Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
kwalitas yang dia inginkan


__ADS_3




Mereka pada akhirnya menghabiskan waktu untuk mencari lokasi makanan yang tepat, menghabiskan waktu untuk menikmati makan malam sambil bercerita bersama, terkadang terdengar canda tawa dari Hayat yang kehidupan nya jelas dipenuhi keceriaan yang mendalam.


Dia bukan type gadis yang suka Ambil pusing soal sesuatu, hidupnya jelas dipenuhi dengan kata enjoy dan kebahagiaan.


"Sekarang mari bicara serius"


tiba-tiba Ahem bicara setelah mereka menyelesaikan sesi makan dan hanya tengah menikmati es jeruk yang ada di hadapannya.


Hayat mengerutkan keningnya, dia berhenti menyesap air jeruk tersebut dan menyingkirkan gelas kaca yang ada di hadapannya tersebut.


"Baiklah"


gadis itu menjawab cepat.


"Kamu tahu Hayat? aku bukan tipe laki-laki yang suka bertele-tele, tapi aku bukan tipe laki-laki yang tidak sabaran dan juga bukan tipe laki-laki pemaksa"


Ahem mulai bicara dengan serius.


"aku sungguh-sungguh dengan setiap ucapan ku Hayat, tidak ada satupun kebohongan yang terletak di sana, Mari menikah dan aku siap menerima konsekuensinya dengan membatalkan pernikahanmu dan Lucas"


Kini laki-laki tersebut bicara dengan sungguh-sungguh sembari bola matanya menatap ke arah Hayat begitu dalam.


"tidak ada satu dusta pun yang ada di dalam hatiku saat ini dan aku bicara dari hati ke hati, aku bersungguh-sungguh dan tidak dalam keadaan main-main"

__ADS_1


Hayat masih terlihat diam, mencoba menelisik dalam bola mata Ahem,dia kemudian bertanya.


"dari sekian banyak gadis kenapa harus aku?"


pada akhirnya Hayat bertanya, dia ingin mendengarkan alasan Ahem kenapa harus memilih dirinya daripada gadis lain.


"Ada berbagai macam pertimbangan yang telah aku pikirkan dengan matang, salah satunya aku berpikir jika kamu memang pantas menjadi ibu dari anak-anakku dan juga istri dariku"


Ahem menjawab cepat dan mantap.


mendengar ucapan Ahem Seketika Hayat mengembangkan senyuman nya.


"Aku biasa nya tidak pernah serius dalam bicara dengan laki-laki manapun, satu-satunya orang yang aku ajak bicara serius adalah tunangan ku, Lucas. ada beberapa faktor yang membuat ku ragu untuk menjadikan dia suami ku hingga sejauh ini, apa kamu mau tahu?"


pada akhirnya gadis tersebut bicara dengan sangat serius, dia menghilangkan semua kesemprotannya dan juga ketidak seriusannya saat berhadapan dengan laki-laki di hadapannya itu.


mendengar ucapan hayat yang terlihat sangat serius seketika menganggukkan kepalanya.


jawab Ahem pelan.


"Saat memilih menikah aku menginginkan laki-laki yang bisa diandalkan, karena bagi ku laki-laki yang bisa di andalkan adalah orang yang berlaku sesuai dengan perkataannya. Dia tidak suka memberi janji kosong, membiarkan orang lain menunggu tanpa kepastian, atau bersikap tidak konsisten dengan prinsipnya. Karena gadis seperti ku mencari pasangan sama dengan mencari keamanan batin dalam diri calon suami ku nanti"


Hayat mulai bicara kearah Ahem.


"karena itu bagi ku penting mendapatkan seorang laki-laki untuk menjadi orang yang bisa diandalkan dan bertanggung jawab. Para perempuan berpikiran matang tahu bahwa memiliki suami yang bisa diandalkan berarti mereka akan memiliki pasangan yang selalu siap membantu, selalu (setidaknya berusaha) untuk menepati janji dan tepat waktu, serta dapat menjadi sandaran di saat mereka membutuhkan dukungan."


