
Reza dan Hellen asik bercanda berdua, bahkan mereka juga mau makan siang bersama.
Amel masih terdiam tidak percaya, bahkan dia tidak bergeming sama sekali dari tempatnya itu.
"Kenapa kamu tega mas?" batin Amel dalam hatinya.
Naya yang sedang berjalan menuju ke dapur untuk membuatkan kopi untuk suaminya, dia menghentikan langkah kakinya melihat Amel hanya diam dengan pandangan kosong.
"Kak Amel...." sapa Naya, tangannya menepuk pundak Amel dengan pelan.
Amel menoleh karena kaget merasakan ada yang menyentuh pundaknya. "Naya," sapa Amel lembut.
"Kok bengong, ada apa?" tanya Naya, tapi Amel hanya geleng-geleng kepala tapi mata Amel terlihat begitu sedih.
Naya mengangguk, lalu kembali menatap Amel dengan tatapan begitu lembut.
"Kak, jangan bohong padaku, apa yang membuat kakak sedih?" tanya Naya, mata Amel tidak bisa berbohong.
"Nay, Mas Reza bersama wanita cantik, bahkan wanita itu terlihat begitu cantik, mereka begitu akrab Nay," cerita Amel dengan jujur.
"Kak, mungkin itu hanya klien atau rekan kerjanya, jangan berpikir macam-macam dulu ya kak. Nanti kakak tanyakan dulu pada Kak Reza agar tidak terjadi salah paham di antara kakak dan Kak Reza," saran Naya karena tidak mau terjadi salah paham di antara mereka berdua.
__ADS_1
Amel mengangguk benar kata Naya kalau dia harus tanyakan dulu pada Reza, Amel juga buru-buru menepis semua pikiran buruknya tentang Reza.
"Mungkin tadi Mas Reza tidak menyapa aku karena Mas Reza sedang bekerja dan wanita cantik itu juga klien penting pastinya," Amel menyakinkan hatinya.
"Iya Nay, terimakasih ya Nay, oh iya aku lanjutkan pekerjaanku dulu ya Nay," pamit Amel dan dia berlalu pergi meninggalkan Naya.
Setelah Amel pergi, Naya melanjutkan perjalanan menuju ke dapur untuk membuatkan kopi untuk suaminya, karena Raka meminta untuk minum kopi buatannya akhirnya Naya turun langsung ke dapur untuk membuatkan kopi untuk suami tercinta.
"Mudah-mudahan Kak Reza dan Kak Amel baik-baik saja, aku yakin pasti Mas Raka tahu wanita cantik yang bersama Kak Reza itu siapa?" batin Naya dalam hatinya.
Setelah beberapa lama akhirnya Naya selesai membuat kopi, Naya langsung membawa kopi yang di buatnya ke dalam ruangan suaminya.
Sesampainya di ruangan Raka, Naya menaruh kopi itu di atas meja. Lalu Naya duduk di sofa tepat di sebelah Raka.
Raka mengangguk, lalu dia mengambil cangkir yang berisi kopi itu dan menyeruput kopi itu dengan pelan, setelah selesai Raka menaruh kembali cangkir itu di atas meja.
"Mas, boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Naya, akhirnya Raka melepaskan pandangannya dari laptopnya dan menoleh ke arah Naya.
"Mau tanya apa sayang?" tanya Raka dengan nada lembut.
Naya terdiam, tapi jika dia tidak bertanya dia pasti akan semakin penasaran.
__ADS_1
"Mas, wanita yang bersama Kak Reza itu siapa?" tanya Naya, tapi Raka malah menatap Naya dengan tatapan cemburu.
"Apa kamu sedang cemburu?" tanya Raka, yang membuat Naya menghela nafas panjang.
"Pertanyaan macam apa ini? Apakah suamiku sudah gila?" batin Naya dalam hatinya.
"Apa sih mas? Kenapa jadi kamu yang cemburu? Aku bertanya karena aku lihat Kak Amel tadi melihat Kak Reza dengan wanita cantik," jelas Naya agar Raka tidak salah paham pada dirinya.
Raka mengangguk, dia tersenyum, tadinya sudah takut kalau Naya cemburu para Reza, aish dasar Raka apa-apa selalu cemburuan sekali, apalagi kalau masalah Reza pasti dia akan sangat marah.
"Dia adalah klien aku sayang, tapi sepertinya Reza dan Hellen itu sudah saling mengenal, hanya saja mas tidak tahu pastinya," jawab Raka dengan nada lembut.
Naya mengangguk, kini Raka kembali sibuk dengan laptopnya sedangkan Naya menikmati cemilan yang di pesankan oleh Raka.
Di kantin kantor Reza sedang makan siang bersama Hellen, lagi-lagi Amel harus melihat pemandangan yang tidak dia inginkan lagi.
Amel menghela nafasnya dengan berat, Reza melihat Amel tapi lagi-lagi Reza tidak menyapa Amel dan memilih fokus dengan Hellen.
"Siapa sih wanita itu?" Amel terlihat kesal, bahkan dia yang tadinya mau makan siang Amel malah meninggalkan makan siangnya begitu saja.
Setelah Amel pergi, Reza diam-diam memperhatikan Amel, entah apa yang akan terjadi?
__ADS_1
BERSAMBUNG
Terimakasih para pembaca setia