SOULMATE

SOULMATE
Demam


__ADS_3

Semakin malam, semakin dingin. Tapi kami bercerita seakan mengulang cerita masa lalu kami.


"Sayang, tadi maksudnya apa?" tanyaku sambil tiduran di pahanya.


"Yang mana?" tanyanya balik sambil mengelus rambutku.


"Ketika kita denger lagu until i find you,"


"Hm.. Aa mau hidup bersama Ine, dan kalaupun kita harus pergi, Aa mau pergi sama Ine, sehingga tidak ada rasa sedih ketika kita meninggalkan dunia ini"


"Gak boleh ngomong gitu, pamali, A" ucapku, tapi dia hanya tersenyum.


"Kita pulang ke kamar yok" ajaknya, ketika aku turun dari pondokan, dia menggendongku di pundaknya.


"Pegangan yang kuat ya"


Untung sudah malam, tidak banyak yang lihat kelakuannya memanjakanku.


"Sholat Isya dulu, ne.. " ucapnya mengingatkan.


"A, tolong kasih minya kayu putih ke badan Ine ya.. Kok tiba-tiba gak enak ya badannya"


Segera mungkin dia mengambil minyak kayu putih di tasku.


"Karena kemalaman jadi gini, maaf ya sayang" ucapnya menyesal.


"Bukan kok, bukan karena Aa, Ine aja yang gak fit." jawabku

__ADS_1


"Ya sudah, kita istirahat dulu ya."


Kemudian dia menyelimuti, dan segera tiduran di sampingku.


Malam itu kenapa tiba-tiba aku merasa sangat dingin.


Dan aku merasa dingin di kepalaku.


"A.. "ucapku lirih


"Ine kenapa? Minum air hangat ya" kemudian dia mengambil segelas air hangat dari dispenser.


"Minumlah, pelan-pelan" ucapnya


"Maaf ya A.. "


Kemudian dia menyuapiku dengan pelan-pelan.


"Sudah, A.. Nanti lagi" ucapku


"Badan Ine, semalam panas sekali. Kita ke rumah sakit ya." ajaknya.


"Gimana Alka?" tanyaku.


"Aa sudah bilang ke pak Min, Aa mau bawa Ine ke rumah sakit. Tadi mereka kesini, tapi Ine belum bangun. Aa sudah membelikan Alka snack dan makan untuk mereka. Tunggu sebentar ya, Aa siap-siap dulu."


#Rumah Sakit Bahagia

__ADS_1


"Tunggu ya sayang, bentar lagi dipanggil ya" ucapnya yang tetap menggenggam tanganku.


"Dokter Yopi.. Hai.. Long time no see ya.. " Sapa seorang yang memakai seragam putih di ruang periksa.


"Hai, dokter Gusti."


"Apa yang membawa dokter sampai di rumah sakit ini lagi? Mau kembali kesini?" tanyanya.


"No.. Ini perkenalkan, istri saya. Kami sedang honey moon, tapi ternyata istri saya tidak sehat." jelasnya


"Oke.. saya periksa ya. Demamnya sejak kapan?"


"Semalam kami jalan, dan setibanya di kamar, badannya sudah tidak enak. Ketika dia tidur, aku memegangnya dan menyadari, kalau dia tidak sehat."


"Baiklah.. saya kasih obat dan vitamin daya tahan tubuh ya" ucap dokter Gusti.


"Oke, dok.. thanks anyway" kemudian Aa membantuku turun dari tempat tidur pasien.


"Tapi, istrimu, ada magh ya? sepertinya lambungnya luka. Seharusnya dia dirujuk untuk di rawat, tapi kan tidak mungkin."


Aa kaget.


"Hm.. terima kasih, dok. Kami pamit ya, Nanti kita ketemu lagi ya" ucapnya dan kami pun pergi dari rumah sakit itu.


Aa menyewa mobil selama kami di Bali, dia mau menyetir sendiri, ternyata dia sangat hapal jalan-jalan di Bali ini. 2 tahun, cukup untuk mengenal daerah ini.


"Sehat ya sayang, masih banyak tempat yang harus kita kunjungi. Aa yakin Ine pasti suka" ucapnya yang dengan baiknya memanjakanku.

__ADS_1


"Aku harus sehat, aku tidak boleh mengecewakan dia. Ini impian kami, aku harus sehat" ucapku dalam hati.


__ADS_2