Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir

Suamiku Duda Kaya Tajir Melintir
Tentang Amel


__ADS_3

Reza terlihat bingung, kenapa dengan Amel ini?


"Ibu, kamu kenapa?" Tanya Reza.


Amel akhirnya menitikkan air matanya, Membuat Reza semakin bingung.


"Mell, kok kamu menangis? Apa ada masalah?" Reza terlihat kawatir pada Amel.


"Kamu tahu kan Za, ibuku adalah seorang ibu tiri. Waktu ayahku masih hidup aku baik-baik saja, bahkan ibu aku juga tidak pernah berbuat jahat padaku. Tapi setelah ayahku meninggal 3 tahun yang lalu, semuanya tidak seperti dulu, bahkan ibuku memaksaku menjadi seorang p*l*c*r karena aku harus melunasi hutang-hutang ayahku," cerita Amel sambil menangis. Saat ini dia hanya bisa meratapi nasibnya yang malang ini.


Flashback


Beberapa tahun waktu ayahnya Amel masih hidup, semuanya baik-baik saja bahkan dia tidak pernah hidup susah.


Dan kini dia harus menjadi seorang p*l*c*r karena ibunya yang menyuruhnya. Apalagi hidup ibu tirinya begitu glamor, sukanya arisan dan tentunya poyah-poyah, hingga Amel akhirnya harus menjadi mesin uang untuk ibunya.


Amel dengan sabar menghadapi semuanya, kadang dia hanya bisa menangis dalam hatinya. Ingin memutar balikkan waktu tapi semua itu tidak mungkin.


Malam itu, Amel sedang di dalam kamarnya tiba-tiba sang ibu datang dan dia menj*mbak rambut panjang Amel.


"Sakit bu...." runtih Amel, dia terkejut sambil menahan tangan ibunya yang menj*mbak rambutnya dengan kuat.


"Sakit.... sakit..., kerja sana! Kamu tahu, bapakmu sudah meninggal dan kamu bisa-bisanya duduk saja," sentak Lastri. Yang tidak lain adalah ibunya Amel.


"Amel sedang mencari pekerjaan bu, sabar ya bu." Jawab Amel, dia menatap ibunya dengan wajah memohon.

__ADS_1


"Lama, sekarang juga kamu pergi ke bar dan kamu harus menjadi p*l*c*r!" Lastri menatap Amel dengan tatapan sinis.


Malam itu Amel hanya bisa menangis dan dia pergi ke bar seperti yang di suruhnya oleh ibu nya. Amel melangkahkan kakinya menuju bar, dengan langkah malas, akhirnya malam itu menjadi malam yang begitu pahit bagi Amel.


Sampai beberapa tahun berlalu, Amel akhirnya bekerja di bar itu karena gajiannya lumayan dan tentunya setiap malam Amel dapat uang banyak, apalagi jika Amel banyak melayani tamu para hidung belang.


Tapi biarpun Amel kerja seperti ini, Amel tidak melayani para tamunya tidur. Dia hanya menemani tamunya minum dan jalan saja.


Sampai saat ini, Amel masih kerja di bar demi memberikan uang banyak untuk ibunya.


Of Flashback


Reza mendekatkan dirinya ke Amel, tanpa meminta izin pada Amel, Reza menarik Amel masuk ke dalam pelukannya.


Padahal Amel dulu hidupnya sangat bahagia, tapi siapa yang menyangka? Kalau kehidupan Amel berubah dratis seperti ini.


"Bagaimana kalau aku ajak kamu jalan-jalan?" Tawar Reza, dia ingin menghibur Amel agar tidak bersedih.


"Tapi Za, kamu harus menyewa aku! Agar aku bisa keluar bersama kamu," kata Amel yang diiringi dengan isak tangis.


Reza mengangguk pelan, dia paham dengan maksud Amel.


"Iya siap," jawab Reza dengan tegas.


Setelah melakukan perintah dari Amel, kini Reza langsung mengajak Amel pergi jalan-jalan entah kemana?

__ADS_1


*****


Raka, malam ini menginap di rumah Ratih karena kebetulan Ratih tidak pulang. Jadi Malam ini Raka dan Naya tidur di kamar Evan, karena kamar Naya sangat tidak nyaman jadi Evan memberikan kamarnya malam ini untuk adik iparnya dan adik kesayangannya.


Malam semakin larut, Evan terlelap di sofa sedangkan Raka dan Naya masih terjaga, mereka masih mengobrol.


"Mas, kamu bawa kemana Kak Reza?" Tanya Naya penasaran.


"Mencari istri sayang, kamu jangan kawatir." Jawab Raka, sambil menarik Naya masuk ke dalam pelukannya.


Naya tampak gelisah, membuat Raka agak kesal.


"Kamu kenapa?" Tanya Raka.


"Mas, kamu ganti baju kamu deh! Parfumnya sungguh baunya buat enek," keluh Naya dengan manja.


Raka terdiam, padahal inikan parfum yang biasanya di gunakan.


"Ini parfum yang biasa mas pakai sayang," kata Raka, tapi Naya malah menjauhkan tubuhnya dari pelukan Raka.


Raka hanya menatap istri kecilnya ini dengan tatapan bingung.


BERSAMBUNG 😁


Terimakasih para pembaca setia 😊

__ADS_1


__ADS_2