
Beberapa waktu kemudian
Hayat berusaha terus membawa langkah Nadine, dia Fikir terkutuk lah dia meminum minuman yang disuguhkan dihadapan mereka.
bukankah dia telah menukar minuman mereka? dia pikir Lisa ingin macam-macam dengan Nadine bukan? lalu kenapa kepalanya juga ikut merasa pusing? apa kedua minuman yang mereka konsumsi sama-sama dimasukkan oleh sesuatu?.
Hayat Pikir sebenarnya ada apa dengan semua orang?!.
Bahkan bisa dia lihat seorang laki-laki dan perempuan menatap tajam ke arah Nadine, dia pikir itu adalah orang-orang yang tidak baik.
"Kepala ku Tiba-tiba terasa pening"
Mendengar ucapan Nadine seketika Hayat mengerut kan keningnya.
"Apa?"
Gadis itu jelas terkejut setengah mati.
"Tubuhku menjadi panas dan aneh"
lanjut Nadine lagi.
mendengar ucapan Nadine sejenak membuat Hayat berpikir.
Haisssss ini pasti ulah seseorang yang ingin menjebak Nadine.
batin nya.
Hayat Mencoba untuk berpikir, apa yang sebaiknya dia lakukan saat ini?! dia mencoba mencari antisipasi jika-jika hal yang buruk terjadi.
Dia harus menghubungi seseorang.
siapa?Azlan Del Piero.
__ADS_1
Dia tahu laki-laki itu menyukai Nadine lewat cerita kakak sepupu nya, Murat.
Jadi satu-satunya manusia yang paling masuk akal untuk dia hubungi adalah laki-laki tersebut
.Hayat mencoba untuk menelpon laki-laki tersebut, cukup lama dia menunggu panggilan nya tersambung hingga akhirnya,
"Halo kak?"
*******
Disisi lain
Beberapa waktu sebelumnya.
Saat Ahem sama sekali tidak menemukan Hayat, dia pikir mungkin gadis tersebut benar-benar telah menghilang dan pulang ke hotel dimana dia tinggal untuk menginap.
Laki-laki tersebut pada akhirnya memutuskan untuk pulang ke mansion Milik nya, rasa lelah luar biasa menghantam tubuh nya setelah acara akad nikah Gao.
Dia Fikir kembali ke kediaman dan menghempaskan dirinya ke atas tempat tidur jelas menjadi pilihan terbaik untuk dirinya saat ini.
Nadine?!.
Ahem seketika mengerut kan keningnya.
Club malam xxxxxxx?!.
Buru-buru dia melirik kearah jam di tangan nya.
Apa yang bocah itu lakukan? menjemput teman nya?!.
Oh shi..t.
Laki-laki tersebut mengumpat kesal.
__ADS_1
Berusaha menghubungi Nadine tapi gagal.
Buru-buru Ahem mencoba menghubungi seseorang, yah itu adalah Azlan, dia meminta laki-laki itu bergerak cepat menuju kearah Pesan yang Nadine sampaikan.
"Kau ada dimana?"
Dia bertanya pada laki-laki tersebut setelah Azlan mengangkat panggilan nya.
******
Club malam xxxxxxx
Ahem melangkah masuk ke club malam xxxxxxx tersebut secara tergesa-gesa, dia pikir Nadine benar-benar membuat dia marah,apa yang dilakukan adik nya ke klub malam?!.
ditengah perasaan khawatir nya, tiba-tiba sebuah tepukan di punggung nya membuat dia terkejut, laki-laki itu menoleh untuk tahu siapa yang melakukan nya.
"Apa yang kau lakukan disini?"
Ahem bertanya sedikit terkejut saat dia sadar ada rekan bisnis nya disana.
Alih-alih menjawab laki-laki itu malah bertanya balik
"Kenapa kamu disini?"
"Menjemput adik perempuan ku"
"Ah Nadine? aku fikir mereka sedang merayakan pesta ulang tahun adik ku, bergabung sejenak bersama kami selagi menunggu mereka usai, kau tahu? ada Mr. Wuu di ujung sana, bukankah kau bilang ingin bertemu dengan nya?"
Ahem terlihat sedikit meragu, tapi ketika bola mata nya menangkap Azlan di ujung sana, seketika dia langsung berkata.
"Baiklah, tapi aku tidak memiliki banyak waktu saat ini, mungkin hanya 30 menit tidak lebih"
"Kau bisa memutuskan nya sendiri"
__ADS_1
Laki-laki tersebut bicara sambil mengembang kan senyuman nya.