Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Laki-laki dengan sejuta maaf


__ADS_3

Disisi lain


Mansion utama Azzurra


Bii dan Zuu


Pranggggg.


Seketika tuan Zuu terkejut saat bingkai kaca foto satu keluarga tiba-tiba terjatuh dan hancur berantakan ke lantai, laki-laki tersebut baru saja menyiapkan semua persiapan untuk keberangkatan mereka ke Paris.


Seketika laki-laki disamping nyonya Bii berlarian panik, menatap gelisah pada bingkai kaca yang berserakan tersebut.


"Ya ampun'


Bibi Nenda terlihat panik, mencoba bergerak mencari sapu dan serokan sampah di dapur.


"Ada apa?"


Nyonya Bii bergerak turun dengan gerakan terburu-buru dari lantai atas ketika dia mendengar sesuatu yang hancur berantakan dan jatuh di lantai bawah kepanikan menerjang perempuan tersebut.


"tiba-tiba jatuh begitu saja"


Tuan Zuu bicara dengan cepat kepada istrinya tersebut.


"Ini membuatku khawatir"


Laki-laki tersebut bicara dengan cepat.


"Tidak bisakah kita pergi sekarang? rasanya terlalu lama menunggu malam, aku takut hal yang buruk terjadi pada putri kita, coba kamu hubungi Hayat dan tanya apa yang telah dia lakukan saat ini"

__ADS_1


Tuan Zuu bicara dengan cepat ke arah istrinya, tiba-tiba menjadi tidak sabaran menunggu waktu malam, karena mereka mengambil jarak penerbangan di malam hari mengingat masih ada banyak persiapan yang harus mereka lakukan di pagi hari.


mendengar ucapan suaminya, Nyonya Bii berkata dengan cepat.


"aku akan menghubungi Hayat, jangan khawatir soal apapun sayang, semua pasti baik-baik saja"


wanita tersebut mencoba untuk meyakini suaminya.


yang diyakini mencoba untuk menghela nafasnya, demi apapun dia benar-benar gelisah.


"telpon Hayat Sekaran dan biar tersambung denganku"


laki-laki tersebut berucap dengan cepat, meminta istrinya untuk menghubungi Putri nya.


Lagi Bii membeku, menyimpan rahasia sungguh menyulitkan, apalagi dia tidak pandai berbohong dengan suaminya.


"Sayang kamu terlihat tidak pernah tenang belakangan?"


"ada masalah apa?"


Pada akhirnya Perempuan tersebut bertanya perlahan, membiarkan dua netra mereka bertemu antara satu dengan yang lainnya.


Tuan Zuu terlihat diam, dia membiarkan bola matanya terus menatap kearah istrinya.


"Sejak mengetahui putra Hillatop yang menjalin kerjasama dengan Hayat, membuat ku khawatir berlebihan belakangan, belum lagi keluarga Alexander tiba-tiba memundurkan pernikahan karena Lucas yang meminta nya, ini membuat ku semakin gelisah"


laki-laki tersebut mulai mengeluh, bercerita soal kegelisahan hatinya, saat dia mulai mengetahui yang melakukan kesepakatan kerjasama bersama perusahaan Azzurra melalui putra nya dan di wakilkan pada Hayat bayangkan bagaimana gelisah nya laki-laki tersebut.


"All Zigra menjadi ancaman terbesar untuk Hayat, aku tidak ingin laki-laki tersebut mencari masalah dan berpikir aku yang membiarkan Hayat mendekati putranya, padahal putra nya yang jelas-jelas merapatkan barisan lebih dulu"

__ADS_1


Lanjut laki-laki tersebut lagi.


Yah dia khawatir jika laki-laki tertua dari keluarga Hillatop kembali membuat kekacauan, membuat putrinya terlibat jauh dengan laki-laki tersebut.


"Sayang"


Bii menelisik bola mata suaminya, mengelus lembut wajah laki-laki dihadapan nya itu.


"Anak-anak telah dewasa hmmm, mereka pasti tahu bagaimana cara melindungi diri, bahkan Hayat selalu tahu bagaimana cara melindungi dirimu sendiri, jangan pernah menganggap seseorang sebagai ancaman, dan lagi masa lalu kenapa kita harus gelisah? kita bukan type orang yang berkutat dengan dosa masa lalu dan suka menyalahkan seseorang bukan? jadi lupakan semuanya dan jangan berpikir yang tidak-tidak hmm"


perempuan itu bicara dengan cepat meyakinkan suaminya jika semua baik-baik saja, tidak ada yang perlu mereka khawatirkan lagi Putri mereka


"Tekanan darah tinggi kamu tidak baik-baik saja"


Lanjut nya lagi kemudian.


Tuan Zuu terlihat diam.


dia bukan type laki-laki keras kepala, dia jelas type pemaaf, di masa muda bahkan dia memaafkan daddy nya sendiri yang berbuat dosa dan nyaris membunuh mommy nya, menyiksa wanita tersebut karena keegoisan nya, bahkan dia memaafkan bibi nya yang menghancurkan keluarga istri nya, juga memaafkan Alan yang menghancurkan masa depan Nayla adik satu-satunya, meniduri adik nya atas dasar dendam salah alamat dan tidak ingin bertanggung jawab.


Syukur nya laki-laki tersebut mau bertanggung jawab, meskipun meragukan pernikahan mereka, tapi Bii berkata maafkan Alan dan biarkan mereka menjalani pernikahan mereka.


Dia benar-benar seorang pemaaf,tapi untuk Hayat rasanya begitu sulit, all Zigra begitu menyakiti perasaan nya, Karena dendam di masa lalu, putri nya yang Hampir meregang nyawa karena putra tertua Hillatop bukannya berterima kasih tapi laki-laki sombong dan angkuh tersebut mengancam akan memusnahkan putri nya jika melihat gadis tersebut lagi didalam kehidupan nya.


Bukankah laki-laki gila?!.


Maka ayah mana yang akan sabar mendengar nya?!.


Tuan Zuu terlihat diam, dia menghela pelan nafasnya.

__ADS_1


"Maafkan aku"


Ucap laki-laki tersebut pelan.


__ADS_2