Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir

Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir
Berita hari ini


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, Tania baru saja selesai mandi, dia hari ini libur jadi rencananya mau pergi kencan dengan Evan.


Setelah sibuk memilih baju, akhirnya Tania mengambil satu dress cantik warna hitam yang terlihat elegan, Tania memakai dress itu dia berputar-putar di cermin, sungguh Tania merasa dirinya sangat cantik.


Tania duduk di kursi meja rias, dia memperhatikan penampilan. "Aku ini mau pergi kencan, kenapa tiba-tiba aku pingin sekali memakai dress hitam seperti ini, Tania ini tidak akan cocok untuk acara kencan apalagi kencan di siang hari seperti ini," gumam Tania dalam hatinya.


Tania sendiri merasa heran dengan dirinya sendiri, dari semalam pikirannya juga tidak tenang bahkan perasaan juga tidak enak.


"Kenapa, aku tidak bisa berhenti memikirkan Bian? Apa sebenarnya yang aku cintai Bian atau Evan?" pikir Tania dalam hatinya.


Tania mulai memoleskan riasan tipis di wajah cantiknya, tapi tiba-tiba ponsel miliknya bunyi dan ternyata itu telpon dari Devi yang tidak lain adalah rekan kerjanya.


Tania mengangkat telpon dari Devi, suara Devi terdengar sedang menangis.


"Dokter Devi, kamu kenapa?" tanya Tania, terdengar suara isak tangis Devi semakin kencang.


"Dok Nia, kamu lihat berita sekarang, pesawat penerbangan yang semalam Dokter Bian naik, pesawat itu mengalami kecelakaan," tangis Devi semakin pecah.


Tania ternganga tidak percaya, inilah jawaban dari keanehan-anehan yang Tania rasakan dari semalam?


"Tidak mungkin....."


"Dokter Devi, kamu pasti bercanda kan."


"Dokter Bian, mudah-mudahan ini hanya berita tidak benar."


Tania geleng-geleng tidak percaya, hatinya juga meronta-ronta tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari Dokter Devi.


"Aku serius, lihat berita! Pesawat itu jatuh ke dalam lautan yang begitu dalam," jelas Dokter Devi.


Tangis Tania semakin pecah, dia mematikan saluran telponnya lalu buru-buru menyalakan televisi.

__ADS_1


Dan benar kata Dokter Devi, pesawat penerbangan semalam mengalami kecelakaan dan pesawat itu jatuh ke dalam lautan yang begitu dalam.


Tania mendengar berita itu dengan begitu serius.


"Tok...tok...."


Evan mengetuk pintu rumah Tania, tapi Tania tidak kunjung keluar membukakan pintu untuk Evan.


"Ceklek, pintunya tidak terkunci."


"Tapi Tania, kemana?"


Evan langsung masuk ke dalam rumah Tania, Evan melihat Tania sedang duduk di sofa ruang tengah sambil menangis.


"Sayang, kamu kenapa?" Evan berjongkok di hadapan Tania.


"Bian... Dokter Bian, pesawatnya kecelakaan mas....." Tania terus menangis, Evan memeluk Tania dengan erat.


"Jangan menangis, kita pastikan ke bandara sekarang juga!" ajak Evan, mereka langsung pergi ke bandara untuk mencari tahu benar kah itu pesawat yang di naiki Bian atau bukan?


Evan langsung melajukan mobilnya menuju ke bandara.


****


Naya dan Raka sedang menikmati sarapan pagi mereka, tiba-tiba ponsel Raka berdering dan ternyata itu telpon dari Evan.


Raka mengangkat telpon dari kakak iparnya itu.


"Hallo kak...."


"Raka, kamu ke bandara sekarang ya!"

__ADS_1


"Ada apa kak?"


"Pesawat yang di naiki Dokter Bian mengalami kecelakaan."


"Aku akan ke bandara sekarang kak."


Raka terkejut, membuat Naya menatapnya bingung, Raka mematikan saluran telponnya.


"Ada apa mas?" tanya Naya.


"Sayang, kita harus ke bandara sekarang!" ajak Raka, Naya hanya mengangguk.


Raka dan Naya langsung berangkat menuju ke bandara.


Di perjalanan menuju ke bandara, Tania terus menangis, hatinya begitu hancur.


"Bian, aku harap kamu baik-baik saja." harapan Tania di sela-sela tangisannya.


Evan tidak tega melihat Tania, Evan hanya berusaha dan terus fokus melajukan mobilnya ke bandara.


Setelah beberapa lama akhirnya Evan dan Tania sampai di bandara, tidak selang berapa lama juga Naya dan Raka sampai di bandara.


Mereka langsung masuk ke dalam bandara untuk mencari tahu tentang Bian.


Mereka terus berharap agar Dokter Bian baik-baik saja, biar bagaimanapun Dokter Bian itu adalah orang baik.


Tania dan Naya duduk sedangkan Evan dan Raka bersama-sama mencari tahu tentang pesawat kecelakaan itu.


BERSAMBUNG


Terimakasih para pembaca setia

__ADS_1


__ADS_2