Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Sunshine


__ADS_3

Apartemen Hayat


pagi


Gadis tersebut sejenak membeku saat di menatap laki-laki dihadapan nya tersebut ketika dia baru saja membuka pintu apartemen nya untuk keluar.


Ahem tahu-tahu sudah berdiri tepat dihadapan nya.


"Mister?"


Hayat terkejut setengah mati.


Mendengar gadis tersebut memanggilnya mister, jelas saja membuat ahem langsung menaikkan ujung alisnya.


"Mister?"


Hahhh.


Hayat seketika langsung menutup mulutnya dengan cepat dengan kedua belah tangannya, dia pikir dia cukup khilaf karena lupa dia tidak harus memanggil laki-laki tersebut dengan kata Mister lagi.


"Maaf, aku lupa"


jawab Hayat kemudian berniat untuk melanjutkan kata-katanya tapi Ahem buru-buru menyela.


"Tidak dengan kata pumpkin"


Laki-laki tersebut bicara sambil menggerak-gerakkan Jemari nya, seolah-olah lagi tersebut tahu jika Hayat akan mengganti memanggilnya dengan kata pumpkin.


Bayangkan bagaimana bisa gadis tersebut menyamakannya dengan labu?!.


itu sangat buruk sekali.


tiba-tiba labu Halloween kembali berputar-putar di kepalanya.

__ADS_1


melihat ekspresi laki-laki tersebut seketika membuat hayat memuyungkan bibirnya.


"Mereka terdengar manis Sayang"


Niat hati ingin bilang jika itu kata-kata yang manis, tapi lagi-lagi ahem langsung memotong ucapannya.


"Itu jauh lebih baik, sayang, aku suka mendengar nya"


Ahem langsung mengembang kan senyuman terbaik nya, dia secepat kilat meraih tangan gadis tersebut.


"Ya?"


Hayat jelas terkejut, agak bingung sebab ingin protes tapi Ahem langsung menggenggam telapak tangan nya dan membawa nya pergi dengan cepat dari sana.


"Kata sayang cukup pasaran tapi aku suka mendengar nya"


laki-laki tersebut bicara sembari membawa langkah Hayam untuk pergi menuju ke arah pintu elevator, mendengar ucapan dari Ahem seketika Hayat langsung protes.


"Aku tidak suka, mama ku memanggil papa ku sayang begitu juga sebaliknya, mama memanggil ku sayang bahkan kakak juga memanggil ku sayang, bagaimana bisa aku juga harus memanggilmu sayang? ada terlalu banyak kata sayang di rumah, bagaimana bisa semua orang menjadi sayang? Oh god, kepalaku tiba-tiba menjadi berdenyut-denyut"


mendengar protes yang dilancarkan oleh hanya seketika membuat laki-laki tersebut mengulum senyumannya.


"baiklah tapi tidak dengan kata pumpkin, berikan aku ganti kata sayang yang menyenangkan"


minta laki-laki tersebut dengan cepat.


"aku tidak memiliki kata panggilan yang cukup manis untukmu saat ini, rekomendasi kan aku sesuatu yang manis? sebab biasanya panggilan terjadi berdasarkan karakteristik dan juga membawakan, ketika aku panggil mas, seperti nya kamu bukan orang Jawa, ingin ku panggil Mang, juga bukan orang Palembang, atau ku panggil...."


"Sayang itu bukan panggilan manis, itu panggilan pada umumnya yang diberikan seseorang pada laki-laki yang lebih tua dari mereka"


Ahem memijat-mijat kepalanya, tiba-tiba dia merasa sakit kepala, sulit sekali mengajak gadis tersebut bicara dengan serius.


Apa dia harus bertanya lagi soal kembaran nya baru gadis itu gelagapan dan mencoba untuk serius?.

__ADS_1


Batin Ahem kemudian..


Mendengar ucapan dari Arham seketika membuat gadis itu tampak berpikir.


"iya juga"


ucapnya pelan sambil menggaruk-garukkan kepalanya yang tidak gatal.


gadis tersebut berusaha untuk berpikir dengan serius, apa panggilan paling bagus yang harus dia berikan pada Ahem.


tiba-tiba otak nya berputar-putar hingga 180°.


" berikan aku sebuah ide"


tanya Hayat tiba-tiba, mereka masuk ke dalam kamar elevator, terlihat diam di sana sembari menunggu elevator tersebut turun ke arah bawah.


Ahem diam sejenak.


"berikan gambaran tentang diriku pertama kali kita bertemu?"


tanyanya cepat ke arah garis tersebut.


"Hmmm bersinar"


dia menjawab dengan polos.


"Sunshine, kamu bisa memanggil ku seperti itu"


Jawab Ahem kemudian.


"Ya?"


Hayat jelas saja bingung.

__ADS_1


apa kata nya tadi? sunshine?!.


__ADS_2