
cahaya kekuningan semburat di langit malam menambah keindahan pagi ini... semua anggota keluarga sudah bangun mengawali paginya.... para laki laki membantu membersihkan rumah dan mencari kayu bakar untuk persediaan dan untuk memasak...
Ana dan bibi may pergi ke pasar untuk membeli bahan makanan... di rasa semua sudah terbeli... bibi may kembali pulang... di jalan bibi may membelikan beberapa potong pakaian untuk Ana..
sampai rumah hanya ada suami bibi may, uncle jhon dan uncle robin... sedangkan uncle david,ron,william dan harry masih mencari kayu bakar untuk persediaan memasak dan perapian di rumah bibi may... karena mereka akan meninggalkan bibi may dalam waktu yang cukup lama.
Ana dan bibi may mulai memasak untuk sarapan mereka.. setelah memasak Ana memanggil para pria mengajak untuk sarapan bersama. saat itu william dan teman temannya baru saja datang.
selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah untuk berbicara tentang rencana perjalanan mereka besok...
" Ana kata William kamu tidak bisa menunggangi kuda? " tanya bibi may.
" haha iya bi. " jawab Ana tersenyum malu...
bukan salahku aku tidak bisa naik kuda. melihat dan menyentuh kuda saja baru kali ini... apalagi harus naik kuda. aku tidak punya pengalaman sama sekali... kalau menyetir mobil atau naik motor baru aku bisa. batin Ana
"uncle jhon tadi sudah membelikanmu kuda. kalau satu kuda di naiki 2 orang kasian kudanya. karena perjalanan kali ini memakan waktu 3 hari 2 malam " tambah bibi may.
" lama sekali bi... jauh sekali" kata Ana. dahi Ana berkerut terlihat berpikir keras....
" Will, kau jadi melamar gadis itu?" tanya bibi may pada William.
"iya bi. setelah sampai rumahnya aku akan melamarnya... ayah sudah sangat tua dan sekarang sakit... beliau ingin aku segera menikah. ayah juga sudah menyiapkan pesta pernikahanku. setelah sampai rumah besoknya kami menikah. bibi dan paman harus datang." william menjelaskan panjang lebar.
teman teman william merasa senang karena sahabat mereka sebentar lagi melepas masa lajangnya...." jangan lupa segera buatkan aku keponakan yang lucu" tambah ron memeluk william.
william hanya tersenyum simpul...
" ayo... kita akan mengajarimu menunggangi kuda.." ajak harry kepada Ana...
tumben... baru kali ini aku dengar suaranya...
" ayo"
Ana, Ron,William, Harry keluar rumah menuju tanah lapang yang akan digunakan Ana untuk belajar kuda...
kuda yang dibelikan uncle jhon tampak gagah. berwarna coklat gelap.. aku memberinya nama Tom...
sebelumnya aku sudah mengganti pakaianku dengan pakaian pria.. berupa baju model kemeja dan celana panjang. untuk memudahkanku naik ke atas kuda... jika tetap memakai rok... pasti ribet sekali.
pelatihan dasar diberikan oleh harry... tentang cara membuat kuda maju perlahan hingga menyuruhnya untuk lari... cara untuk membuat kuda berhenti pun tidak lupa juga untuk di ajarkan. penjelasan harry sangat mudah di mengerti.
perlahan Ana mulai menaiki kudanya... dan menyuruhnya maju perlahan... dirasa cukup mahir... Ana mulai memposisikan tubuhnya dan menhentakkan kakinya di sisi tubuh kuda dan Tom mulai berlari lari kecil...
__ADS_1
Ana tersenyum puas setelah berhasil menaklukkan Tom dalam waktu sehari...
di sisi lain harry tak meluputkan pandangannya mengawasi Ana dari jauh...
takut kudanya kehilangan kendali dan bertingkah liar...
sementara Willian dan Ron. di sisi tanah lapang sepertinya mulai berlatih bertarung... menjajal kemampuan Ron yang semakin hari semakin hebat...
selesai berkuda Ana dan Harry istirahat di bawah pohon rindang sambil melihat William dan Ron mengasah kemampuan mereka...
