Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir

Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir
Drama minum s*s*


__ADS_3

Malam menunjukkan pukul 8 malam, Evan, Tania, Reza dan Amel, mereka masih di rumah Raka dan Naya.


Raka, Reza dan Evan dari tadi mereka asik main PS, sedangkan Naya, Tania dan Amel asik menonton film drama kesukaan mereka.


Mereka menghabiskan waktu libur mereka hari ini bersama, ya biarpun hiburannya cukup sederhana tapi itu membuat mereka semua terlihat akrab.


"Naya, kamu belum minum susu ibu hamil kamu, mas buatkan ya?" tanya Raka dengan suara kencang, Naya mendengus kesal karena dia sebenarnya tidak suka minum susu ibu hamil, tapi Raka selalu memaksanya agar kecebong dalam perutnya sehat terus.


"Mas, bolehkah Naya libur minum susunya? Lagian inikan tanggal merah mas," sahut Naya, membuat Raka agak kesal, Raka langsung memberikan stick PS nya pada Reza. "Lanjutkan permainanku, aku mau mengurus istriku dulu," kata Raka dan Reza menerima stick PS itu dari tangannya Raka.


Raka berjalan sambil ngedumel kesal. "Mana ada minum susu libur segala, tanggal hari ini boleh merah tapi minum susu tidak boleh libur, dasar Naya ini ada-ada saja." Raka berjalan ke dapur.


Tania tersenyum, dia tahu Raka seperti apa? Ya biarpun istrinya menolak pasti Raka akan terus memaksanya, apalagi demi kesehatan calon anaknya.


"Percuma Nay, Raka itu memang seperti itu. Beruntung kamu punya suami seperti Raka, dia sangat perhatian sekali." Timpal Tania, yang di anggukin oleh Amel.


"Iya Nay, lihat suamimu saat membuat susu, aura calon bapaknya begitu terlihat." Amel melihat Raka yang sedang sibuk membuat susu di dapur.


Reza dan Evan saling sorak, saling menggerutu, mereka saat ini sedang bermain dengan pertarungan yang begitu sengit.

__ADS_1


"Nah kan, ayo balap Reza! Jangan mau kalah dengan cecungguk ini!" Evan begitu semangat memainkan gamenya.


"Lihat saja, aku tidak akan kalah dengan bujang lapuk seperti Kak Evan ini," Reza begitu yakin dia juga begitu semangat memainkan game balapan mobil yang mereka mainkan.


Raka berjalan dari dapur sambil membawa satu gelas susu ibu hamil untuk Naya.


"Mas, aku tidak mau."


"Kamu harus minum, mas tidak mau tahu!"


"Tapi mas, ini rasanya bikin enek."


Raka menatap Naya dengan penuh cinta, dengan sabar Raka membujuk Naya, karena inilah yang selalu saja di lakukan Naya saat di suruh minum susu ibu hamil, iya Raka biasa menyebutnya drama minum susu.


Akhirnya mau tidak mau Naya meminum susu itu, setelah habis Naya memberikan bekas gelas susu pada Raka.


Raka menerima gelas, di tersenyum lega ya biarpun harus main drama dulu, tapi saat melihat Naya meminum susunya, itu membuat Raka senang dan sangat tenang.


*****

__ADS_1


Malam menunjukkan pukul 10 malam, akhirnya Evan dan yang lainnya sudah pulang, kini Raka dan Naya juga sudah berada di dalam kamar mereka.


"Sayang, mas pingin tengok kecebong kita. Boleh ya, mas kangen." Raka mulai merayu manja istrinya.


Tangan menyentuh pipi sang istri dengan lembut, bibirnya mendekati bibir Naya hingga "Cup" sebuah kecupan manja mendarat di bibir mungil milik Naya.


Tanpa menjawab Naya menikmati ciuman dari suaminya, hingga ciuman mereka semakin panas.


Tangan Raka mulai bergerilya kemana-mana, Naya begitu menikmati permainan suaminya.


Hingga keduanya sama-sama mengeluarkan d*s*h*n manja, kini tubuh mereka sudah polos seperti toples, karena ulah Raka yang sudah membuang pakaian mereka di lantai.


Raka memulai aksinya, hujaman penuh kenikmatan itu di rasakan oleh Naya hingga akhirnya c**ran hangat Raka akhirnya keluar dengan sempurna.


Malam ini Raka tidak melakukan hanya sekali, setelah istirahat beberapa lama, Raka kembali memulai aksinya, hingga membuat Naya merem melek.


Setelah sama-sama merasa puas, akhirnya keduanya terkapar lemas di atas kasur. Naya juga terlihat begitu kelelahan, tanpa mandi atau membersihkan tubuh mereka lebih dulu, mereka langsung tertidur nyenyak, karena sudah sangat lelah dan semua badan rasanya pegal sekali.


BERSAMBUNG 😁

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia 🙏


__ADS_2