Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Bahagia nya seorang ayah


__ADS_3

"Ahem menyukai seseorang gadis"


wanita itu mulai bicara perlahan pada suaminya sembari menatap All Zigra dengan pandangan yang begitu lekat, berharap jika pembicaraan mereka tidak akan berakhir buruk, berusaha menyusun kalimat sebaik mungkin, dan ingin semua tidak serumit apa yang di pikirkan.


mendengar ucapan istrinya jelas saja membuat laki-laki tersebut langsung membulatkan bola matanya.


"benarkah itu?"


Bisa di bayangkan bagaimana ekspresi laki-laki tersebut saat ini, dia jelas saja bahagia karena sudah menunggu terlalu lama untuk momen putra pertamanya jatuh cinta.


mungkin karena Ahem adalah putra pertama, bayi mungil yang pertama kali hadir di antara mereka dan mengisi kehidupan mereka di mana All zigra merasa telah sempurna menjadi seorang laki-laki dan seorang suami, pada masa itu dia meneteskan air matanya seolah-olah semuanya adalah mimpi, dimana pada akhirnya dia berhenti berpetualang pada para perempuan, menetapkan hati pada seorang gadis, memantapkan hati untuk melepaskan masa lajang nya hingga pada akhirnya dia dan Nadya benar-benar membina biduk rumah tangga dan hadir lah Ahem sebagai salah satu pelengkap daripada kehidupan pernikahan mereka dan penyempurnaan kehidupan All zigra.


karena itu dia dan ayah memiliki ikatan batin yang begitu kuat antara ayah dan anak, melewati banyak masa hingga kehamilan kedua istrinya yang melahirkan bayi kembar double Gao.


dia pernah berada di titik paling bawah ketika dia kehilangan salah satu bayi kembar tersebut, ketika satu Gao meninggal dalam tragedi cerita di Thailand, dalam tragedi penculikan mengerikan di mana suami sekali dia mendapatkan akses di negara gajah tersebut.


yang jelas aja kehidupan pemerintahnya begitu kacau walau di mana semua tidak akan tersentuh dengan uang ataupun bahkan kepolisian dunia saking curangnya kehidupan di sana.


menyisakan trauma yang begitu luar biasa dahsyat dan membuat istrinya nyaris gila karena kehilangan salah satu putra mereka.


Dan Ahem yang menjadi penguat untuk All zigra, berulang kali dia berkata semua pasti baik-baik saja dan masa Rumi juga seni itu cepat atau lambat akan berakhir.


dan ketika Nadia berkata Ahem telah jatuh cinta pada seorang gadis, bayangkan bagaimana ekspresi laki-laki tersebut saat ini.


Dia jelas saja begitu bahagia dan antusias.

__ADS_1


"Demi apapun aku sangat terkejut mendengarnya karena laki-laki itu sangat sulit menentukan pilihan nya, Oh god sayang, kau tahu bahkan aku berpikir macam-macam soal aktifitas Sek.su.al nya"


All Zigra tertawa terbahak-bahak, mengingat bagaimana bodoh nya prasangka diri nya pada putra kandung nya sendiri tersebut.


"aku khawatir dia mencintai laki-laki"


tambah laki-laki itu lagi sembari mencoba untuk menahan tawanya kali ini.


melihat ekspresi suaminya seketika membuat Nadya terkekeh kecil.


"Tentu saja tidak, aku paham betul dengan Ahem, filling seorang ibu jelas kuat, aku tahu dia normal"


Dia berucap cepat.


"Yah tentu saja berbagai macam pikiran menghantamku karena hingga sejauh ini Ahem sama sekali tidak pernah menceritakan tentang seorang gadis pun pada ku sayang, bayangkan bagaimana perasaan seorang ayah ketika dia sudah mencoba berupaya melakukan banyak hal untuk memberikan jodoh terbaik untuk putranya tapi putranya sama sekali tidak merespon, jangankan untuk merespon perempuan yang aku berikan kepadanya, Ahem bahkan tidak pernah"


"bahkan di kalau kita bersantai di waktu ingin tidur aku berapa kali berkata i am kenapa tidak pernah mengenalkan perempuan kepada kita? sama seperti Zoe yang membuat kepala ku berdenyut-denyut memikirkan nya, bukankah sangat berbeda dengan Gao? putra kita satu itu sejak kecil sudah akrab dengan banyak perempuan, masa sekolah nya rumah kita dipenuhi teman perempuan, bahkan banyak perempuan yang patah hati karena laki-laki nakal itu"


Tambah All zigra panjang lebar.