William terlihat sangat tampan di balik wajah seriusnya...
deg...deg...deggg...
jantungku berdetak sangat cepat ketika melihat William... ada apa dengan jantungku... heyy.... jangan cepat cepat. apa aku punya penyakit jantung... setahuku selama ini aku baik baik saja...
dirasa matahari semakin naik... membuat kami berempat berlindung di bawah pohon sambil berbincang ringan... tak lupa makanan yang bibi may bawakan menjadi penggajal perut saat merasa lapar... sedangkan Tom diikat di pohon bersama kuda yang lain di berikan makanan oleh Ron...
"Ana ayo kita pergi ke air terjun di dekat sini. mau ya" ajak Ron pada Ana...
" aku terserah kalian saja. bagaimana dengan kuda kuda kita...? tanya Ana...
" di bawa saja... dari pada di tinggal disini." jawab Ron..
"okay. ayo" kata Ana
tak begitu jauh akhirnya sampai di tempat tujuan... Ana sangat kagum pada air tenjun yang sangat indah... tidak begitu tinggi dan di bawahnya terdapat danau kecil ber air jernih dan tidak begitu dalam... sungguh ciptaan Tuhan yang sangat indah...
sedangkan para lelaki mulai melepaskan baju atasan mereka menyisakan celana.
tubuh kekar mereka terekspos indah membuat Ana memalingkan wajahnya karena malu...
selama ini dia tidak pernah melihat orang lain bertelanjang dada selain Andre dan papanya... itupun tubuhnya tidak sebagus tubuh para pemuda di depannya....
selain berbadan bagus ketiga pria itu juga memiliki wajah tampan.apalagi William.
eh? apa yang aku pikirkan....
Ana pun mulai melepas alas kakinya. menceburkan dirinya ke dalam air... setelah seharian berlatih kuda... mandi adalah opsi yang paling tepat untuk melepas kepenatan.
mulai berenang kesana kemari dan berendam menyejukkan badan....
sedangkan Ron, William , dan Harry... melompat dari tebing menguji adrenalin... mereka tertawa bahagia.... setelah melompat naik lagi dan melompat bergantian...
__ADS_1
baru kali ini Ana melihan tawa William dan Harry yang begitu lepas menambah kadar ketampanan pada keduanya...
Ana melihatnya sambil tersenyum.
Ron mendekati Ana " ayo Ana kau harus coba. menyenangkan sekali...."
" aku takut Ron.. kalian saja. aku melihat dari sini." jawab Ana sambil tersenyum simpul.
" baiklah" jawab Ron. kemudian dia berenang menjauh menuju ke tebing untuk melompat lagi....
saat sedang melamun Ana melihat sebuah tangan berusaha menggapai permukaan air...
Ana langsung berdiri melihat sekitar. dilihatnya Harry dan Ron masih berusaha menaiki tebing...
mana William. apa itu william... bukankah william bisa berenang... pasti dia bercanda...
batin Ana
gawat sepertinya itu William dan dia tidak bercanda...
tangan yang tadinya terlihat di permukaan mulai hilang...
sontak Ana langsung berteriak " William".
secepatnya Ana berenang menuju William.
Harry dan Ron yang mendengar Ana berteriak langsung kaget dan terjun langsung ke bawah... berusaha menolong William.
Harry dan Ron menggapai William lebih dulu dan membawanya ke tepi....
William sudah pucat dan tidak bernapas...
Ana Harry dan Ron langsung gemetar berusaha membangunkan William...
Ana yang pernah pelatihan CPR langsung menekan dada William... Ana mulai menghitung dan menekan dada william. kemudian meraih tengkuk William mendekatkan bibirnya ke bibir William. memberikan bantuan pernapasan dari mulut ke mulut....
Harry dan Ron merasa kaget akan perbuatan Ana.
berkali kali Ana melakukan CPR... dirasa mulai lelah tubuh William mulai menunjukkan reaksi... bernapas dan terbatuk...
mengeluarkan air dari hidung dan mulutnya...
semua merasa lega karena William berangsur membaik...
__ADS_1
*******
jangan lupa vote, like dan komentarnya y kak....