Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Awal yang manis


__ADS_3

pada akhirnya dengan sedikit ragu-ragu Hayat mengulurkan telapak tangannya ke hadapan Ahem, gadis tersebut menatap bola mata laki-laki di hadapannya untuk beberapa waktu.


tidak dipungkiri dari sekian banyak dia mengenal laki-laki, satu-satunya orang yang bisa membuat dia berdebar-debar karena perlakuan manisnya hanya Ahem, gadis tersebut seketika mengulum senyumannya saat Ahem meraih tangannya dan menggenggamnya dengan erat.


Pada akhirnya setelah menutup pintu apartemennya mereka segera beranjak pergi dari sana.


Hayat terlihat melirik kearah Ahem yang mulai membawa langkahnya menuju ke arah bawah ke area parkiran apartemen tersebut, telapak tangan laki-laki tersebut menggenggam erat telapak tangannya tanpa ingin melepaskannya.


"kita memangnya akan makan di mana?"


gadis tersebut bertanya dengan polos menunggu jawaban akhir untuk beberapa waktu.


"aku sedang memikirkannya, apa kamu memiliki tempat rekomendasi?"


Ahem bertanya cepat kearah Hayat, bola mata langsung melirik ke arah sisi kanannya di mana Hayat berada.


mendapatkan pertanyaan seperti itu sejenak Hayat tampak berpikir sembari terus melangkah sejajarkan dirinya tepat disamping Ahem.


"Bagaimana jika makanan kaki 5?"


Hayat bertanya dengan cepat.


"Pecal lele jadi rekomendasi untuk ku"


lanjut Hayat lagi.


"Ya?"

__ADS_1


Ahem seketika langsung mengerutkan keningnya atas saran makanan yang diberikan oleh hayat.


"Apa tadi? pecel..lele?"


Sangat sulit sekali menyebutkan nama makanan itu fikir nya.


sebenarnya dia bukan tipe orang yang pilih-pilih makanan tapi dia tidak pernah makan di kaki lima di Indonesia karena dia bukan penduduk yang menetap di sana sebelumnya, seluruh kehidupan nya ada di Prancis, sebab sejak awal mommy nya memutuskan menetapkan di Prancis hingga dia dewasa, menghabiskan pendidikan nya di sana dan kembali ke Indonesia jika ada beberapa acara keluarga dari pihak mommy atau perayaan hari besar


Dan percayalah menu pecel lele menjadi menu baru yang dia dengar dari bibir gadis tersebut.


"aku baru mendengarnya"


ucap Ahem cepat sambil memikirkan bagaimana bentuk makanan tersebut.


"Aku harap itu rekomendasi?"


"Tentu saja"


"Seperti nya aku belum pernah memakan nya"


"Aiyooooo kalau begitu Mister harus mencobanya, saat di Palembang pecel lele adalah menu andalan kami, aku curiga jangan-jangan Mister tidak tahu mie goreng?"


buru-buru gadis tersebut menoleh ke arah Ahem.


yang ditanya terlihat menggaruk kepalanya dengan sedikit bingung.


"Pempek Palembang juga tidak tahu?"

__ADS_1


Hayat memicingkan sebelah matanya.


"makanan orang Indonesia sedikit membuatku asing dan bingung, hayat"


ucap laki-laki tersebut cepat.


"ada terlalu banyak jenis dan juga berbagai macam nama, sejauh ini yang aku tahu hanyalah masakan Padang, karena mommy Nadya begitu menyukainya"


mendengar ucapan Ahem seketika membuat Hayat terkekeh.


"Kalau Begitu harus sering-sering mencoba kuliner Indonesia"


"Mau membawa ku mengelilingi kuliner nya"


Ahem seketika mengambil kesempatan.


Hayat langsung terkekeh.


"Dia pandai mengambil kesempatan"


"Aku type laki-laki yang enggan membuang kesempatan"


lanjut laki-laki tersebut cepat.


"Aiyooooo aku berarti harus hati-hati bicara"


"No...aku suka kamu yang selalu bicara cepat dan asal, jadi diri sendiri dan jangan menahan nya"

__ADS_1


Pada akhirnya obrolan mereka berdua terlihat mengalir dengan lancar, sebenarnya Ahem tidak begitu paham dengan makanan-makanan orang Indonesia sedangkan hayat jelas begitu khatam dengan berbagai macam makanan Indonesia.


Karena itu bukankah itu bagus untuk nya? dia bisa memanfaatkan kesempatan untuk sering-sering membawa gadis tersebut keluar bersama dirinya.


__ADS_2