Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Mengertilah aku tuan


__ADS_3

"Tapi tuan aku pikir aku tidak bisa pergi malam ini, ah tidak maksud ku aku bisa tapi kembaran ku seperti nya tidak bisa"


Hayat berusaha berkilah, dia pikir pemerintahan laki-laki yang ada di samping yang jelas tidak masuk akal bagaimana bisa dia membawa kembarannya malam nanti untuk berhadapan dengan ahem sedangkan dia jelas-jelas lahir secara tunggal.


Dia putri satu-satunya Zuu dan Bii dari keluarga Azzurra, jadi mana mungkin dia bisa membawa kembarannya?.


Apa aku harus membuka audisi kembaran lebih dulu? itu jelas memakan waktu dan bagaimana cara nya mencari Manusia yang mirip dengan Ku.


Hayat jelas panik setengah mati.


"Aku meminta nya sebagai tanda penghargaan atas kerja sama kita"


Ahem bicara sambil menatap dalam bola mata Hayat.


"Tapi tuan..."


Hayat seketika langsung menggenggam erat telapak tangan Ahem, dia dengan refleks melakukan nya sembari menatap balik bola mata laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.


mendapati telapak tangan nya digenggam erat oleh gadis itu, seketika membuat Ahem cukup terkejut, satu desiran menghantam dirinya, dia yang tidak pernah berinteraksi pada sosok seorang gadis atau perempuan kecuali pada kedua adiknya atau mommy nya seketika sedikit berdesir.

__ADS_1


laki-laki tersebut tidak bisa mengungkapkan bagaimana perasaan nya saat ini, seolah-olah ada magnet yang begitu kuat menarik dirinya dan berkata jika jantungnya berdetak puluhan kali lebih kencang daripada gerakan normalnya.


apalagi ketika bola mata gadis itu menatap dirinya, rasanya dia terhipnotis begitu dalam, ditambah lagi ketika Hayat terus berceloteh di hadapannya, bibir mungil dan juga berwarna pink alami tersebut benar-benar mengganggu penglihatannya, rasa gemas dan juga entahlah apapun itu saat ini terus menghantam nya seolah-olah dia ingin sekali menyambar bibir gadis tersebut dan menenggelamkan nya kedalam ciuman nya.


Oh God.


Ahem mencoba menghembuskan nafas pelan.


Dia terlalu gelisah melihat gadis itu.


Ahem pikir mungkin dalam pencarian ribuan tahun nya dia tidak akan begitu cepat tertarik pada seorang gadis, mungkin dia butuh proses waktu untuk menyesuaikan diri, jatuh cinta pada gadis tersebut dan entahlah yang jelas butuh waktu yang lama untuk menyesuaikan diri dengan gadis tersebut.


Terlalu unik dan menarik, membuat dia seketika menggila secara tiba-tiba.


"Aku akan minta sekretaris ku untuk menjemput mu malam nanti"


Ucap Ahem cepat.


"Dan menjemput kembaran mu juga"

__ADS_1


Ohhh.


Hayat yang menatap dalam wajah laki-laki dihadapan nya tersebut langsung menggigit bibir bawahnya, dia mengubah bagian bibir nya hingga melengkung ke bawah, gadis tersebut pikir bisakah dia tenggelam kedalam danau Toba atau sungai Musi saja?.


bagaimana cara nya dia mencari saudara kembar khayalan nya?!


"Tuan Ahem... tidak kah sebaiknya aku saja yang pergi? bukankah kembaran ku buta? dia pasti cukup kesulitan untuk di ajak kesana kemari?"


Ucap hayat penuh permohonan, masih membiarkan telapak tangan nya menggenggam erat telapak tangan laki-laki yang ada dihadapan nya tersebut.


"Bukankah ini proyek kerjasama kita? aku akan menemani tuan makan malam, bicara bisnis, atau bahkan ngobrol yang lain juga tidak apa-apa, atau kita bisa melewati malam bersama untuk melihat bulan dan bintang bahkan aku rela menemani tuan untuk menikmati kota Palembang"


Ucap hayat sembari memohon, menatap dalam bola mata Ahem dengan penuh rasa harap.


Tuan mengertilah diriku, please...!!!.


Batin Hayat sembari berusaha memejamkan bola matanya dengan perasaan kacau balau.


Bisa dilihat bagaimana ekspresi Ahem saat ini, laki-laki tersebut tampak menatap wajah cantik dihadapan nya tersebut untuk waktu yang begitu lama, menikmati ekspresi indah yang begitu dia sukai, dimana laki-laki itu berpikir wajah ini lamban laut akan menjadi wajah yang paling membuat nya Candu didalam seumur hidup nya.

__ADS_1


__ADS_2