Nadya tersenyum, dia menyentuh dada suaminya secara perlahan.


"tentu saja tidak semua anak itu sama sayang, setiap anak memiliki karakteristik dan juga pemikiran masing-masing, anak-anak tidak akan pernah sama antara satu dengan yang lainnya, kadang ada yang satu suka makanan pedas yang satu lagi suka makanan yang manis bahkan yang satunya lagi mungkin bisa jadi suka makanan yang asam, semua anak tidak pernah sama, serah ayah tidak merasakannya karena tugas mereka hanya mencari makan pulang ke rumah mengajak anak-anak sekedar bermain atau bercanda ria, tapi seorang ibu jelas begitu hatam dan tahu bagaimana karakter anak mereka, jika kita memiliki empat anak maka empat sifat yang harus kita hadapi dengan sabar, jika kita memiliki 6 anak maka kita harus jauh lebih sabar lagi, dua anak pun tetap tidak akan sama sifatnya, karena realitanya manusia memang seperti itu"


"kita adalah perpaduan dua orang yang pada akhirnya mencetak generasi penerus dalam perpaduan dua sifat kita, satu anak mungkin lebih dominan pada sifatmu, satu anak lagi bisa jadi lebih dominan pada sifatku, lalu akan ada lagi satu anak yang mungkin merupakan perpaduan dari dua sifat yang berbeda, atau bahkan Ada lagi satu anak yang sama sekali tidak mengambil sifat kita melainkan sifat-sifat dari kakek dan neneknya"

__ADS_1


wanita itu mulai menjelaskan pada suaminya tentang sifat-sifat para anak-anak mereka.


Realitanya Ahem, Gao, Nadine dan Freya tetap saja memiliki empat sifat yang berbeda, ditambah Zoe anak angkat kesayangan Nadya, dia harus bersabar menghadapi 5 sifat anak-anak selama menjadi seorang ibu.


Dan percayalah, seorang ibu adalah satu sosok yang selalu belajar untuk memaklumi, memahami, belajar sabar dalam banyak situasi dan kondisi.


Begitu nikmat rasanya saat dia menjadi seorang ibu, sungguh luar biasa rasanya.


Mendengar ucapan istrinya All zigra pada akhirnya menganggukan kepalanya dengan cepat tanda dia paham atas apa yang diucapkan oleh istrinya.


mungkin di awalnya tidak menyadari namun sepertinya memang dia sadar jika anak-anak mereka tidak memiliki sifat yang sama dan dominan, anak-anak membawa sifat mereka masing-masing dengan perbedaan yang akan terasa seiring berjalannya waktu dan hanya seorang ibu yang bisa tahu dan memahaminya.


"lalu katakan padaku gadis mana ya begitu hebat membuat putra kita bertekuk lutut padanya? karena Ahem jelas bukan tipe laki-laki yang akan mudah jatuh cinta kepada seorang gadis"


All Zigra bertanya pada istrinya sembari menelisik bola mata Nadya, rasanya dia bertanya dengan tidak sabaran dan ingin tahu gadis mana yang begitu luar biasa mampu menundukkan putra tertuanya tersebut.


"dan katakan padaku apa mereka telah membuat rencana pernikahan? aku pikir tidak baik menikah di tahun yang sama dengan Nadine dan Azlan, Gao dan Ayana di akhir tahun kemarin, Azlan dan Nadine pada tahun ini, apakah kita bisa membuat planning pernikahan di tahun depan saja? kasihan juga para undangan, mereka pasti berpikir keluarga kita benar-benar menguras kantong mereka di setiap tahunnya"


Demi apapun All zigra bicara Begitu antusias, sangat bahagia dan tidak sabaran dengan berita baik Tersebut.


sedangkan Nadya terlihat berusaha menahan nafasnya untuk beberapa waktu, dia memejamkan sejenak bola matanya dan berpikir dari mana sebaiknya dia bicara?!.


Ini bukan hanya soal pernikahan biasa dengan gadis tidak mencolok atau gadis dari keluarga yang setara, tapi ini soal pernikahan dengan gadis yang merupakan putri musuh paling di benci oleh suaminya.


"Sayang"

__ADS_1


Nadya bicara pelan, mencoba untuk terus menyentuh lembut dada suaminya.


__ADS_2