"Sebab banyak sekali laki-laki tidak bertanggung jawab dan sulit di andalkan saat ini, saat Belum menikah saat kekasih mereka mencoba mengangkat benda berat seperti galon misal nya, para laki-laki akan berkata *sayang hati-hati, biar aku yang melakukan nya* tapi setelah menikah kamu tahu apa yang para suami ucapkan? *Aku sibuk, kamu tidak akan mati cuma karena mengangkat satu galon saja* atau bahkan bisa jadi mereka pura-pura buta dan tuli karena menganggap istri mereka wonder woman atau cat woman yang serba bisa"


Hayat terlihat mendengus kecil, dia sama sekali tidak mengeluarkan senyuman nya.

__ADS_1


"Setelah itu kami membutuhkan Kasih sayang, disini aku bicara soal sikap positif, empati, dan kebaikan hati di sini. "


Hayat menunjukkan bagian dada Ahem.


"Mimpi setiap wanita adalah memiliki suami yang baik dan berhati tulus, karena jenis laki-laki seperti ini biasanya sosok yang pengertian, memaafkan, dan bijaksana. Ia tidak akan menjadi suami yang egois, sebaliknya ia justru seorang pendengar yang baik dan selalu berusaha untuk mementingkan kebutuhan orang lain di atas keinginan pribadinya"


"Dan aku menginginkan seorang suami yang Loyalitas dan penuh kesetiaan"


Hayat terlihat menatap dalam bola mata Ahem.


"Saat ini tidak sedikit seorang suami tidak loyal pada istri nya sendiri, bahkan sudah pelit tukang selingkuh pula karena kurangnya kata setia"


Hayat mencoba menarik pelan nafasnya.


"Katakan pada ku, apa arti sebuah pernikahan tanpa kesetiaan?"


Gadis tersebut bertanya dengan serius, Ahem memutuskan untuk terus mendengar kan tanpa menjawab pertanyaan Hayat sama sekali.


"Seorang laki-laki yang setia akan selalu menghargai istrinya dan hubungan pernikahan. Dia akan berpegang teguh pada komitmennya untuk senantiasa loyal pada pasangan nya, meski saat menghadapi godaan sekalipun. Dengan begitu tidak akan terjadi perceraian, bersikap saling setia adalah salah satu cara untuk menunjukkan dan memberi contoh pada anak-anak kita kelak tentang bagaimana membangun rumah tangga yang kokoh dan langgeng. sebab sejatinya jika telah memilih calon suami yang setia, seorang perempuan akan tenang menjalani hari-hari karena tahu suaminya akan selalu menjaga perasaan dan tidak akan menyakiti hatinya. Sebagai pasangan suami istri nanti, mereka akan selalu berusaha memperbaiki hubungan mereka, bukan serta merta mengakhirinya saat menghadapi masalah."


"aku mencari pasangan seperti itu untuk menjadi pendamping hidupku, bukan asal menikah tanpa komitmen dan mengandalkan janji manis saja, apa kau sanggup melakukan nya dan membahagiakan ku? jangan berkata iya sanggup, Sebab tidak sedikit laki-laki diluaran sana yang bermulut manis di awal, tapi berakhir pahit dibelakang"


Lagi Hayat bicara seolah-olah memberikan penekanan pada Ahem soal kriteria dan kemauan nya.


"Aku bukan kriteria gadis yang suka memberikan toleransi, aku bebas dan bergerak sesuka hati ku Mister, saat kecewa aku dengan mudah meninggalkan siapapun yang mengecewakan ku, tapi saat aku benar-benar mencintai sesuatu,kamu tahu? bahkan aku rela mati untuk itu"


"Jadi sebelum benar-benar ingin mencoba melangkah lebih jauh dengan ku, pikirkan kembali apa yang menjadi keinginan ku, aku tidak akan segan melepaskan jika kamu membohongi ku dan mengecewakan ku, tapi demi apapun aku bisa cinta mati pada mu saat kamu memperlakukan ku bagaikan seorang ratu


"Ini bukan sifat egoisme seorang gadis, tapi ini harapan seorang calon istri untuk calon suami nya, harapan seorang ayah untuk anak gadis nya, daddy ku pasti akan mengatakan hal yang sama untuk kebahagiaan ku jika kamu meminta restu padanya"

__ADS_1


setelah berkata begitu Hayat menghentikan kata-kata nya, fokus bola matanya terus menetap ke arah Ahem tanpa melepaskannya sama sekali dan dia menunggu jawaban dari laki-laki tersebut saat ini juga.


__ADS_2