ana sambil menurunkan tangannya...
mata William terbuka lebar terkejut dengan jawaban Ana yang terlalu jujur...
" hei... semua yang ada padaku itu milikmu... kau bebas melakukan apapun pada tubuh ini.."
" benarkah?"
" tentu saja."
" ini milikku... ini juga... bibir ini hanya boleh untuk menciumku.... mata ini hanya boleh melihatku..."
" hei kalau hanya boleh melihatmu bagaimana dengan yang lain?".
Ana terkekeh...
" maksudku tidak boleh melihat wanita lain"
" tentu saja"
__ADS_1
cup... cup... cup...
serangan pagi dari William mengejutkan Ana.
" morning kiss sweetheart."
Ana tersenyum... kemudian mengulurkan tangannya mengajak William bangun...
keduanya membersihkan diri setelah itu menghadap sang ayah untuk pamit melanjutkan perjalanan.
butuh waktu hingga 1 hari perjalanan berkuda untuk sampai di kerajaan raja Henry..
rombongan pangeran Henry disambut meriah oleh sang tuan rumah.
" selamat datang saudaraku...." kata raja Henry.
" terima kasih raja..."
raja menyapa semua rombongan... saat tatapannya sampai ke Ana... raja bingung karena tidak mengenalinya...
" maafkan aku nona Ana... waktu pernikahanmu aku memang tidak datang karena ada suatu hal..."
" tidak apa apa raja"
" William sangat pandai memilih istri. nona Ana sangat cantik"
terimaksih"
" kalian pasti sudah lelah... istirahatlah dulu... pelayan akan mengantar kalian ke kamar masing masing..."
" terimakasih atas kebaikannya raja." kata mereka serempak.
semua rombongan William masuk ke kamar untuk beristirahat. Ana merebahkan tubuhnya di ranjang. meluruskan punggungnya yang lelah karrna berkuda.
melihat Ana, William tersenyum simpul... mendekatinya.
__ADS_1
" ayo bersihkan badan dulu baru istirahat" ajak William.
" gendong"
William tersenyum kemudian menggendong Ana... membantunya membersihkan diri
mereka berdua sering berbicara, bertukar pendapat dan bercanda bersama...
sadar akan komunikasi penting.. sebisa mungkin mereka tetap menjaganya.
selesai membersihkan diri Ana dan William beristirahat... tidur saling berpelukan. karena sore nanti pembicaraan serius dengan raja Henry akan dibahas.
*****
sore hari...
semua berkumpul melakukan rapat tertutup.
Ana yang tidak memgerti hanya menjadi pendengar setia. yang Ana tangkap sekilas hanya William dan Henry akan melakukan pertemuan yang melibatkan raja Dennis... karena kesalahpahaman...
rencananya dalam beberapa hari kedepan raja Dennis akan melakukan kunjungan ke raja Henry.
Semua rencana sudah matang... hanya diperlukan sedikit persiapan karena raja Dennis merupakan raja yang sedikit arogan dan mudah tersinggung...
jadi kemungkinan untuk melakukan kesalahan akan di minimalisir untuk mencegah pertumpahan darah.
perbincangan masih dilanjutkan setelah makan malam... kali ini dengan topik yang lebih ringan. dan di selingi dengan canda tawa.
apalagi Ron yang dengan antusias denga candaanya..
******
**sampai disini dulu.... tetap beri dukungannya.... like, komen nya ditunggu ..
terimakasih**
__ADS_1