Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Ohhh Spiderwoman


__ADS_3

ketika tuan All zigra ingin menoleh ke arah di mana istrinya menoleh seketika nyonya Nadya langsung menarik suaminya dan meraih wajah nya.


"Sayang sebaiknya naik mobil ku saja"


Wanita tersebut bicara cepat tidak membiarkan laki-laki dihadapannya tersebut menoleh ke belakang apalagi ke atas jendela jendela.


Percayalah, dia melihat pemandangan mengerikan, Hayat menjadi spiderwoman yang tidak punya jaring laba-laba ditangan nya, tengah bergelantungan di atas sana, berusaha untuk kembali naik bersusah payah, saat sadar ada mertua nya.


"Aiyooooo"


Dia pikir kenapa dia harus melakukan hal ekstrim lagi?!.


Ingin sekali mengintip rupa mertua laki-lakinya, cukup penasaran bagaimana bentuk wajahnya, sebab hingga sejauh ini dia belum pernah melihat daddy Ahem, jangankan wajah nyatanya fotonya saja dia tidak punya.


perempuan itu pikir bagaimana bisa suaminya tidak menggantung foto mertua laki-lakinya di dalam rumah sebesar itu, itu membuatnya sedikit kebingungan dan dia cukup penasaran, mencoba untuk melihat dan memperhatikan dengan seksama wajahnya namun sayangnya mommy Nadya langsung meraih wajah daddy mertuanya dan melarang laki-laki tersebut menoleh kearah dirinya.


"Kenapa dengan mobil ku?"


Jelas saja tuan All zigra bertanya penasaran, ingin menoleh tapi wajah nya terus di tahan istrinya.


"Sayang... ahhh ban nya, yah ban nya kempes"


Dia benar-benar mengarang cerita, menyeret suaminya agar menjauh dari sana.


"Ban kempes?"


Laki-laki tersebut mengerut kan keningnya.

__ADS_1


Bagaimana bisa? dia jelas saja bingung, dia pikir ban mobil nya baik-baik saja.


Ahem yang tiba-tiba melihat mommy nya menarik daddy nya ke arah yang berlawanan jelas saja ikut mengerutkan keningnya, dia baru saja ingin membuka suaranya namun tiba-tiba mobilnya memberikan kode sambil berkata.


"Ban pecah, melayang keteras....ah maksud ku lihat ban mobil daddy dan dan lihat langit cerah yang seperti nya tidak akan turun hujan"


Demi apapun wanita itu bicara dengan ngelantur, membuat Ahem terlihat masih bingung, detik selanjutnya menatap kearah mobil daddy nya dan detik berikutnya lagi,


"What? oh shi.t"


Ahem jelàs terkejut setengah mati, dia memucat dan menegang.


"Sudah ku duga, oh my god"


Laki-laki tersebut langsung berteriak.


"Dad...mom... hati-hati dijalan"


"Ohhh god aku bisa terkena serangan jantung lama-lama"


Gumam nyonya Nadya.


"What? ada apa dengan jantung mu sayang?"


Seketika tuan All zigra bertanya, meskipun tua Indra pendengaran nya cukup baik untuk mendengar keluhan istrinya.


"Hah? tidak maksud ku sayang... aku seperti nya harus pergi memeriksa kan diri kedokter jika ada waktu luang, siapa tahu ada penyakit yang menerjang tiba-tiba"

__ADS_1


Wanita tersebut mengelak, berusaha untuk mencari alasan atas ucapan nya.


"Jangan membuat khawatir"


Tuan All zigra terlihat panik, tidak suka sesuatu yang buruk terjadi pada istrinya.


Dulu sudah hampir gila ketika bertahun-tahun hampir kehilangan istrinya, di masa lalu tragedi malam itu menyisakan luka dan duka, berpikir Nadya akan pergi meninggalkan dirinya selama-lamanya saat dia tidak melihat harapan hidup sama sekali dari wanita tersebut kala itu.


tidak ada masa paling berat ketika dia di uji dengan dua pilihan hidup dan mati untuk istrinya, karena bagi nya satu-satunya titik paling terendah dalam hidup nya saat dia nyaris kehilangan Nasya, dan satu-satunya kelemahan dalam hidup adalah istrinya.


"Jangan menakuti ku"


Ulang nya lagi sambil menatap dalam wajah istrinya.


"Sayang aku baik-baik saja, jangan khawatir, hanya darah rendah saja, jadi harus periksa kedokter jika ada waktu luang"


Dia meralat semua ucapan nya, tahu suaminya menampilkan ekspresi khawatir berlebihan.


"Kita pergi kedokter sekarang"


"Ini weekend"


"Aku akan membakar rumah sakit nya jika mereka tidak menelpon dokter nya agar datang"


Dan All Zigra yakin tidak ada yang akan menolak perintah nya.


"Sayang"

__ADS_1


"Kita pergi sekarang"


Nyonya Nadya terlihat mengulum senyuman nya, dia pikir suaminya masih saja sama seperti dulu, meskipun anak-anak telah dewasa dan mereka sudah tua, All Zigra masih lah sosok laki-laki yang membuat nya jatuh cinta untuk pertama kali, penuh kekhawatiran dan hangat tanpa perubahan.


__ADS_2