
disisi lain
Hillatop Construction
Tuan Allzigra terlihat bergerak dengan cepat turun dari mobilnya, dia melangkah masuk kedalam gedung Hillatop company tanpa banyak bicara hingga membuat orang-orang Cukup takut menghadapi laki-laki tua tersebut.
para karyawan pikir tumben-tumbennya laki-laki tua tersebut datang ke Hillatop Construction, padahal sudah lama sekali laki-laki tersebut tidak pernah berkunjung ke sana.
jangan ditanya bagaimana cara laki-laki tersebut selama ini bergerak, yang jelas sepak terjangnya dalam berbisnis, bergerak dalam kerjasama dan berhubungan langsung dengan pegawai nya jelas terkenal disiplin, dingin dan sangat sulit untuk dikendalikan.
sifat keras kepalanya dari zaman dulu hingga ke zaman sekarang tidak pernah berubah sedikitpun, tidak pernah ada yang benar-benar berani menghadapi laki-laki tersebut selama ini.
meskipun tidak dipungkiri ahem atasan mereka memiliki sifat yang sama, namun setidaknya Ahem masih memiliki tampang yang membuat para perempuan dan wanita jatuh cinta juga sangat muda dengan usianya.
berbeda dengan All zigra yang jelas tidak lagi memiliki pesona seperti Ahem, meksipun laki-laki tersebut masih sehat dan kharismatik, tapi tetap saja yang muda di usia kepala tiga jauh lebih mempesona dari pada laki-laki yang telah melewati kepala 6 nya.
Ahem memiliki nilai sempurna untuk ukuran para perempuan dan wanita diperusahaan Tersebut.
"Tuan"
itu laki-laki tersebut melangkah masuk ke dalam perusahaan itu, beberapa orang penting langsung menundukkan kepala mereka dengan cepat, diikuti oleh para pegawai yang ada di dalam sana.
Allzigra hanya menaikkan tangan kanannya secara perlahan kemudian terus bergerak menuju ke arah depan dia memperhatikan satu persatu karyawan yang ada di sana yang jelas saat ini termasuk ke dalam jadwal waktu kerja.
laki-laki itu mengitari satu persatu ruangan yang ada di sana, memperhatikan para karyawan dengan seksama, sesekali dia memasuki satu persatu ruangan kaca yang didalam nya merupakan orang-orang dengan jabatan penting mereka, bahkan laki-laki itu mengajak beberapa orang mengobrol bersama.
melewati sesi tanya jawab atau apakah ada hal-hal yang cukup memberatkan keadaan atau bahkan sebaliknya.
syukurnya tidak ada sedikitpun keluhan yang terjadi selama Ahem yang memegang kendali perusahaan tersebut belakangan ini.
__ADS_1
setelah mengecek satu persatu orang-orang yang ada di lantai bawah laki-laki tersebut secara perlahan mulai naik ke arah lantai atas diikuti oleh sang asisten pribadi yang di belakang laki-laki tersebut.
dia memilih menaiki satu persatu anak tangga tanpa melewati pintu elevator sedikitpun, bagi Allzigra untuk laki-laki seusia dirinya yang jelas sudah tua harus mendapatkan olahraga yang cukup rutin untuk kesehatan kaki dan juga tubuhnya, mengingat belakangan dia terlihat tidak sebaik-baik saja saat dia berusia 40 atau 50 tahun kemarin.
kondisi tubuhnya jelas tidak seperti saat dia ada di 10 sampai dengan 25 tahun yang lalu.
dia menuju satu persatu anak tangga semua di bola matanya terus dimata ke arah bawah dan juga beralih ke arah atas.
begitu tiba di lantai kedua dia melakukan hal seperti tadi layaknya di lantai pertama, laki-laki temennya satu persen kepada karyawan di sana kemudian mengajaknya mengobrol bersama.
hingga pada akhirnya saat dia akan pergi ke lantai dimana putra nya berada, salah satu karyawan di sana berkata.
"Tuan Ahem mendapatkan pertemuan dengan salah satu rekan bisnisnya, membahas beberapa proyek kerjasama terbaru nya dan dia bilang akan mampir untuk mencari sarapan sejenak"
ucap laki-laki berusia hampir setengah abad tersebut ke hadapan Allzigra.
laki-laki tua itu sejenak diam sembari mengerutkan keningnya.
pada akhirnya laki-laki tersebut mengurungkan niatnya untuk naik ke lantai atas, dia memilih untuk menghubungi putra nya tersebut secara perlahan.
cukup lama dia menunggu panggilan yang tersambung hingga pada akhirnya ketika panggilannya tersambung laki-laki berkata.
"Son... dimana..."
Dia belum menyelesaikan kata-katanya Hingga tanpa sengaja dia mendengar sebuah suara.
"Sunshine apakah aku boleh memilih menu kesukaan ku?"
Cukup jelas terdengar dibalik telinga.
__ADS_1
"Tentu saja sayang,bisa tunggu aku sebentar, daddy menghubungi ku"
Sunshine? sayang?!.
sejenak Allzigra mengerutkan keningnya.
Apa putra nya benar-benar sudah memiliki kekasih dibelakang nya? jadi Ahem sama sekali tidak berbohong atas ucapan nya kemarin pikir nya.
"Sunshine....aku pesan coffee cappuccino nya 2 yaaa"
Bisa dia dengar suara manja terdengar memecah pendengarannya.
"Halo dad?"
Allzigra buru-buru mematikan panggilannya.
"Ya tuan?"
Asistennya langsung bertanya cepat saat Allzigra menoleh kearah nya.
"Selidiki tentang gadis itu"
Perintah Allzigra Kemudian.
"Ya?"
Asisten Allzigra bertanya dengan perasaan bingung.
"2x24 jam, aku ingin tahu siapa gadis yang dikencani Ahem saat ini"
__ADS_1
Mendengar kata-kata tuan nya, Seketika laki-laki tersebut menundukkan kepalanya.
"Baik tuan"