Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Kedatangan nya yang tidak terduga


__ADS_3

Mansion utama Hillatop


Paris.


Mendengar deru suara mesin mobil dari arah halaman depan mansion membuat nyonya Nadya yang tengah merapikan kamar yang digunakan Ahem dan Hayat Seketika mengerutkan keningnya.


Dia pikir apa putranya kembali bersama menantunya?! ini jelas malam pertama, dia memesan hotel dan membuat semua menjadi sempurna, berdiskusi dengan Ahem jelang acara pernikahan putra nya tersebut.


baginya saat ini seharusnya Ahem dan Hayat tengah berbulan madu di hotel berbintang 5 yang menjadi rekomendasinya dan tidak mungkin kedua orang tersebut kembali ke Mansion di jam malam seperti ini.


tapi suara drum mobil di bawah sana jelas mengajarkan dirinya gimana dia sengaja membuka kaca jendela agar udara masuk dan menyegarkan keadaan.


wanita tersebut buru-buru menyelesaikan pekerjaannya kemudian dia bergerak cepat menuju ke arah jendela untuk mengintip siapa yang barusan pulang apakah benar itu adalah putranya dan menantunya.


sayangnya wanita tersebut tidak berhasil melihat mobil yang barusan masuk karena keburu dimasukkan ke dalam garasi, atas rasa penasaran yang menghantam wanita tersebut buru-buru langsung keluar dari kamar tersebut dan turun menuju ke arah lantai bawah.


dia mencari bibi pelayan di Mansion itu tapi sepertinya para pelayan telah turun lebih dulu mendahului dirinya untuk melihat siapa yang datang barusan.


Nyonya Nadya terus bergerak dengan cepat menuju ke arah lantai bawah tanpa berpikir dari tiga kali, sejenak dia mengerutkan keningnya saat dia melihat punggung seseorang di bawah sana.


Dan bayangkan bagaimana ekspresi wajah nyonya Nadya saat dia benar-benar sudah berada dilantai bawah dan berhadapan dengan sang empunya punggung, wajah nyonya Nadya sedikit menegang saat dia menyadari siapa yang ada dihadapan nya saat ini.


"Sayang?"

__ADS_1


Dia tercekat, kehilangan kata-kata nya.


"Belum tidur? kenapa rumah dihiasi seperti habis menggelar acara pernikahan?"


All Zigra bertanya sedikit bingung, menatap ke sekeliling mansion yang terasa sedikit aneh,dia bergerak menuju ke kamar utama, berencana beristirahat disana.


"Kenapa tidak menghubungi aku lebih dulu?"


Nyonya Nadya bertanya agak panik, mengikuti langkah suaminya dengan cepat, beberapa pelayan ikut panik.


"Aku ingin membuat kejutan"


Tuan All Zigra mengembangkan senyuman nya, menoleh kearah istri nya kemudian menyentuh lembut puncak kepala wanita tua yang sudah berpuluh-puluh tahun mendampingi dirinya tersebut.


Jika menuntut pasangan sesuai harapan kita tentu nya tidak akan pernah kita temui meksipun menikah hingga puluhan kali, tapi saling menerima keadaan tanpa tuntutan itu adalah hal yang begitu luar biasa.


All Zigra dengan sifat keras kepalanya, Nadya dengan jutaan kesabaran nya, tidak ada pasangan di dunia ini yang adem ayem tanpa ujian, tidak ada yang benar-benar harus Sesuai keinginan, ini proses mereka untuk semakin saling mencintai Antara satu dengan yang lainnya.


Ada larangan telak didalam keluarga Hillatop, bebas bermain di masa muda, setelah menikah tidak ada pelakor atau pembinor juga tidak ada kata CERAI.


Dua peringatan tersebut Secara turun temurun menjadi Harga mati untuk para garis keturunan mereka.


"Aku sangat terkejut sayang, ini benar-benar membuat ku.."

__ADS_1


Wanita itu gugup, dia panik saat suaminya bergerak ingin pergi kekamar Ahem.


No...


Nyonya Nadya seketika panik.


"Sayang kita tidur di kamar ke dua, Ahem yang ada di sana"


Mendengar ucapan istrinya laki-laki tersebut menggerutkan keningnya.


"Ahem? bukankah dia seharusnya bertolak ke Dubai? mereka bilang ada kerjasama baru lagi yang akan di tandatangani?"


Tuan All zigra bertanya heran.


"Ditunda hingga lusa, ada pekerjaan yang belum selesai di sini, sayang aku merindukan mu.. jangan hiraukan anak-anak, mereka sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk untuk mereka, kamu masih seolah-olah tidak mempercayai anak-anak soal perusahaan"


wanita tersebut berkilah dengan cepat menarik tangan suaminya agar tidak masuk ke dalam kamar Ahem, bayangkan bagaimana jika laki-laki tua itu melihat kamar putranya terdapat barang perempuan yang belum sepenuhnya disusun oleh Nadya, bisa dipastikan kehebohan akan terjadi dan laki-laki itu akan bertanya di mana Ahem saat ini.


"Lalu dimana anak itu?"


"Sayang bisakah bantu aku sebentar? aku..."


Demi apapun Nadya harus banyak-banyak menggunakan trik dan intrik untuk suaminya setiap kali masuk kedalam keadaan genting atau darurat.

__ADS_1


Oh god.


__ADS_2