
Masih di rumah sakit xxxxxxx
pusat kota
Hayat pikir apa yang harus dia lakukan saat laki-laki tua dihadapan nya kembali bertanya soal kenapa dia berada di ruangan laki-laki tersebut.
"Hahaha paman aku memanjat dari samping"
Ucap gadis itu dengan suara yang cukup berat, dia menatap laki-laki tua didepan nya dengan perasaan tidak enak.
"Yah yah yah aku bisa melihat nya dengan jelas tadi, kamu memanjat"
Laki-laki tersebut bicara cepat.
"Aiyooooo paman mengintip?"
"Tentu saja tidak, aku melihat nya sebentar, Paman tidak punya kebiasaan mengintip dan bahasa antara mengintip dan melihat itu jauh berbeda"
dia sedikit protes saat gadis di hadapannya berkata dia mengintip jelas saja dia tidak suka mendengar kata mengintip, itu terdengar begitu mengerikan untuk dirinya.
"Ah iya, baiklah Paman mereka berbeda tapi tetap saja itu tidak baik Paman"
__ADS_1
tiba-tiba saja gadis itu protes pada laki-laki tua di hadapannya.
"kenapa tidak baik?"
Tanyanya sambil mengerutkan keningnya.
"Itu artinya paman membohongiku, mana boleh orang tua membohongi anak muda seusiaku dengan pura-pura tidur dan melihat apa yang aku lakukan, seharusnya Paman menyapaku dari bagian jendela ketika pertama kali aku masuk Paman dengan begitu aku bisa menyapa Paman,halooooo paman selamat pagi di waktu masih gelap, aku permisi numpang lewat"
gadis itu bicara panjang lebar membuat laki-laki tua yang ada di hadapan Hayat tanpa mencoba berpikir dengan keras.
dan bodohnya dia malah mengangguk-anggukkan kepalanya, dia pikir apa yang diucapkan gadis di depannya ada juga benarnya kenapa dia tidak menyapa tadi sehingga gadis itu bisa balik menyapa dirinya.
laki-laki itu bicara dengan cepat berusaha untuk melakukan pembelaan diri dia tidak ingin dikatakan sebenarnya dia yang salah di sini.
"tentu saja tidak bisa begitu Paman, kalau Paman tidak menyapaku lebih dulu mana aku tahu paman sudah bangun, bukankah wajar saja aku langsung pergi dengan sangattttttttt berhati-hati karena aku takut waktu tidur paman terganggu, mama ku berkata jangan pernah mengganggu waktu tidur orang tua, jadi karena itu aku tidak membangunkan paman, dan lagi itu berarti aku juga menghargai waktu tidur paman"
bisa-bisanya gadis tersebut bicara panjang lebar ke arah laki-laki tua di hadapannya, secara tidak langsung sebenarnya dia sedikit menyalahkan laki-laki itu karena laki-laki itu tidak bangun dan menyapanya lebih dulu, tapi dia pikir dia juga salah sih sebenarnya karena dia juga masuk ke ruangan yang salah, tapi tetap saja laki-laki tua itu salah karena tidak punya apanya lebih dulu saat dia masuk.
Ohhh pemikiran Hayat benar-benar rumit, kiri kanan rasanya semuanya tidak ada yang benar.
"baiklah anggap saja Paman salah karena tidak menyapamu lebih dulu tapi pertanyaannya kenapa kamu harus melompat dari jendela samping menuju ke jendela di mana tempat orang tua ini berada? kamu jadi terlihat persis seperti pencuri?!"
__ADS_1
sejenak laki-laki itu bertanya sembari memancingkan bola matanya dia memperhatikan penampilan hayat dari kaki hingga ke ujung kepalanya.
"Hahhhh oh my god aku baru ingat"
seketika gadis itu meletakkan kedua telapak tangannya di kedua belah pipi cantiknya.
"aku sedang berusaha menghindari gorila betina paman"
seketika dia panik dan dia berusaha untuk kabur dari sana saat dia ingat soal mommy Lucas.
mendengar kata gorila 🦍 seketika laki-laki tersebut langsung membulatkan bola matanya, dia secara refleks langsung bangun dari tempat tidurnya dan tanpa berpikir dua tiga kali langsung mencabut selang infus yang ada di tangannya.
"What? gorilla 🦍! oh ya Tuhan....kita harus kabur Sekarang juga... bagaimana bisa gorila lepas dirumah sakit khusus manusia?"
laki-laki itu berteriak dengan panik tanpa berpikir dua tiga kali, langsung secepat kilat berlarian menyeret Hayat untuk keluar dari kamar tersebut saat ia mendengar kata gorila.
bayangkan bagaimana kepanikan terjadi saat ini dan laki-laki tua itu tanpa berpikir dua tiga kali langsung membuka pintu kamarnya dan membuat Hayat ikut marah-marit mengikuti langkahnya.
Ehh wait...tunggu dulu...ehhhh tunggu dulu..kenapa dia jadi ikutan kabur?!.
Hayat seketika jadi panik saat laki-laki itu menyeret langkahnya dia pikir kenapa laki-laki tersebut malah mengajaknya kabur dari sana saat dia bilang soal gorila.
__ADS_1