
Hayat melesat masuk membawa Karla masuk ke ruangan dimana para model berganti pakaian, sebenarnya saat mereka masuk ke ruangan tersebut jelas saja semua orang terlihat sedikit terkejut, tapi karena semua orang telah mengenal mereka berdua terutama Hayat seketika para modal tersebut menundukkan kepala mereka kemudian mereka kembali di sibukkan dengan kegiatan mereka masing-masing.
"Hayat demi apapun, pikirkan kembali jika ingin berganti pakaian seperti ini"
Karla berusaha menahan gerakan Hayat, dia pikir ini bisa gila, dia bukan salah satu model disana, Bagaimana bisa dia berganti pakaian yang bukan miliknya.
Alih-alih mendengarkan Karla gadis tersebut boleh membeli pakaian yang dia suka.
"Aiyooooo jangan khawatir soal apapun, biarkan saja aku yang berganti pakaian, aku butuh pakaian berbeda dan topeng untuk menyembunyikan wajah ku dari putra pertama Hillatop"
Ucap Hayat dengan ekspresi masa bodohnya.
dia terlihat begitu cuek dan tidak ingin memikirkan soal, meskipun sebenarnya dia tahu dia melakukan kesalahan fatal pada putra pertama keluarga Hillatop.
tragedi tabrak lari kemudian semburan minuman di wajah lantas....
Hah?!.
seketika gadis tersebut langsung menaikkan telapak tangannya, bisa dilihat Hayat menetap telapak tangan kanannya untuk beberapa waktu.
Oh my god.
gadis itu buru-buru bagi kipas-kipas tantangannya dan meniup-niupnya dengan cepat.
ingatannya saat dia menyentuh dan meraba dan menyentuh roket Starship mk1 spaceX seketika membuatnya bergidik ngeri.
"Iwwhhhh oh god"
Gadis itu terus mengibas-ngibaskan tangannya.
__ADS_1
Jangan katakan aku akan sial 7 hari 7 malam, apa aku harus mandi kembang 7 warna dan 7 sumur saja?.
Gadis itu membatin panik.
"Ada apa?"
Melihat ekspresi Hayat seketika Karla mengerutkan keningnya.
"Aku aku baru saja menyentuh nasib sial, orang-orang bilang aku harus segera mencuci tanganku dengan air tujuh sumur dan tujuh kembang"
Ucap gadis itu lagi cepat, kali ini dia mengusap-usap telapak tangannya pada baju yang digunakannya.
"Ini sangat mengerikan"
Ucap Hayat cepat, tidak tahu kenapa dia merasa tiba-tiba wajahnya memerah dan pipinya terasa sedikit memanas, saat ini tiba-tiba rasa malu menghantamnya.
Karla yang tidak tahu kenapa dengan ekspresi sahabatnya tersebut hanya bisa menatap Hayat sembari mencoba untuk menghela nafas yang berkali-kali.
pada akhirnya Hayat dengan gerakan terburu-buru mengganti pakaiannya, kemudian dia mencoba untuk meraih 1 topeng yang menurutnya cantik dan indah.
"Aku pikir ini cocok untuk ku"
Ucap gadi itu tepat sambil menggunakan topeng ditangan nya dengan cepat.
"Cantik?"
...(Hanya visual)...
__ADS_1
Tanya Hayat sambil mengembangkan senyuman nya.
Melihat penampilan Hayat, seketika Karla diam untuk beberapa waktu.
"Yah kau cantik Hayat,demi apapun kau memang cantik, tapi kelakuan mu sungguh-sungguh membuat siapapun frustasi, bahkan Lucas...."
Karla menghentikan ucapannya, dia menatap Hayat dengan pandangan yang begitu sulit dia artikan.
"Please tidak bisakah kamu jangan menyulitkan pernikahan kalian? dan jangan juga menyulitkan aku untuk memberikan penjelasan pada Lucas soal tingkah mu Hayat?"
Pada akhirnya Karla berusaha untuk mengeluarkan unek-unek di hatinya.
"Aku cukup kesulitan untuk menyakinkan Lucas soal diri mu"
Lanjut nya lagi pelan.
Mendengar ucapan Karla, Hayat terlihat diam untuk beberapa waktu, kemudian gadis itu berkata.
"Aku sedang berpikir untuk membatalkan pernikahan nya"
Ucap nya tiba-tiba hingga membuat Karla langsung membulatkan bola matanya.
"What Hayat...!"
"Meskipun aku tidak terlalu pintar dalam membaca isi hati seseorang, berhentilah membohongi ku soal kalian"
Lanjut gadis itu lagi kemudian.
Mendengar ucapan Hayat seketika membuat Karla menelan kasar salivanya.
__ADS_1