SOULMATE

SOULMATE
122


__ADS_3

Orang yang pertama kali ku ingat jika aku ada masalah pasti a Rangga, siapa lagi.


Aku mengirimkan a Rangga pesan. Meskipun nomor nya udah aku hapus dari kontak ku, ternyata kontak nya masih ada pada telegram.


Dengan keadaan ku yang masih gemetar karena baru saja selesai menelpon Ditto. Aku menahan emosi ku agar tidak terpancing amarahku karena kelakuan Ditto. Aku menahan semua apa yang aku katakan agar tidak terjadi suatu hal yang merugikan diriku. Badan ku gemetar. Tangan ku gemetar sambil aku menulis pesan dan mengirimkan nya kepada a Rangga.


"Sibuk ga? "


Ternyata tak ada balasan.


Andai aku masih punya mobil aku pasti akan langsung menemui a Rangga. Entah mengapa hanya a Rangga yang bisa membuat aku tenang di saat seperti ini.


Aku mencoba menenangkan emosi ku, bukan nya aku takut berurusan dengan polisi, hanya kenapa Ditto tidak bisa membiarkan ku hidup tenang. Selalu ingin bertengkar. Aku tidak mau seperti itu lagi.


Jarel dibawa ayahku ke rumah ibu. Karena menangis setelah mendengar aku berdebat lagi dengan Ditto. Untung saja banyak pembeli datang sehingga dapat mengalihkan rasa ku yang menahan emosi pada Ditto.


"Baru pulang shalat jum'at." A Rangga membalas pesan ku.


Alhamdulilah, sekarang a Rangga bisa membalas pesan ku. Aku pikir akan sama ketika aku menelpon nya berkali-kali pada saat aku menunggu ibu di IGD waktu itu. Tidak ada satu panggilan pun yang dia jawab.

__ADS_1


"Mau cerita. " Aku lihat jam di handphone ku jam 13.00 Jam sibuk a Rangga, aku tidak mau mengganggu kerjanya. Tapi aku mau cerita agar perasaan ku sedikit lega.


"Ada apakah?" ternyata a Rangga menjawab pesanku.


"Huru hara lagi, Masa iya Zara mau digugat Ditto ke polisi, gara-gara over kredit mobil. Ya allah kenapa nasib ku begini amat ya. "


"Emang bisa ya laporin ke polisi gara-gara over kredit mobil? "


"Entah lah aku juga ga tau. "


Seketika rasa khawatir ku hilang, jika sudah bicara kepada a Rangga. Aku pun tidak tau kenapa aku begini. Selama ada di dekat a Rangga hidup ku tenang. Meskipun bukan dekat secara fisik. Tapi secara bathin aku selalu merasa a Rangga dekat.


Aku juga membaca sebuah artikel tentang twinflame journey, Soulmate, dan karmic relationship. Mereka datang untuk penyembuhan jiwa yang pernah mengalami trauma di masa lalu, seperti hal nya Zara di masa kecil pernah mengalami pengalaman masa kecil yang kurang menyenangkan. Ditto juga mempunyai masa kecil yang kurang menyenangkan. Ditto kecil kurang kasih sayang orang tua. Karena kedua orang tua nya sibuk bekerja. Setelah dewasa dia mengalami sebuah kecelakan yang menewaskan korbannya. Entah kejadian sebenarnya seperti apa. Aku tidak pernah mendengar dari Ditto aku hanya mendengar dari tantenya. Karena meninggalkan trauma mendalam bagi Ditto, sehingga beberapa tahun dia takut untuk menyetir mobil sendiri pada akhirnya aku yang menguatkan dia. Untuk bisa menyetir mobil kembali. Sampai akhirnya dia membawa mobil ku selingkuh dengan Lidya, Lucu sekali.


