
Kini Elina, mendudukkan Rio di sofa dan dia bergegas untuk mengambil alat p3k.
"Kamu kenapa mas?" Tanya Elina, dia membuka alat p3k yang dia ambil.
"Aku....."
Rio menghentikan kata-katanya, dia tidak yakin memberitahukan semuanya pada Elina akan kejadian tadi di rumah Raka.
Elina dengan telaten mengobati luka di sudut bibir Rio.
"Kamu berantem sama siapa mas?" Tanya Elina sambil mengobati luka di sudut bibir Rio.
Rio hanya terdiam sambil memikirkan kejadian tadi. Dalam hatinya Rio ingin sekali membalas Raka.
"Kenapa kamu diam saja mas?Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan aku?" Elina menatap mata Rio begitu dalam.
"Kamu kenapa si bawel sekali, bisa tidak kamu diam." Sentak Rio, yang lagi-lagi membuat Elina sedih bahkan menangis dalam hatinya.
"Kenapa, Mas Rio sekarang berubah sekali dulu Mas Rio begitu lemah lembut," batin Elina dalam hatinya.
Elina tidak berani menjawab apalagi Rio saat ini terlihat begitu marah, selesai mengobati luka Rio, Elina langsung masuk dalam kamar. Dia terlalu males jika harus kembali berdebat dengan suaminya.
Rio berdecak kesal, dia masih sangat marah kini dia merebahkan kepalanya di sofa, tatapan matanya terlihat penuh amarah. Tapi dia hanya bisa diam dan menahannya.
Elina duduk di tepi ranjang, kini buliran air mata sudah membasahi pipi mulusnya, hatinya sedih apalagi mengingat sikap suaminya yang sudah banyak berubah.
__ADS_1
"Mas Raka, aku merindukanmu. Aku salah, aku sudah memilih Mas Rio."
"Sekarang, aku sadar mas, kalau Mas Rio itu bukan laki-laki yang baik."
"Mas Raka, aku salah sudah berselingkuh dengan Mas Rio, rasanya aku ingin kembali padamu mas."
Elina hanya bisa mencurahkan hatinya, kini dia terus menangis. Rasanya ingin pergi dari hidup Rio, tapi Elina tidak tahu harus pergi kemana? Sedangkan Elina sudah tidak punya apa-apa, jadi dia hanya bisa bertahan dengan Rio untuk saat dan entah sampai kapan?
*******
Jam menunjukkan pukul 7 malam, Naya terdiam sendirian di meja makan. Dia hanya melihati makanannya yang ada di hadapannya saat ini.
Bahkan Naya tidak menyentuh makanan itu sama sekali.
"Bukannya itu suaminya mantan istrinya Mas Raka, tapi kenapa? Dia bisa datang ke rumah?" Naya berpikir keras, dia heran saja kenapa laki-laki itu bisa-bisanya datang ke rumahnya?
Raka yang baru saja keluar dari dalam ruang kerjanya, dia berjalan menuju ruang makan untuk menemui istrinya.
Raka melihat piring yang berisi nasi dan berbagai macam lauk, masih utuh membuat Raka menarik nafasnya dengan kesal.
"Kenapa Naya tidak makan?" Batin Raka dalam hatinya.
Naya yang bengong, dia tidak sadar kalau suaminya sudah duduk di kursi tepat di sebelah Naya duduk.
"Sayang, kamu kenapa?" Tanya Raka, tapi Naya hanya diam saja, dia terus melamun.
__ADS_1
Raka memegangi tangan Naya, membuat Naya tersadar dan kini dia menatap suaminya.
"Mas, kamu kapan datang?" Tanya Naya, membuat Raka hanya bisa tersenyum kecil.
"Mas datang dari tadi, kamu kenapa bengong? Masih kepikiran dengan laki-laki br*ngs*k itu?" Tanya Raka, dia tahu pasti Naya sangat takut dan tentunya kawatir.
Naya mengangguk pelan, Raka menarik Naya masuk ke dalam pelukannya.
"Sayang, jangan pikirkan dia! Mas jamin, dia tidak akan macam-macam lagi pada kamu," tutur Raka dengan nada lembut.
Naya merasa nyaman di pelukan Raka, kali ini hanya pelukan suaminya yang bisa membuat dirinya sangat tenang.
"Iya mas." Jawab Naya dengan nada lembut.
"Sekarang, kamu makan dulu ya! Nanti perut kamu sakit," kata Raka dan dia melepaskan Naya dari dalam pelukannya.
Raka menatap Naya begitu dalam, Naya juga melakukan hal yang sama, kini tatapan mereka begitu penuh cinta.
"Jangan terus menatap mas, atau mas akan memakanmu!" Ancam Raka dengan tatapan mesum, membuat Naya menjulurkan lidahnya.
"Dasar Mas Raka mesum," ledek Naya dengan jail.
"Makan dulu, berdebat juga butuh tenaga sayang!" Kata Raka, dia menyuapkan makanan ke dalam mulut Naya.
Akhirnya Naya makan tapi di suapi oleh Raka, sungguh Raka ini adalah tipe suami idaman biarpun dia seorang duda. Tapi kalau masalah bucin-bucinan, Raka bisa sebucin anak muda yang sedang kasmaran.
__ADS_1
BERSAMBUNG 🤗
Terimakasih para pembaca setia 🤗💪