
"Aku masih belum yakin untuk membuat rencana kehamilan dalam waktu dekat, ini sedikit membuatku khawatir"
Hayat bicara cepat kepada dokter yang ada di hadapannya, perempuan itu adalah teman baik nya.
"tapi akhirnya memintaku untuk tidak menundanya katanya ini mungkin akan mempermudah semuanya"
dia kembali berucap sembari menatap ke arah perempuan yang ada di hadapan nya tersebut.
"karena itu aku ke tempatmu untuk sedikit berkonsultasi dan bertanya mana yang sebaiknya aku lakukan saat ini, Sera"
perempuan yang dipanggil Sera terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya untuk beberapa waktu, mendengarkan apa yang disampaikan oleh Hayat sembari dia mencoba untuk menyimpulkan putusan apa yang paling terbaik untuk sahabat baiknya itu.
setelah memastikan Hayat telah menyelesaikan seluruh ucapannya perempuan itu pada akhirnya berkata.
__ADS_1
"aku pikir apa yang dikatakan oleh Ahem ada benarnya, menunda kehamilan jelas akan beresiko sangat besar, saat kamu menggunakan obat-obatan dan lain sebagainya itu akan berpengaruh buruk untuk bagian kandungan, segala yang memilih untuk melakukan pencegahan kehamilan secara alami, terkadang tanpa sadar melakan mengakibatkan kehamilan tak terduga karena terkadang laki-laki mungkin tidak menyadari dia membuang sisa pelepasan mereka tanpa sengaja di bagian dalam tanpa bisa dicegah"
perempuan itu mulai bicara dan mencoba memberikan keterangan untuk Hayat, memberikan beberapa bayang-bayang yang mungkin bisa menjadi pertimbangan perempuan di hadapannya itu.
"ditambah lagi menunda kehamilan bukanlah hal yang baik untuk hubungan kalian yang tidak direstui oleh ayah mertua kalian, pernikahan tanpa membawa siapa-siapa di Antara kalian jelas akan mempermudah para orang tua untuk memisahkan antara kamu dan Ahem jika hubungan kalian diketahui suatu hari nanti"
dia terus mencoba untuk memberikan penjabaran pada Hayat.
"namun jika ada satu sosok mungil di Antara kalian, aku pastikan itu akan menjadi pertimbangan berat di antara kedua belah pihak memaksa kalian untuk berpisah jika suatu hari kedua belah pihak mengetahui hubungan kalian"
"bagi sebagian orang tua cucu adalah sesuatu yang sangat berharga melebihi emas dan permata, bagi seorang kakek atau nenek jarang sekali di antara mereka yang tidak menyukai cucu mereka dan hal itu sangat kecil sekali ada kakek atau nenek yang tidak pernah mempertimbangkan cucu dalam satu hubungan di antara anak-anak mereka"
mendengar ucapan temannya sejenak hayat terlihat diam, dia mencoba untuk mencerna setiap ucapan yang disampaikan oleh Sera.
__ADS_1
"jadi jika aku membuat program kehamilan di masa sekarang apakah itu tidak akan menyulitkan?"
dia bertanya dengan tatapan serius, menatap dalam bola mata sahabatnya dengan seksama.
"tentu saja itu tidak menyulitkan, kamu bisa melakukan programnya sekarang dan aku akan memberikan beberapa resep vitamin dan juga susu untuk calon ibu hamil"
Sera tanpa mengembangkan senyumannya mencoba untuk mencatat beberapa resep terbaik untuk Hayat.
"lalu bagaimana seandainya jika aku diberikan rezeki? apakah kehamilan pertama akan menyulitkanku dan juga menyiksaku? beberapa teman kita berkata kehamilan trimester pertama sangat menyulitkan dan bahkan bisa membuat kita sulit beraktivitas ke mana-mana"
Dan itu menjadi pertanyaan mutlak juga hal yang sedikit menakutkan untuk hayat saat ini, mendengar ada beberapa pengalaman teman dan juga keluarga yang menyatakan trimester pertama sangat menyiksa.
mendengar apa yang diucapkan oleh Hayat seketika membuat perempuan di hadapan Hayat tampak tertawa kecil.
__ADS_1
"kamu tidak perlu mengkhawatirkan soal itu sayang, karena itu adalah bagian paling nikmat dari para ibu hamil ya tidak semua orang mendapatkannya di trimester pertama, saat anak-anak dewasa para orang tua akan berkata mereka rindu pada momen tersebut dan ingin kembali merasakannya"
dan perempuan itu meyakinkan Hayat tentang ketakutan yang dianggap cukup biasa dirasakan oleh calon ibu yang ingin melakukan program memiliki anak di tempat kerjanya.