
Kini satu minggu telah berlalu akhirnya pernikahan Tania dan Evan berlangsung di sebuah hotel mewah milik Raka Kumara.
Sebagai adik ipar yang baik Raka, Raka juga tidak menyuruh Evan membayar hotel yang di gunakan pesta oleh Evan dan Tania, ya selain sebagai kado, semua ini Raka juga lakukan untuk kakak iparnya ini.
Banyak tamu-tamu undangan yang berdatangan, rekan-rekan kerja Evan dan Tania juga banyak yang hadir di acara pernikahan mereka.
Malam ini Evan dan Tania terlihat begitu bahagia, Evan juga terlihat sangat tampan dengan setelan jas warna putihnya dan Tania juga terlihat cantik dengan gaun warna putih tulang yang dia pakai malam ini, mahkota kecil menghiasi kepalanya, sungguh malam ini Tania begitu cantik seperti seorang putri.
"Sayang, kamu malam ini cantik sekali," kata Evan. Matanya tidak berkedip melihat wajah cantik Tania yang begitu mempesona malam ini.
Bahkan banyak mata para tamu yang datang menatap mereka berdua dengan kagum.
"Lihat, Kak Evan malam ini begitu cantik," kata Raka yang saat ini duduk di sebelah Naya.
"Kak Tania juga begitu cantik mas," puji Naya sambil tersenyum.
Amel dari tadi tidak berkedip, rasanya tidak sabar ingin segera menggelar pernikahan dia dan Reza.
Reza menatap Amel begitu lekat, dia tahu pasti sebagai seorang wanita Amel sudah membayangkan pernikahan yang begitu indah.
__ADS_1
"Sabar sayang, sebentar lagi kita halal," kata Reza membuat Amel tersenyum malu karena ternyata Reza mengerti pikirannya.
"Iya mas, aku tidak sabar lagi," jawab Amel terlihat begitu polos tapi jujur.
Acara demi acara berlalu, semua tamu undangan yang datang juga memberikan selamat pada kedua mempelai pengantin.
Kini giliran Raka, Naya, Reza dan Amel yang akan memberikan selamat pada Tania dan Evan.
Raka tersenyum penuh arti, Evan juga membalas senyuman Raka.
"Heeh...ada apa dengan senyummu ini? Aku rasa ada yang tidak beres," tebak Evan dengan begitu yakin.
"Kakak ini, tentu saja aku tersenyum untuk acara pernikahan kalian yang begitu bahagia ini," jawab Raka sambil tersenyum kecil.
"Betapa bahagianya melihat mereka begitu rukun dan sangat akrab seperti ini, mungkin jika nanti aku pergi meninggalkan mereka untuk selamanya aku juga akan tenang," batin Ratih dalam hatinya.
"Oh iya kak, aku sudah siapkan kado untuk kakak dan kakak ipar, nanti kakak datang saja ke hotel xx! Ini kunci kamar hotelnya kak dan disana sudah aku siapkan semuanya untuk pertempuran kakak malam ini," bisik Raka agar Tania tidak mendengarnya.
Tania menatap Raka penuh curiga. "Apa yang Raka bisikan pada Evan?" batin Tania dalam hatinya.
__ADS_1
"Kak Tania, selamat ya atas pernikahannya, mudah-mudahan langgeng sampai maut memisahkan kalian," doanya Naya untuk pernikahan Tania, Naya memeluk Tania dan Tania juga dengan senang hati membalas pelukan Naya.
"Terimakasih ya Nay, mudah-mudahan kandungan kamu juga sehat, ingat sudah mau melahirkan jangan terlalu kelelahan ya!" tutur Tania dan di anggukin oleh Tania.
Reza dan Amel juga mengucapkan selamat pada Tania dan Evan.
Kini setelah beberapa lama akhirnya acara pernikahan Tania dan Evan selesai.
Akhirnya acara pernikahan Tania dan Evan berjalan dengan lancar, mereka berdua juga langsung menunju ke hotel yang Raka tadi bisikin pada Evan sedangkan Raka dan yang lainnya juga langsung pulang, Ratih juga malam ini ikut pulang ke rumah Naya dan Raka.
Evan dan Tania malam ini di antar oleh supir suruhan Raka.
"Mas, kita mau kemana?" tanya Tania, karena supirnya itu tidak melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.
"Nanti kamu akan tahu sayang," jawab Evan yang tidak mau memberitahukan pada Tania mereka mau kemana?
Akhirnya Tania malas bertanya dan memilih memanyunkan bibirnya, dasar Evan nanti kalau tidak dapat jatah malam pertama baru tahu rasa.
BERSAMBUNG
__ADS_1
terimakasih para pembaca setia 😊
Apa kabar semuanya? Maaf Author baru update lagi soalnya Author sibuk dengan acara pernikahan Author jadi sibuk sekali selama beberapa hari ini 🙏