Semoga kita bertiga sembuh pada akhirnya dan menemukan kebahagiaan di masa depan. Jika dilihat dari latar belakang kelahiran pun kita bertiga ada kesamaan aku lahir tanggal 21 bulan 4 tahun 1994, jika dijumlah kan 2 dan 1 jadi 3, 3 adalah bulan lahir Ditto yaitu tanggal 13 bulan 3 tahun 1987. Sedangkan Rangga lahir tanggal 3 bulan 12 tahun 1991. Bulan 12 rangga lahir dan tanggal 21 aku lahir itu angka yang terbolak balik. Ditto anak ke 1 dari 3 bersaudara, 1 laki-laki dan 2 perempuan sedangkan Rangga Anak ke 2 dari 3 bersaudara, 1 laki-laki dan 2 perempuan. Zara anak ke 2 dari 2 bersaudara, Zara mempunyai 1 kakak perempuan. Ditto dan Zara menikah tanggal 8 bulan 8 tahun 2015, dan bercerai tanggal 11 bulan 2 tahun 2022. Massa iddah ku yang menjadi patokan untuk menikah dengan Rangga yaitu tanggal 22 bulan 5 tahun 2022. Zara, Rangga, Ditto 1 perempuan 2 laki-laki. 1 tambah 2 jadi angka 3. Zara dan Ditto beda usia 7 tahun, Zara dan Rangga beda usia 3 tahun. Pernikahan Zara dengan Rangga ternyata hanya angan yang tidak pernah jadi kenyataan. Mungkin ini hanya sebuah kebetulan saja.


"Roti udah dateng belum? " Aku mengalihkan pembicaraan dengan A Rangga.


"Masih kosong."

__ADS_1


"Kapan dateng? "


"Harusnya hari ini, tapi belum ada. "


"Oh yaudah kabarin ya kalo nanti rotinya dateng."


A Rangga tidak membalas lagi pesannya, Mungkin sibuk.


Ada telpon dari saudaraku yang mengurus over kredit mobilku. Aku menceritakan Tentang Ditto yang ingin menggugat ku kepolisi gara-gara mobil.


"Ga usah khawatir, mobil udah jadi tanggung jawab abah, kalo Ditto macem-macem telpon abah aja, abah siap membantu. Masalah rumah juga, itu udah menjadi hak anak, apalagi anak Ditto laki-laki. Telpon abah kalo ada apa-apa. Abah siap membantu. "


Alhamdulilah sekarang aku tidak sendiri lagi dalam menghadapi masalah ku, ada orang yang mau membantu aku.


Ada telpon masuk dari pa Anton juga.


"Mobil aman di saya Zara, kemarin saya juga udah nelpon Ditto minta fotocopy KTP buat pengambilan BPKB mobil nya. Mau saya lunasin, ga usah khawatir."


Syukur alhamdulilah kalo gitu. Semoga Ditto tidak membuat huru hara lagi. aku cape mendengarnya juga.

__ADS_1


Ada tetangga ku belanja teman ayah ku. Aku bertanya masalah Over kredit mobil seperti apa aku tidak paham soal itu. Ternyata tetangga ku tau tentang sistem Over kredit bagaimana yang dilakukan pebisnis mobil bekas. Dia menjelaskan perjalanan nya.


Kemungkinan Pahitnya Nama Ditto akhirnya di blacklist pihak Leasing. Aku tidak tau soal urusan seperti itu. Yang jelas aku over secara baik-baik waktu itu. Aku tidak berniat untuk menjelekkan nama Ditto. Entah lah pada akhirnya nanti di buat seperti apa aku tidak tau. Mereka yang lebih paham. Mungkin hal itu yang membuat Ditto marah, Dia takut namanya di blacklist leasing. Karena nama dia udah di blacklist bank terkait pinjaman online, dia pernah bilang seperti itu. Bahkan ketika dulu sebelum di pindah dan menetap di Sukabumi. Nama Ditto sudah blacklist di catatan kepolisian di Jawa. Makanya ayah Handoko menitipkan Ditto padaku di Sukabumi karena ayah Handoko percaya sama aku. semoga Ditto bisa berubah menjadi lebih baik setelah menikah dengan ku, ternyata tidak sama sekali. Aku tidak bisa merubah orang lain. Yang bisa merubah diri menjadi lebih baik adalah diri kita sendiri bukan orang lain. Dan mungkin hukum Allah lah yang maha adil. Allah tau mana yang benar dan mana yang salah. Hukum tabur tuai itu nyata dan tidak membutuhkan waktu lama untuk pembuktian nya. Subhanallah...


__ADS_2