Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Bergerak cepat


__ADS_3

Disisi lain


nyonya Alexander masih membeku di tempatnya ketika dia menatap kepergian Ahem yang membawa calon menantunya, wajah pucat wanita tersebut terlihat dengan jelas saat ini bahkan wanita itu cukup kehilangan kata-katanya.


dia mencoba untuk menetralisir detak jantungnya sejenak dan mencerna apa yang sebenarnya terjadi saat ini.


hingga pada akhirnya seolah-olah menyadarkan dirinya dari posisinya saat ini, nyonya Alexander secepat kilat bergegas beranjak dari posisinya saat ini begitu dia tidak lagi mendapati punggung ahem yang membawa hayat menjauh darinya.


jangan ditanya bagaimana paniknya wanita tersebut saat ini, pemikiran-pemikiran berkacamuk menjadi satu saat ini di kepalanya ketika dia menyadari Ahem kembali ke Indonesia.


Apalagi saat laki-laki tersebut tiba-tiba ada bersama tunangan putranya.


belum lagi tadi dia jelas melihat dengan jelas jika kedua orang tersebut berpelukan, tapi dia tidak berani menuduh atau berteriak kepada Ahem maupun Hayat.


meskipun dia akui keluarga Alexander merupakan orang hebat yang juga termasuk ke dalam top 10 besar keluarga kaya di daratan Eropa dan Amerika, tapi tidak dia pungkiri jika kekayaan Hillatop jelas berada di atas mereka.

__ADS_1


ada bagian-bagian investasi yang dilakukan oleh perusahaan keluarga tersebut untuk membuat mereka bisa masuk ke dunia industri internasional pada zaman dulu di mana keluarga Alexander bukanlah siapa-siapa.


namun ada salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh keluarga Alexander di masa lalu yang membuat Nadya mommy Ahem dan juga Ahem sendiri yang menjadi begitu marah kepada mereka.


meskipun tidak dipungkiri semua telah dilupakan dan mereka telah berdamai dengan masa lalu tapi bisa dia pastikan kemarahan Ahem masih menggebu-gebu saat mereka bertemu tadi.


dan setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan di masa lalu tanpa terkecuali baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah baik dari orang sulit maupun orang muda termasuk keluarga mereka.


melihat kembalinya Ahem ke Indonesia di mana jelas-jelas laki-laki tersebut dulu telah berkata tidak akan kembali ke Indonesia namun kini kembali ke Indonesia jelas membuat nyonya Alexander cukup terkejut Dan dia cukup takut dengan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.


langkah perempuan tersebut jelas menjadi tidak beraturan, dia berlarian melangkah cepat menuju ke area parkir sembari tangan kanannya meraih handphonenya dan berusaha untuk menghubungi seseorang.


cukup lama dia mencoba menghubungi seseorang di seberang sana hingga pada akhirnya panggilannya tersambung juga.


"Kau ada di mana sekarang, mommy perlu bicara padamu soal pernikahan kalian"

__ADS_1


dia menghubungi putranya dengan cepat dan berpikir dia tidak boleh menunda waktu pernikahan kedua orang tersebut saat dia melihat satu ancaman besar berada di hadapannya.


wanita tersebut langsung masuk ke dalam mobilnya begitu dia telah mendapatkan di mana posisi mobilnya di area parkiran rumah sakit tersebut, tidak menunggu dua tiga kali dia langsung melajukan mobilnya ke sisi Utara dan bergerak dengan cepat.


di seberang sana menjawab ucapannya dengan cepat, membuat nyonya Alexander seketika menghentikan mobilnya karena terkejut mendengar ucapan yang ada di seberang sana.


"kau..? di mana Lukas kenapa kamu yang membawa handphonenya?"


wanita tersebut jelas bertanya dengan keadaan terkejut saat ia menyadari rupanya bukan putranya yang mengangkat panggilannya, itu adalah sekretaris putranya.


"Oh god, apa semua orang ingin tensi darahku naik hari ini? apa semua orang sedang berusaha untuk membuat tensi darahku tinggi dan menunggu kematian ku secepatnya?"


wanita tersebut berteriak dengan kesal, dia mengeram sembari sedikit membanting handphonenya ke arah dasbor mobil seketika dia merasa kepalanya akan pecah saat ini juga tapi dia berusaha menahan semuanya.


wanita itu berusaha untuk menarik nafasnya beberapa waktu Sembari mengumpat.

__ADS_1


Sial.


__ADS_2